12 Juni, Kereta Sleeper Siap Operasi

Harga promo kereta sleeper (Ist)

Setelah ramai diberitakan di media massa beberapa bulan terakhir ini, kereta sleeper yang akan menjadi produk layanan terbaru dan eksklusif dari PT KAI akhirnya siap dioperasikan menjelang Idul Fitri 1439 H. Kereta kelas luxury jenis sleeper yang dipesan PT KAI dari PT Inka akhirnya selesai diproduksi dan telah diujicoba dan diserahterimakan ke PT KAI pada 8 Juni lalu.

Kereta kelas luxury jenis sleeper ini akan memulai tugas perdananya melayani pengguna jasa KA pada 12 Juni 2018 di rangkaian KA Argo Anggrek relasi Stasiun Gambir-Stasiun Surabaya Pasarturi (pp) dengan jadwal sebagai berikut:

 

No No KA Nama KA Relasi Jam  Keberangkatan Jam  Kedatangan
1 1 KA Argo Bromo Anggrek Stasiun Surabaya Pasarturi – Stasiun Gambir 08.00 WIB 17.00 WIB
2 2 KA Argo Bromo Anggrek Stasiun Gambir – Stasiun Surabaya Pasarturi 09.30 WIB 18.30 WIB
3 3 KA Argo Bromo Anggrek Stasiun Surabaya Pasarturi – Stasiun Gambir 20.00 WIB 05.00 WIB
4 4 KA Argo Bromo Anggrek Stasiun Gambir – Stasiun Surabaya Pasarturi 21.30 WIB 06.30 WIB

Harga tiket untuk layanan ekslusif terbaru ini dibanderol sebesar Rp900.000. Tarif ini merupakan harga promo yang berlaku selama sebulan. Masyarakat dapat melakukan pemesanan tiket via berbagai channel pemesanan tiket KAI mulai 11 Juni 2018.

Layanan eksklusif serupa kelas bisnis di pesawat dapat dinikmati pengguna jasa kereta sleeper selama perjalanannya. Mulai dari kursi yang dapat direbahkan 170 derajat secara elektrik, sandaran kaki elektrik, private entertainment berupa TV 12 inchi dengan headset, USB charging power source, foldable food tray, bantal dan selimut, tempat sampah, kaca, cup holder, kompartemen untuk menyimpan alas kaki, majalah, dan coat hanger yang semuanya tersedia privat per penumpang per kursi.

Dalam satu kereta sleeper, hanya akan terdiri dari 18 orang penumpang sehingga lebih nyaman. Selain itu, pengguna jasa layanan kelas luxury jenis sleeper ini juga akan mendapat layanan makan, minum, snack secara gratis. “Ini merupakan salah satu bentuk inovasi dari PT KAI untuk meningkatkan layanan. Dengan adanya layanan luxury class ini, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan kelas perjalanan sesuai dengan tarif dan pelayanannya,” ujar Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (11/6/2018).

About author



You might also like

Nature

Yogyakarta Curi Perhatian di TTE Expo 2016 Manila

Menteri Pariwisata Arief Yahya Filipina bukan pasar terbesar Indonesia di wilayah Asia Tenggara. Masih jauh tertinggal dari Singapura, Malaysia, Australia, Tiongkok, Jepang, Korea Selatan, India, dan Uni Emirat Arab. Critical

Festival

Ketika Leonardo DiCaprio Berlibur ke Indonesia

Leonardo DiCaprio disambut anak-anak Ketambe (Ist) Negeri ini bangga lantaran Indonesia lagi-lagi dipilih sebagai destinasi liburan pesohor dunia. Kali ini aktor ternama Hollywood, Leonardo DiCaprio berkunjung ke Aceh pada Minggu,

Slideshow

Desain Arsitektur Nusantara Perkuat 10 Bali Baru

Jumpa pers Desain Pusat Cenderamata Pariwisata 2018 (Ist) Desain Arsitektur Nusantara yang sudah lima kali disayembarakan semakin memperkuat posisi 10 destinasi pariwisata prioritas (DPP) atau 10 Bali Baru yang dikembangkan

Destinations

Pemda Diminta Tingkatkan Infrastruktur Pariwisata di Cirebon

R Fajar Basuki (Ist) Sebagai destinasi, potensi wisata di Cirebon sepertinya tak kalah dengan daerah lainnya. Kini semakin banyak wisatawan yang tertarik datang ke Kota Wali ini, khususnya pada akhir

Hotel

d’Praya Lombok Hotel Sigap Layani Tamu Penutupan BIL

LA Hadi Faishal (kiri mengenakan batik) mendampingi Cita Citata di d’Praya Lombok Hotel Manajemen d’Praya Lombok Hotel mengaku tidak terganggu dengan penutupan Bandara Internasional Lombok (BIL) lantaran dampak erupsi Gunung

World Heritage

MICT Sepakati Bisnis US$400 Juta

Menteri Pariwisata Arief Yahya menjadi salah satu panelis ‘Redifining The Role of Goverment in Developing New Tourist Destination’ dalam rangkaian kegiatan Manado International Conference on Tourism Investment di Sintesa Peninsula