2017, Sumsel Perkuat Pondasi Pariwisata

sumsel bareng

Launching Wisata Halal dan Kalender Event Sumsel 2017 (Ist)

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin tidak ingin ketinggalan untuk memacu sektor pariwisata di daerahnya. Rupanya, dia panas hati, dan bersemangat mengejar ketinggalan dalam menyongsong era pariwisata ke depan ketika minyak dan gas bumi, batubara dan minyak kelapa sawit mulai menurun drastis.

“Saya satu-satunya Gubernur se Indonesia yang hadir di Rakornas IV Pariwisata di Sultan Hotel,” aku Alex Noerdin kepada pers.
Kehadiran itu memang bisa dimaknai sebagai keseriusan Sumsel ke depan.

Sumsel sejak 2015 silam sudah ditetapkan oleh Menpar Arief Yahya sebagai provinsi percontohan dalam menggelar sport tourism. Mereka sedang menyiapkan Asian Games 2018, yang closing ceremony-nya bakal dipusatkan di Jakabaring Sport City, Palembang, Sumsel.

Menpar Arief Yahya menyebut faktor 50% sukses sebuah daerah itu serius menggarap pariwisata adalah CEO Commitment. keseriusan kepala daerahnya, dan itu terbukti di Sulut dan Banyuwangi.

“Pertama, tempatkan orang yang betul, terbaik, punya passion di pariwisata sebagai kadisparnya! Kedua, alokasi budgeting-nya harus lebih banyak ke sektor yang sudah dipilih menjadi core economy daerah tersebut! Kalau pariwisata ya, harus dialokasikan yang kelihatan agar bisa membangun destinasi kelas dunia,” kata Arief Yahya.

Apakah atraksi Sumsel memenuhi syarat? “Musi itu luar biasa sebagai atraksi. Tinggal diseriusi, menjadi destinasi utama, yang seluruh resourches nya dikerahkan untuk mewujudkan impian Pak Gubernur saja,” jelas dia.

Salah satu bentuk bukti komitmen itu, Provinsi Sumsel melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumsel mendukung Kementerian Pariwisata menggaet wisatawan pada 2017 mendatang bakal menggeber serangkaian program yang memikat wisman.

“Kita gelar banyak event di tahun depan (2017-red). Terdapat 42 event dan itu masih bisa bertambah lagi,” ungkap Kepala Disbudpar Provinsi Sumsel Irene Camelyn Sinaga usai launching Wisata Halal dan Kalender Event Sumsel 2017 di Atrium PIM, Jumat (16/12/2016) lalu.

Dalam media sosial facebook Kementerian Pariwisata yang dilihat patainanews.com, Selasa (20/12/2016), dari puluhan event yang akan digelar, lanjut Irene, diantaranya di OKU Selatan ada jelajah alam Serasan Seandanan, di Pagaralam ada Festival Dempo, Lubuk Linggau ada festival Dusun Lame dan Musi Triboatton di Palembang, Banyuasin, Muba, Mura, Empat Lawang, serta berbagai event lainnya.

Irene juga menyebut, Sumsel siap menghibur wisatawan lokal dan mancanegara lewat event pariwisata nantinya. Sebab, rangkaian pada kalender event 2017 mendatang tersebut akan dipromosikan mulai dari dalam negeri hingga ke mancanegara.

Untuk wisata halal di Sumsel, sambung Irene, memang sejauh ini belum mengidentifikasi ada berapa banyak. Namun, wisata halal ini dimana dari para industri, seperti travel agen, objek wisata, mal, hotel, restoran dan lainnya harus memiliki sertifikat wisata halal.

“Memang sebenarnya Provinsi Sumsel ini banyak untuk wisata halal, tapi ada provinsi yang mendahului itu, seperti Aceh. Ke depan, ada beberapa hotel di Palembang yang sudah bersedia agar menjadi wisata halal, mulai dari tempat ibadahnya hingga ke restorannya,” jelas Irene.

Sementara Kepala Badan Promosi Pariwisata Daerah (BPPD) Provinsi Sumsel Yaniarsyah Hasan mengapresiasi pada Disbudpar baik provinsi maupun kota.

Pasalnya, lewat anggaran terbatas bisa tetap melakukan launching wisata halal. “Dalam kalender event 2017, cukup banyak rangkaian yang akan berlangsung di Sumsel. Tapi nanti di 2018 mendatang, kita bisa membuat kalender event yang jauh lebih banyak lagi dengan melibatkan kabupaten/kota di Sumsel,” tambah dia.

Dirinya juga berharap, lewat puluhan event pariwisata nanti dapat mendatangkan banyak wisatawan dari luar Sumsel. Selain itu, dengan adanya ini juga menyambut akan dilangsungkannya Asian Games pada 2018 mendatang.

“Jadi, setelah Asian Games, pastinya Kota Palembang akan dikenal 45 negara Asian dan negara-negara lainnya. Semoga lainching ini juga dapat bermanfaat bagi seluruh masyarakat di Sumsel,” pungkasnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

SightSeeing

Konservasi Laut di Tanjung Lesung

  Kawasan wisata di Tanjung Lesung terus berkembang. Destinasi wisata yang terletak di Banten ini bisa disebut sebagai contoh nyata destinasi wisata yang diminati wisatawan, baik wisatawan domestik maupun turis

Culture

Asa Besar Menggelar Indonesia Travel Mart

Wisatawan asing di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Upaya menggelar Indonesia Travel Mart sepertinya bukan lagi sekadar mimpi sebab pemerintah dan ASITA akan merealisasikan hal tersebut sebab selaras dengan usaha pemerintah

SightSeeing

Batik RI, dari Keraton hingga Rakyat Biasa yang Digemari Warga Dunia

Proses membatik (Ist) 2 Oktober 2009 menjadi bagian yang penting dalam sejarah perjalanan negeri ini. Ya, lembaga dunia, PBB mengakui Batik Indonesia sebagai warisan budaya. Menarik memang mengenal batik Indonesia

Culture

Lindy Ann Ikut Ladies Bazaar

  Koleksi batik Lindy Ann (Ist) Wastra tradisional warisan Nusantara, termasuk batik memang harus dijaga. Dan, batik yang telah secara resmi diakui UNESCO dengan dimasukkan ke dalam Daftar Representatif sebagai

Culture

El John Dukung 15 Juta Kunjungan Wisman 2017

Dikna Faradiba (Ist) El John Pageants mendukung upaya pemerintah bisa mendatangkan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada 2017 mendatang. Karenanya El John Pageants pun ikut mempromosikan budaya asli

Destinations

Libur Lebaran, Pengunjung Naik 200%

Lebaran tahun ini boleh jadi spesial bagi sejumlah destinasi wisata yang ada di Solo dan sekitarnya lantaran jumlah pengunjung naik mencapai 200 persen. Demikian disampaikan Istar Yunianto, Staf Ahli Bupati