10 Juta Turis Asing Hingga Akhir Tahun Masih Realistis

keris

Pemerintah masih yakin 10 juta turis asing datang ke Indonesia hingga akhir tahun ini. Budaya, seperti keris juga menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara melihat Indonesia (www.ninaflynnphotography.com)

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengaku tetap optimistis target kunjungan 10 juta wisatawan asing dapat tercapai tahun ini meski sejumlah peristiwa dan bencana alam terjadi dan menurunkan minat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke Indonesia.

Deputi Bidang Pengembangan Pariwisata Mancanegara I Gde Pitana mengatakan, meski agak sedikit cemas, pihaknya yakin target 10 juta wisatawan mancanegara tahun ini dapat tercapai.

Menurutnya, hal ini lantaran pihaknya telah menyiapkan tiga strategi untuk menggaet para wisatawan asing tersebut. “Tiga level strategi yang dimaksud adalah yang pertama di sisi pemasaran, pihaknya akan fokus mengenjot DOT yang terdiri atas Destination, Origin, dan Time,” katanya dalam acara Sosialisasi Pemasaran Pariwisata Mancanegara kepada Media Nasional di Hotel Santika Cirebon, Jawa Barat pada akhir pekan lalu.

Sementara yang kedua di bidang promosi, elemen yang harus diperkuat BAS, alias Branding, Advertising, dan Selling. Menurutnya, promosi dalam pariwisata itu sangat penting karena menentukan bagaimana citra pariwisata Indonesia di mata dunia.

“Promosi itu adalah sebuah investasi, jadi hasilnya tidak bisa dihitung secara linier. Promosi dari segi eksistensi sangat penting. Dalam dunia pariwisata citra atau eksistensi sangat penting. citra yang menentukan pariwisata Indonesia,” ujar dia.

Kemudian, strategi ketiga yang tak kalah mumpuni, adalah memaksimalkan fungsi POS atau Media Print, Online, dan Social Media. Adapun disisi lain mengenai bencana kabut asap yang terjadi di Indonesia, pihaknya mengakui memang berdampak pada sektor pariwisata.

Namun, pihaknya telah cepat tanggap dengan membuat crisis center di kota yang terkena musibah, salah satunya Bali. “Mengenai apapun emergency yang terjadi di Indonesia pasti berpengaruh ke pariwisata. Kami selalu response dengan membuat crisis center. Di kami crisis center  berfungsi untuk komunikasi berbasis data. Tempatnya misalnya kejadian Gunung Raung, kita adakan di crisis center di Bali,” ucap dia. (Gabriel Bobby)

 



About author



You might also like

Tour Package

Pemerintah Serius Promosikan Pariwisata Indonesia

Imelda Budiman (Ist) Dengan adanya program Wonderful Indonesia, sebenarnya saat ini pemerintah sudah sangat concern untuk memajukan berbagai wisata Indonesia secara merata. “Jadi, itu sudah merupakan upaya yang sangat bagus

Travel Operator

Palembang Andalkan Budaya Tarik Minat Wisatawan Berkunjung ke ASIAN GAMES 2018

Logo ASIAN GAMES 2018 (Ist) Palembang di Sumatera Selatan sebagai tuan rumah bersama Jakarta dalam penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018, maka Palembang pun serius menyambut event internasional dengan mengemas wisata yang

Tour Package

Menuju Ruwat-Rawat Borobudur 2018

Candi Borobudur (Ist) Agendakan ke Magelang, Jawa Tengah pada Maret hingga Mei mendatang. Dan datanglah ke kawasan sekitar Candi Borobudur. Nikmati kegiatan seni dan budaya selama dua bulan penuh yang

World Heritage

PATA Travel Mart 2016 Incar Turis Tiongkok

President/CEO PAT Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) berpose bersama dengan Head of Sales and Marketing ICE Siti Karmila (tengah) dan President Director Deutshe Messe Venue Operations Aage Hansen (Ist) Wisatawan mancanegara

Tourism

Ke Moratai Semakin Mudah

Morotai yang indah (Ist) Kabar gembira datang dari Morotai di Maluku Utara. Mulai bulan ini, jadwal terbang ke Morotai tiga kali sehari, dari yang sebelumnya hanya dua kali sehari. Pokja 10

Heritage

Pameran Pariwisata pada Congress International D’Aesthetique and Spa

Pameran pariwisata pada Congress International D’Aesthetique and Spa (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Paris, Perancis, dan VITO (Visit Indonesia Tourism Officer) untuk Perancis