20 Oktober, Festival Dawai Nusantara di Malang

WhatsApp Image 2017-10-10 at 11.56.31

Festival Dawai Nusantara ke-3 di Malang (Ist)

Membaca Indonesia dalam konteks sekarang hendaknya dilihat dengan geliat kebudayaan diantaranya munculnya banyak ruang estetika yang saling bersinergi diantaranya dengan musik.

Musik dimana elemen dasarnya adalah bunyi, tentunya sangat efektif dan strategis dalam meresonansikan entitas keIndonesiaan. Adapun idiom-idiom dari musik yang berbasis budaya lokal diantaranya alat musik berupa Dawai, yakni instrumen musik yang berbasis senar, kawat dimainkan dipetik, gesek, serta dipukul.

Gathering penggiat Dawai dari beberapa daerah di Indonesia melalui Festival Dawai Nusantara yang ketiga ini diikuti Azis Franklin delegasi dari Malang, Etlabora Poni delegasi dari Subang Jawa Barat, Ali Gardy delegasi dari Situbondo, Nama penyaji grup Nusa Tuak dari NTT, Nama penyaji personal/Ganzer Lana Sasandois ,delegasi NTT/Yogyakarta, Nama penyaji grup Joko Porong delegasi Surabaya, Nama penyaji personal Gregorius Argo delegasi dari Kalbar, Nama penyaji Miho Bawakng, delegasi dari Yogyakarta, Nama penyaji grup TOPA delegasi Tenggarong Kaltim, Nama penyaji personal Syech Razie delegasi Jakarta, Nama penyaji Mustafa Daood n Friends delegasi Amerika Serikat, nama penyaji grup Unen-Unen rengel delegasi dari Tuban, Nama penyaji SAUNG SWARA, pak Meng project delegasi dari Salatiga , dan SriMara dari Surakarta.

Harapan pada Festival Dawai Nusantara ke-3 ini, yaitu melalui bebunyian dawai bisa memberikan kontribusi untuk merajut simpul-simpul keberagaman bangsa ini menjadi sebuah entitas yang kaya akan potensi budaya dengan tetap berpegang pada citra dan rasa bangsa ini sebagai bangsa yang bermartabat melalui ranah kebudayaan di mata dunia.

Mengenai waktu, berbeda dengan tahun sebelumnya, yaitu hanya digelar satu hari saja karena di tahun ketiga ini tim Dawai Nusantara ingin fokus menyajikan ragam bunyi dawai dengan porsi yang cukup. “Tempat kami memilih di gedung Kesenian Gajayana Malang, dimana gedung tersebut mempunyai banyak rekam jejak aktivitas kesenian di kota Malang, serta kami juga ingin mendukung ruang data musik ,dimana di gedung tersebut juga terdapat Museum Musik Indonesia sebagai ruang pusat data rekam jejak hasil karya musik-musik anak bangsa. Melalui momentum ini diharapkan ini menjadi kesadaran bersama bahwa musik dalam hal ini tidak hanya selesai dalam ranah pertunjukan serta hasil bunyinya saja tapi musik sebagai media penyeimbang menuju bangsa yang bermartabat,” papar Redy Eko Prastyo, Penggagas Festival Dawai Nusantara dalam siaran pers yang diterima patainanews.com beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan, Festival Dawai Nusantara ketiga ini akan digelar pada Jumat, 20 Oktober 2017. di Gedung Kesenian Gajayana Malang, Jawa Timur. patainanews.com menjadi media partner Festival Dawai Nusantara ke-3. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Destinations

Palembang Ramai Turis Asing Saat GMT 2016

Turis asing (kanan) berpose bersama dengan masyarakat yang menonton gerhana matahari total (GMT) 2016 pada 9 Maret 2016 di Jembatan Ampera, Palembang Fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016

Tourism

Bali yang tak Pernah Sepi

Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama wisatawan mancanegara di Bali (Ist) Bali tetaplah Pulau Dewata yang keren. Tetap kece. Saking kecenya Kaka Slank pun mengajak istrinya berlibur ke Pulau Dewata. Buleleng

Nature

PATA Indonesia Chapter Hadir di WTM London

Berita Foto President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) dan Direktur Marketing PATA Indonesia Chapter Agus H Canny (paling kanan) hadir dalam World Travel Market (WTM) London untuk ikut serta

All About Indonesia

Jogja Fashion Rendezvous 2017, Ajang Menggabungkan Desainer Indonesia

JFR 2017 (Ist) Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2017 yang mengusung tema Sparkling rupanya menjadi ajang unjuk gigi 41 desainer Indonesia. Tak hanya itu, perhelatan JFR 2017 juga untuk memeringati ulang

Indonesiaku

Kukar Capai Nilai Tertinggi LAKIP 2016 Se-Kaltim

Bupati Kukar Rita Widyasari menerima penghargaan dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur dalam hal Laporan Akutanbilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) tahun 2016 dengan skor 66,10 lebih tinggi

Cuisine

JAS Sambut Positif Airlines Asing Pindah ke Terminal 3

JAS siap layani Saudi Arabian Airlines (SV) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Ist) PT Jasa Angkasa Semesta (JAS), perusahaan ground handling swasta nasional menyambut positif adanya perpindahan operasional maskapai penerbangan