2018, Keraton Kasepuhan Cirebon Gelar World Islamic Cultural Festival

105397_620

Keraton Kasepuhan Cirebon (Ist)

Keraton Kasepuhan Cirebon bakal membuat gebrakan internasional. Menggandeng Yayasan Festival Islam International Cirebon, Keraton akan menggelar World Islamic Cultural Festival alias Festival halal.

Tujuan kegiatan ini untuk menggali potensi wisata halal. Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat mengungkapkan, sebagai negara dengan penganut Islam terbesar di dunia, belum ada festival halal yang digelar di Indonesia.

Ia menjelaskan, festival wisata halal pertama justru dilakukan di Korea Selatan, kemudian Inggris. “Sedangkan di Indonesia belum pernah dilakukan festival semacam itu,” kata dia, Senin (6/3/2017). Adapun Indonesia sangat kaya dengan seni budaya dan tradisi yang berlatar belakang Islam.

“Termasuk Cirebon, sejarah terbentuknya sangat kental dengan penyebaran Islam di Nusantara,” kata Arief. Namun, semua itu belum tergali dengan baik. Karenanya, kata Arief, diperlukan media atau kegiatan yang bisa memperkenalkan potensi tersebut, dengan festival wisata halal.

Acara ini akan digelar pada 9 hingga 14 Juli 2018 mendatang.  “Kegiatan ini untuk mengkonsolidasikan berbagai potensi umat Islam di Indoensia dan dunia”. Sementara Wakil Ketua Yayasan Festival Islam Internasional Ridha Maha menjelaskan, festival akan berisi berbagai kegiatan, seperti konferensi internasional ekonomi syariah, pameran, forum bisnis syariah, pagelaran seni dan budaya Islam, talkshow, bazaar dan lainnya.

“Diharapkan festival ini akan berdampak pada peningkatan aspek perekonomian, pariwisata, budaya, edukasi dan religi di Indonesia,” kata Ridha. Sejumlah tokoh dunia akan diundang sebagai pembicara, antara lain Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan, Raja Maroko Muhammad VI, ilmuwan Muslim Indonesia, BJ Habibie, dan lain-lain.

“Saat ini kami masih menunggu konfirmasi dari mereka,” kata Ridha. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

 

 

About author



You might also like

Indonesiaku

Lulusan SD Membangun Warteg Kharisma Bahari untuk Angkat Derajat Warteg

Kuliner di Warteg Kharisma Bahari (Ist) Hanya bermodalkan ijazah sekolah dasar (SD) tak membuat sosok pria yang terbilang masih muda asal Tegal, Jawa Tengah ini menyerah pada kenyataan hidup di

Tourism

Peran Pers Besar dalam Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Media massa dinilai memiliki peran besar dalam ikut memajukan pariwisata Indonesia, utamanya di segi promosi pariwisata Indonesia sehingga bisa dikenal hingga ke mancanegara. Karenanya pemerintah

Tourism

Sumsel Gencar Promosikan Wisata Sejarah

Irene Camelyn Sinaga (tengah) (Ist) Kaya akan warisan sejarah membuat pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) akan mempromosikan potensi wisata yang ada guna menarik minat wisatawan asing berkunjung ke Sumsel. Plt

Tour Package

Manfaatkan Libur Lebaran untuk Promosikan Destinasi Wisata Indonesia

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) (Ist) Libur Lebaran menyambut Idul Fitri 1 Syawal 1438 H serentak di Indonesia. Dan, sudah menjadi tradisi di negeri ini masyarakat yang menetap

Culture

Wisatawan Tiongkok Keluhkan Bunaken Kotor

Menteri Pariwisata Arief Yahya meluncurkan Festival Pesona Sangihe 2016 dan Calendar of Event 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gd. Sapta Pesona, Jakarta. Selasa (19/7/2016) Menteri Pariwisata Arief Yahya tampak kecewa

World Heritage

Presiden Jokowi Minta Promosi Wisata Sumba Dikelola Modern

Presiden Jokowi di Sumba Barat Daya, NTT (Ist) Presiden Jokowi menikmati langsung keunikan budaya di Sumba Barat Daya saat menghadiri Parade Kuda Sandelwood dan Festival Tenun Ikat Sumba 2017 di