18 April, Astira Ikut Parade Eco Dress

WhatsApp Image 2018-04-11 at 12.50.35

Miss Eco Indonesia 2018 Astira Intan Vernadeina (keempat dari kiri) (Ist)

Miss Eco Indonesia 2018, Astira Intan Vernadeina ikut dalam press conference Miss Eco International 2018, Rabu (11/4/2018) yang akan membahas mengenai sesi Parade Eco Dress yang akan dihelat pada 18 April 2018 mendatang.

Pada Rabu, 18 April 2018 nanti seluruh finalis diminta menampilkan Eco Dress dari negaranya masing-masing. Sesi presentasi Eco Dress adalah momentum penting dalam ajang ini mengingat ini merupakan jadwal prime time menyampaikan pesan lingkungan hidup kepada seluruh dewan juri dan masyarakat dunia.

Presentasi Eco Dress ini merupakan aspek penilaian yang penting dalam ajang Miss Eco International. Seluruh finalis diminta membuat konsep bersama desainer lokal tiap negara dan mengangkat pesan lingkungan hidup kedalam sebuah busana kreatif dan inovatif.

Dalam sesi ini, Indonesia sangat serius menggarap Eco Dress. Astira mempercayakan bagian ini kepada Bubu Ramadhan, desainer busana karnaval dari Banyuwangi, Jawa Timur. Selama beberapa bulan sebelum penyelenggaraan ajang Miss Eco International, mereka menyiapkan dan memproduksi Eco Dress.

Indonesia mengangkat kekayaan alam Nusantara dari berbagai unsur akar-akar dan ranting tumbuhan kedalam sebuah pakaian yang disebut sebagai Eco Dress yang diberi judul Eco Plants Princess yang melambangkan keindahan seorang Putri yang diselaraskan dengan simbol tanaman nan indah.

Gaun ini terinspirasi dari keindahan alam Indonesia. Sebagai negara yang dilalui Garis Khatulistiwa, Indonesia subur dan besar karena kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Bagian bawah rok disulam dari bingkai bambu dan memberikan kesan elegan.

Bagian atas pakaian yang terbuat dari tanaman kering dibuat dengan baik dengan warna-warna alami dan kesan tegas dan ramah lingkungan. Eco Dress ini berisi pesan mendalam tentang cinta manusia terhadap lingkungan. Astira menuturkan rasa bangganya dapat mengenakan Eco Dress ini di ajang kontes kecantikan dunia. Ia siap menampilkannya dengan suka cita pada sesi Parade Eco Dress Miss Eco International 2018. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

SightSeeing

Dukung Batik Fractal dalam ISIF Award

Presiden Jokowi ketika mengunjungi booth Batik Fractal di Bandung (Ist) Wastra tradisional khas Indonesia, batik memang semakin banyak diminati warga dunia. Karenanya Batik Fractal yang merupakan karya anak bangsa menjadi

Culture

Indonesia Menuju Pusat Wisata Halal Dunia

Deputi Bidang Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kementerian Pariwisata Prof I Gde Pitana (kedua dari kiri) (Ist) Indonesia potensial menjadi pusat wisata halal dunia karena mayoritas penduduknya beragama Islam dengan sarana destinasi

SightSeeing

Tingkatkan Kunjungan Turis Asing, Penerbangan ke Morotai Ditambah

Morotai yang indah (Ist) Keindahan destinasi wisata yang terpampang di Morotai, Maluku Utara bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan asal Eropa, termasuk turis dari Perancis untuk berlibur ke Morotai

Festival

Wisata Halal di Indonesia Bukan Sekadar Branding

Turis asing menyatu dengan warga setempat di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Indonesia selama ini dikenal sebagai negara dengan penduduk mayoritas Muslim sehingga harus bisa menjadi pelopor produk halal internasional karena

Airlines

Semarak Wayang Pesona Indonesia 2016

Ilustrasi Wayang (Ist) Acara atraksi seni budaya sebagai media efektif promosikan potensi pariwisata dalam mendukung program Pesona Indonesia yang tahun ini menargetkan 260 juta perjalanan wisatawan Nusantara (wisnus) dan akan

Tour Package

2016, Grand Opening Capa Resort Maumere

Capa Resort Maumere (Ist) Capa Resort Maumere rencananya tahun depan akan melalukan grand opening setelah beberapa fasilitas hotel dilengkapi. Demikian disampaikan Priadi Wibisono, Marketing Manager PT Petrada Widya Radhasa ketika