2017, Chinatown akan Ada di Dekat Candi Borobudur

pata Indonesia dan AY

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) (Ist)

Hingga saat ini, Candi Borobudur di Indonesia masih dikenal sebagai candi Buddha terbesar di dunia. Seiring bertambahnya kunjungan turis Tiongkok ke Indonesia, maka tahun depan akan ada Chinatown yang dibuka di dekat Borobudur.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku tengah membangun strategi pariwisata untuk salah satu landmark yang paling identik dengan Indonesia, yakni Candi Borobudur.

Adapun candi yang terletak di Magelang, Jawa Tengah itu kini dikunjungi sekitar 250.000 wisatawan mancanegara (wisman) setiap tahunnya.

Dalam rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo awal tahun ini, terlontar beberapa keputusan, termasuk soal pembuatan bandar udara internasional serta pembuatan homestay dengan sistem cluster.

“Sistem cluster ini akan diaplikasikan ke lahan seluas lebih dari 500 hektar, tapi di luar zona 1, 2, dan 3. Saya sedang bekerja sama dengan Kementerian Perumahan Rakyat untuk melelang 1 juta rumah yang bisa dicicil langsung oleh masyarakat,” tuturnya dalam konferensi pers Semarang Great Sale & Semarang Night Carnival di Jakarta, Rabu (13/4/2016) malam.

Rumah-rumah tersebut, lanjut AY, sapaan Menteri Pariwisata bisa dicicil dengan bunga hanya 5 persen dan cicilan Rp800 ribu per bulan.

Rumah-rumah ini dibuat khusus untuk homestay atau tempat tinggal wisatawan. “Saat ini, sedang ada investor yang membuka Chinatown di dekat Borobudur. Tahun 2017 akan selesai,” katanya.

Chinatown dibangun, lanjutnya, karena jumlah turis asal China yang bertambah secara signifikan. Terlebih lagi, Candi Borobudur adalah salah satu destinasi favorit turis Tiongkok.

“Kita harus tetap meningkatkan jumlah wisman. Turis asal China itu ada 100 juta lho. Masuk Angkor Wat di Kamboja sebanyak 2,5 juta. Masuk Indonesia sebanyak 1 juta, yang datang ke Borobudur 250.000 orang,” ujarnya

Selain menyiapkan Chinatown, AY juga menekankan pembangunan bandar udara internasional untuk memudahkan akses wisatawan masuk ke kawasan Candi Borobudur.

“Bandara itu paling krusial. Saya juga meminta perpres untuk Badan Otoritas Borobudur selesai Juni 2016,” katanya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

World Heritage

Batik Fractal Pameran di Malaysia

Presiden Jokowi ketika mengunjungi booth Batik Fractal di Bandung (Ist) Batik Fractal akan mengikuti pameran di Festival Indonesia di Penang, Malaysia. Menariknya di negeri jiran itu, Batik Fractal siap untuk

Festival

Kapal Pesiar Belanda Bawa Wisman

Kapal Pesiar Volendam (Ist) Kapal pesiar mewah asal Negeri Kincir Angin, Belanda, Volendam bersandar di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara pada hari ini (7/1/2016). Kapal ini membawa 1400 wisatawan mancanegara (wisman)

Airlines

Sinergitas Kementerian demi Pariwisata Indonesia

Penandatanganan MoU antara Kemenpar dengan Kemenkumham di Ruang Rapat Menteri Pariwisata Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata, Jakarta (19/7/2016) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Menteri Hukum dan HAM   Yasonna

Cuisine

PATA Travel Mart 2016 di ICE Majukan Pariwisata Banten

Nawang Wulan (Ist) Penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 pada September mendatang di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Banten diyakini akan memberikan dampak yang amat positif terhadap kemajuan pariwisata Banten. “Tentu

Heritage

Batik Khas Tanjung Lesung

Proses pembuatan batik khas Tanjung Lesung (Ist) Kabupaten Pandeglang, Banten yang memiliki ikon badak cula satu selama ini dikenal dengan sejumlah tempat wisata alam, seni tradisional dan kebudayaan lokal sehingga

Hotel

Membangun Potensi Wisata Kepulauan Seribu

Imelda Budiman (Ist) Kepulauan Seribu yang termasuk wilayah DKI Jakarta kini tengah gencar mempromosikan potensi wisata yang ada, termasuk wisata bahari. Tak salah wisata bahari menjadi andalan Kepulauan Seribu sebab