1 Oktober, Indonesia Siap Sambut Hari Kopi Internasional

kopi luwak ratu

Kopi Luwak Ratu (Ist)

Masyarakat Indonesia diketahui termasuk penggemar kopi. Karenanya negeri ini siap menyambut Hari Kopi Internasional nanti 1 Oktober. Menjadi kebanggaan dengan perayaan Hari Kopi Internasional lantaran kopi luwak asal Indonesia ternyata diminati masyarakat Benua Biru.

Demikian disampaikan Madrim Kusumah Andhini, CEO Kopi Luwak Ratu ketika dihubungi patainanews.com, Senin (28/9/2015). Adapun sebanyak 74 anggota dari Organisasi Kopi Internasional (ICO) dan 24 asosiasi kopi dari seluruh dunia telah sepakat untuk merayakan hari kopi internasional pertama yang ditetapkan setiap tanggal 1 Oktober.

“Hari kopi internasional akan menjadi perayaan adanya keragaman, kualitas dan budaya kopi, serta menjadi kesempatan bagi pecinta kopi untuk berbagi dan mendukung jutaan petani yang mata pencahariannya bergantung pada tanaman aromatik,” kata Federasi Petani Kopi Kolombia (FNC).

Seluruh pencinta kopi diharapkan untuk berpartisipasi dan berbagi. Seperti diketahui Indonesia diminati wisatawan asing tak hanya sebatas keindahan alam saja, namun kekayaan kuliner negeri ini juga membuat lidah warga dunia ingin terus mencoba yang khas Nusantara.

Rupanya kopi luwak diminati di Eropa. Menurut Madrim, begitu ia biasa disapa, nasi goreng, sate, dan kopi luwak begitu terkenal di luar negeri. CEO Kopi Luwak Ratu ini mengemukakan bahwa dirinya mulai tertarik memperkenalkan kopi asal Indonesia, khususnya kopi luwak sejak 2011 silam melalui Maroko yang dikenal sebagai pintu gerbang masuk ke Afrika dan Eropa.

Perempuan berparas cantik ini menuturkan bahwa pada 2013 lalu ia kembali ke Maroko dengan dukungan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan. “Kopi luwak asal Indonesia semakin dikenal di Eropa. Setelah masyarakat Eropa semakin banyak yang menyukai kopi luwak Indonesia, maka biasanya mereka akan bertanya dan mencari jenis kopi lain dari Indonesia. Jadi, mereka bisa saja berkunjung ke Indonesia untuk mencoba jenis kopi yang lain dari Indonesia itu,” paparnya.

Madrim berharap adanya dukungan yang besar dari pemerintah dalam berbagai hal sehingga kopi luwak asal Indonesia semakin dikenal di Eropa. “Tidak mudah memperjuangkan kopi luwak Indonesia sebagai bagian kuliner asal negeri ini yang semakin diminati di Eropa. Karenanya saya sadar perlu dukungan dari pemerintah agar kopi luwak semakin digemari di Eropa,” ucapnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Nature

Kepri Serius Kembangkan Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Rapat Koordinasi Pembangunan (Rakorbang) Provinsi Kepri (Ist) Kepri betul-betul istimewa di mata Menpar Arief Yahya. Bahkan, Senin, 3 April 2017, semua ‘panglima pariwisata’ dikerahkan ke Hotel

Slideshow

‘International Musi Triboatton 2016 Lebih Bagus’

Seorang anak kecil yang merupakan warga sekitat tampak menikmati persiapan menjelang pembukaan Etape I International Musi Triboatton 2016 di Tamjung Raya, Empat Lawang, Sumatera Selatan International Musi Triboatton 2016 dinilai

SightSeeing

Presiden Jokowi Serius Kembangkan Wisata Bahari

Presiden Jokowi (kemeja putih) (Ist) Presiden Jokowi semakin tegas sikapnya terhadap potensi bahari di Tanah Air sebab laut tidak hanya menjadi sumber kehidupan dan masa depan bangsa, namun juga alat

Culture

President University Perkenalkan RI ke Dunia

  President University terus memperkenalkan Indonesia ke pentas dunia. Dan, tak sia-sia sebab banyak mahasiswa asing yang tertarik datang ke negeri ini untuk menimba ilmu. Adapun beragam cara dilakukan kampus

Travel Operator

Batik Khas Karawang Bakal Mendunia

Press conference Karawang Fashion Culture 2018 Pemerintah kabupaten Karawang mendukung Karawang Fashion Culture 2018 yang merupakan upaya desainer nasional Handy Hartono memperkenalkan Batik khas Karawang ke masyarakat Indonesia hingga dunia.

Heritage

Borobudur Perkuat Atraksi Wisata Desa dan Budaya

Candi Borobudur (Ist) Joglosemar dengan ikon Candi Borobudur yang sudah ditetapkan Presiden Jokowi sebagai satu dari 10 Destinasi Prioritas terus melengkapi ekosistem pariwisatanya. Salah satunya adalah memperkuat sisi amenitas, dari