2017, Operasional Marina di Banyuwangi

logo pelindo 3

Logo Pelindo III (Ist)

Sebagai upaya mendukung upaya pemerintah merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara hingga 2019 mendatang, maka manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III menyatakan komitmen tinggi melalui anak perusahaanya, PT Pelindo Properti Indonesia (PPI) hingga 2017 mendatang untuk fokus membangun tiga lokasi yang sudah dicanangkan sebagai pelabuhan marina, yaitu Banyuwangi, Benoa dan Labuan Bajo.

“Untuk pengembangan marina yang dikembangkan oleh PT PPI dalam 3 tahun ini masih fokus di Banyuwangi, Benoa, Bali dan Labuan Bajo, yang harapannya akan beroperasi pada tahun 2017,” kata Presiden Direktur PT PPI Prasetyo ketika dihubungi patainanews.com, Jumat (29/1/2016).

Sebelumnya Prasetyo pernah menjelaskan bahwa sampai dengan 2017 mendatang, PT PPI masih fokus untuk membangun tiga lokasi yang sudah dicanangkan sebagai pelabuhan marina, yaitu Banyuwangi, Benoa dan Labuan Bajo.

“Tetapi kami juga melakukan studi-studi untuk perencanaan pengembangan marina di tempat lain di seluruh Indonesia, dan beberapa tempat yang akan kami lakukan studi antara lain di Belitung Barat, yakni adanya penjajakan kerja sama dengan PT Aerowisata (anak usaha PT Garuda Indonesia), di Karimun Jawa, Jawa Tengah, di Senggigi, Lombok, yakni adanya penjajakan kerja sama dengan PT Aerowisata (anak usaha Garuda Indonesia), Gili Mas, Lombok yang terintegrasi dengan rencana pengembangan Lembar New Port Pelindo III, Mandalika Resort, Lombok, akan bekerja sama dengan PT ITDC (dahulu PT BTDC), Kupang, Nusa Tenggara Timur, dan Alor, Nusa Tenggara Timur,” paparnya.

Selain itu, lanjutnya, kami juga melakukan penjajakan kerja sama dengan beberapa marina yang sudah eksis antara lain dengan Raffles Marina, Singapura (RMS) dan Fremantle Sailing Club, Australia (FSC).

“Kerja sama itu berupa supporting terhadap perencanaan dan pengembangan marina serta supporting terhadap pembelajaran untuk bisnis dan operasional marina. Rencana kami beberapa staf PT PPI akan melakukan ‘magang’ selama beberapa hari di beberapa marina, baik di RMS maupun FSC,” urainya.

Ia menambahkan, sebagai bukti keseriusan Pelindo III komitmen dalam mendukung pemerintah mengembangkan pariwisata negeri ini hingga ke mancanegara, saat ini kami tengah sibuk untuk percepatan program pembangunan marina baik di Banyuwangi, Benoa maupun di Labuan Bajo. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Investments

Strategi Badan Usaha Pelabuhan Hadapi Konsesi

Diskusi Panel Persiapan BUP Dalam Menghadapi Konsesi Pelabuhan (Ist) Konsesi merupakan hak dan kewajiban bagi setiap perusahaan/badan yang akan membuka usaha di atas tanah milik negara. Dalam kurun waktu yang

Slideshow

Creating New Cities, Semangat Anak Bangsa Membangun Kota Baru di Indonesia

SD Darmono, Founder Jababeka Group PT Jababeka Tbk selama ini dikenal menjadi top of mind di bidang Kawasan Industri. Sudah lebih dari 27 tahun perusahaan ini berkiprah membangun negeri sehingga

Investments

2016, Tren Arus Petikemas TPS Naik 2%

CC yang telah sandar di dermaga internasional TPS (Ist) Arus petikemas ekspor impor selama tahun 2016 melalui PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)  secara total naik 1,6% dari tahun 2015. Capaian

Slideshow

Kaltara MoU dengan President University untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Kalimantan Utara  Irianto Lambrie dengan Rektor President University Chandra Setiawan (Ist) Kerja sama antara pemerintah provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dengan PATA Indonesia Chapter dan President

Investments

Juni, Jumlah Wisman akan Tembus 1 Juta

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengaku optimistis nanti liburan anak sekolah pada Juni-Juli mendatang, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia bisa mencapai 1 juta. “Desember 2014 jumlah wisman menembus 900 ribu,”

Investments

Kemenpar dan OJK MoU untuk Tingkatkan Peran LJK Kembangkan Destinasi dan Industri Pariwisata

Penandatanganan  nota kesepahaman tersebut dilakukan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya (kanan) dan Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (19/4/2016) (Ist)