2016 Traveling Keliling Indonesia

Picture4 TL

Diving, wisata bahari di Tanjung Lesung (Ist)

Kendati krisis global, ancaman terorisme, dan masih timbul segudang pertanyaan mengenai keselamatan penerbangan menjadi pertimbangan banyak orang untuk tidak bepergian jauh lagi.

Banyak orang bertanya kini, apa bisa tetap bepergian sementara keadaan ekonomi sedang sulit atau seberapa perlu pergi melancong ke tempat baru, sedangkan ancaman bahaya kerap kali mengintai.

Berbagai pernyataan tersebut bukan alasan utama untuk menghentikan perjalanan Anda menjelajahi keindahan dunia, termasuk ke Indonesia.

Tetap berpikir positif, gunakan waktu Anda selama masih bisa bepergian, dan ingat masih banyak alasan yang mendukung Anda untuk tetap bepergian, seperti yang tertulis dalam roughguides belum lama ini.

1. Penerbangan Kini Lebih Aman dari Sebelumnya
Temuan ini mungkin akan mengejutkan banyak orang. Data statistik menunjukkan, tahun 2015 ternyata merupakan tahun yang paling aman dalam sejarah penerbangan dunia. Dengan tingkat kecelakaan hanya satu dari lima juta penerbangan, Anda tidak perlu merasa takut lagi dengan kecelakaan penerbangan.

2. Sekarang Tiket Pesawat Murah
Jika dibandingkan dengan beberapa tahun silam, tiket pesawat di tiga tahun terakhir cenderung sangat murah. Bahkan tahun ini tiket pesawat banyak yang dijual 15% lebih murah dari harga tiket pesawat tahun lalu. Banyak hal yang bisa menjawab mengapa hal tersebut bisa terjadi, salah satunya adalah meningkatnya persaingan bisnis maskapai penerbangan, selain juga harga minyak yang semakin murah.

3. Anda Masih Perlu Traveling dan Belanja
Jika Anda merasa stres dan bosan dengan rutinitas keseharian, bepergian ke Solo dan berbelanja di Pasar Klewer misalnya, sudah bisa membantu Anda memulihkan keadaan. Bagi sebagian besar perempuan, belanja masih menjadi ‘obat’ dari segala macam penyakit. Meski demikian, jangan pernah berkata bahwa Anda telah membuang rupiah di Pasar Klewer. Dengan berbelanja di Pasar Klewer, Anda justru turut membantu perekonomian masyarakat agar tetap berjalan.

4. Banyak Tempat Baru yang Perlu Anda Kunjungi
Saat informasi di media fokus pada berbagai berita negatif, tugas Anda adalah menyebarkan informasi bahwa masih banyak tempat damai nan indah yang perlu dikunjungi. Di Indonesia misalnya, taman bunga Tomohon atau masyarakat setempat mengenalnya dengan nama Show Window menjadi tempat yang menyenangkan bagi mereka yang ingin belajar menanam tanaman hias sambil berwisata. Atau pergi ke Pulau Komodo, dan menyaksikan eksotika naga raksasa sambil menyelami bawah lautnya yang menawan.

5. Teknologi Memudahkan Perjalanan
Perkembangan teknologi yang cepat membuat segala hal menjadi mudah dan menyenangkan. Bahkan dari genggaman saja kini tersedia ribuan aplikasi yang makin memudahkan perjalanan wisata Anda. Mulai dari memesan hotel hingga melihat rasi bintang dengan sangat sempurna. Teknologi yang semakin maju dan memudahkan, menjadi alasan kuat bagi Anda untuk tidak takut lagi berpergian jauh.

6. Hidup Hanya Sekali
Memaksimalkan waktu hidup Anda untuk menyambangi lebih banyak tempat indah dengan kebudayaan masyarakatnya yang menawan bukan lagi menjadi cita-cita mustahil. Pasalnya banyak orang yang telah membuktikan, keterbatasan uang dan waktu bukan hambatan untuk bisa menjelajahi dunia. Dan yang terpenting, traveling bukan hanya perkara pindah dari satu tempat ke tempat lain. Lebih dari itu, traveling adalah proses menemukan makna hidup, dari tiap jengkal inspirasi yang ditemukan dalam langkah demi langkah dalam perjalanan. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tourism

Lombok Bukan Bali

Turis asing melintas di kawasan Pantai Kuta Lombok  Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai diminati wisatawan mancanegara (wisman). Pulau Seribu Masjid itu disebut-sebut mulai disukai turis asing lantaran Pulau

Slideshow

Presiden Jokowi Buka Mahasabha Mahasiswa Hindu

Presiden Jokowi (Ist) Presiden Jokowi menegaskan perubahan dunia yang cepat telah merubah lanscape politik, ekonomi dan sosial. Perubahan-perubahan cepat tersebut harus bisa diantisipasi oleh mahasiswa. Hal tersebut dinyatakan Presiden Joko

Cuisine

Sinergi Pelaku Bisnis Pariwisata Indonesia dengan Menteri Pariwisata Majukan Pariwisata Nusantara

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (Ist) President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo memberikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Pariwisata Arief Yahya yang menggembirakan dalam upaya mengembangkan dan mempromosikan pariwisata Indonesia

Tour Package

Menanti Celebration of Life

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Kementerian Pariwisata menyambut baik dan mendukung kegiatan Festival Indonesia Festival (Festinfest) yang akan berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar)

Heritage

Tabel Kunjungan Wisman ke Indonesia 2016

Tabel Kunjungan Wisatawan Mancanegara (Wisman) ke Indonesia Sepanjang 2016 (Ist)

Nature

Batik Fractal Goes To Silicon Valley

Nancy Margried (Ist) Chief executive officer (CEO) Batik Fractal Nancy Margried meminta dukungan, termasuk dari pembaca patainanews.com untuk mendukung Batik Fractal Goes to Silicon Valley. Dalam media sosial facebook, Nancy