15 Hari Menjelang PATA Travel Mart 2016

AY di ICE

Segera ikut PATA Travel Mart 2016 di ICE (Ist)

Tak terasa 15 hari lagi menjelang penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang.

Ya, dilihat dari https://www.pata.org/portfolio/ptm-2016/ pada hari ini, Senin, 22 Agustus 2016 tak terasa sudah semakin dekat, sekitar 15 hari menjelang digelarnya event pariwisata internasional tersebut yang didukung penuh Kementerian Pariwisata, PATA Indonesia Chapter, dan ICE.

Deputi Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Prof I Gde Pitana yang didampingi Kepala Bidang Pameran Asisten Deputi Pengembangan Pemasaran Asia Pasifik Rita Sofia mengatakan, Kemenpar telah berkoordinasi dengan pihak panitia dan PATA Chapter Indonesia bahwa akan disiapkan 11 hotel dan 1200 kamar untuk para buyerssellers dan media internasional.

”Yang semua aksesnya mudah dengan menggunakan bus dari hotel ke ICE hanya ditempuh dengan 10 hingga 20 menit, bahkan ada juga yang bisa ditempuh hanya dengan berjalan kaki ke tempat acara, total kamar yang tersedia hasil data kami dengan panitia sebanyak 1200 kamar,” ujar pria yang biasa disapa Pitana itu dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Jumat (19/8/2016).

Rita Sofia menambahkan, hotel-hotel tersebut adalah Santika Hotel Teraskota, Sapphire Sky Hotel, Pranaya Hotel, Grand Zuri Hotel, Soll Marina Hotel, IBIS Hotel Gading Serpong, Grand Serpong Hotel, Santika Premiere Bintaro, Mercure Alam Sutera, Atria Hotel Gading Serpong, dan Hotel Santika Premiere ICE BSD City.

Rita memprediksi yang akan hadir ke acara tersebut berjumlah ribuan dari puluhan negara. Ribuan buyers dan sellers yang hadir hadir ke PATA juga tidak sembarangan prestise dan kualitasnya.

”Kalau dipresentasi, buyer menurut sektor industri 92 persen leisure, 2 persen special interest, 6 persen MICE. Sedangkan seller-nya menurut sektor industri, 2 persen travel technology, 29 persen travel agent atau tour operator, 3 persen airlines, 28 persen hotel dan resort, 22 persen tourism office, 5 persen travel media, 5 persen atractions, dan 6 persen lainnya,” kata wanita berhijab itu.

Sementara Project Manager PTM 2016 Ika Nazaruddin mengatakan, direct benefit-nya menjadi tuan rumah PTM 2016 juga sangat banyak.

Menurut Ika, nantinya Indonesia menjadi fokus perhatian para pelaku industri pariwisata mancanegara dari 60 negara. Karena dalam pelaksanaannya, imbuh Ika, PTM 2016 merupakan bursa pariwisata yang bersifat murni B to B (business to business) yang bentuknya appointment antara buyer dan seller (pre matched appointment) akan terjadi transaksi penjualan paket perjalanan wisata.

”Pelaku industri pariwisata memanfaatkan PTM untuk menjual paket wisata yang tentunya nantinya bisa meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia, terutama dari kawasan Asia Pasifik,” ujar dia. 

PATA Travel Mart 2016 diperkirakan akan diominasi paket wisata bahari. Selain itu, masih kata Ika, PTM 2016 akan diliput oleh media nasional dan internasional sehingga memberikan dampak positif bagi Indonesia atau value added sehingga destinasi Indonesia menjadi trending news yang tinggi. 

”Artinya multiplier effect PTM2016 membuka peluang bisnis bagi hotel, cindera mata, transportasi lokal, restaurant, dan sebagainya,” ujar Ika. 

Lantas apa indirect benefit-nya ? ”PTM 2016 akan membangun network antara pelaku bisnis pariwisata di Indonesia dengan pelaku bisnis pariwisata anggota PATA. Membangun citra dan reputasi pariwisata Indonesia di mata internasional, utamanya negara-negara anggota PATA, selain itu tentu saja memberikan kesempatan sekaligus edukasi kepada pelaku usaha dari seluruh provinsi di Indonesia untuk mengikuti ajang bursa pariwisata (travel mart) tingkat internasional,”ujar Rita yang juga diamini Ika, beberapa waktu lalu.

Tur Gratis untuk Delegasi

Penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 sudah semakin dekat. Event pariwisata internasional yang akan digelar di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten akan berlangsung pada 7 hingga 9 September mendatang.

Adapun PATA Travel Mart 2016 didukung penuh Kementerian Pariwisata, PATA Indonesia Chapter dan ICE. Delegasi PATA Travel Mart 2016 bisa berkunjung ke Taman Mini Indonesia Indah TMII).

Di TMMI, delegasi PATA Travel Mart 2016 bisa memeroleh informasi mengenai Indonesia secara umum. Karenanya PATA pun memberikan kesempatan bagi delegasi PATA Travel Mart 2016 dengan cara mendaftar ke https://www.pata.org/portfolio/ptm-2016/#tours. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Airlines

Kunjungan Wisman 2018 Naik Signifikan Capai 15,81 Juta

Indonesia yang begitu indah (Ist) Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia selama 2018 naik signikan sekitar 12,58 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya atau mencapai 15,81 juta wisatawan. Badan

Slideshow

Libur Lebaran Jalan-Jalan ke Destinasi Wisata di Sumsel Aman

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (kanan) berpose bersama dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjamin keamanan wisatawan yang berkunjung ke beragam destinasi

Travel Operator

Pariwisata Indonesia Hadapi Digitalisasi

Seminar Nasional ‘Pariwisata Era Ekonomi Digital’ (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan bahwa digitalisasi dalam aspek kehidupan termasuk di bidang pariwisata adalah sebuah keniscayaan dari perkembangan zaman. Digitalisasi (go digital)

Heritage

Batik, Kesenian Nusantara yang Diakui Dunia

Batik Lindy Ann (Ist) Batik tak bisa dipungkiri semakin diminati masyarakat dunia. Tentunya hal tersebut tak bisa dilepaskan lantaran wastra tradisional khas Indonesia ini diakui sebagai kesenian dunia. Begitu pentingnya

Hotel

Capa Resort Maumere Hadir di Flores

Keindahan Teluk Maumere (Ist) Manajemen PT Petrada Widya Radhasa memperkenalkan sebuah resor pantai butik baru dengan standar pelayanan internasional di Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). “Nama resort ini Capa

Airlines

PATA Indonesia Chapter Dukung Tour D’Keraton 2016

Tour D’ Keraton 2016 (Ist) Dalam rangka memeringati Hari Radio ke-71, LPP Radio Republik Indonesia (RRI) Cirebon bekerja sama dengan Keraton Kasepuhan akan menggelar kegiatan Jalan Sehat Indonesia Nasional dan