Sinergi Metranet dengan FPMDI untuk Kemajuan Media Digital

 

kumpul fpmdi

CEO PT Metranet Didik B Santoso (tiga dari kiri) berpose bersama pengurus FPMDI, termasuk patainanews.com (tiga dari kanan) (Ist) 

“Kegiatan seperti ini, akan terus kami lakukan dengan Forum Pimpinan Media Digital,” ujar Didik B Santoso, Chief Executive Officer (CEO) PT Metranet dalam kaitan erja sama dengan Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) dan Asosiasi Media Digital.

Didik yang memulai karier di PT Telekomunikasi Indonesia ini menyebut, Metranet punya banyak program agar kita semua bisa berlari kencang dan bagaimana dapat monetisasi ruang iklan dari beberapa situs publisher yang sudah tergabung dengan Uad Exchange.

“Harus diakui, masyarakat semakin mudah mengakses internet. Dunia digital juga bergerak cepat, dan terus tumbuh, termasuk industri media dan periklanan,” papar pria yang mengaku tak akan segan berbagi ilmu.

Tentunya, dalam kaitan mensinergikan program dari asosiasi media digital dan para pemimpinnya dalam membantu publisher menjual slot iklannya secara online.

Didik mengatakan, jika selama ini Metranet menjual iklan kepada klien terhadap publisher yang sudah bekerja sama. “Kini, kami punya platform yang menghubungkan secara langsung antara media (publisher) dan pengiklan (advertiser),” ujarnya dalam perkembangan di era disruptive ini.

Masih menurut CEO Metranet ini, cara perangkat ini mudah dilakukan dengan lima tahapan: registrasi, verifikasi, monetisasi, dan optimisasi termasuk penagihan dan pembayaran.

“Sistem layanan iklan yang memudahkan perusahaan atau pemasang iklan secara online,” ujar Didik. Sesuai tekad Metranet, Didik menjelaskan, sinergitas dengan organisasi media digital menjadi penting di era saat ini.

Sudah menjadi bagian dari komitmen PT Metranet sebagai perusahaan yang berfokus di dunia digital. “Sejak awal, kami memiliki tujuan dan mencari cara bagaimana bisa membantu dunia digital Indonesia,” ungkapnya.

Menjadi bagian dari subsidiary PT Telkom Indonesia, Didik menjelaskan bukan hanya konsen pada platform mempertemukan publisher dan advertiser yang dikenalkan, dimana UAd sudah bermitra dengan Ad Networking Global diantaranya Google dan Criteo.

Akan tetapi Metranet berjanji membuat sebuah FDG serta kajian serta ‘kopi darat’ rutin agar para publisher mengerti apa yang diinginkan Advertiser.

“Jadi, Publisher mengerti kemauan produk pemasang iklan, sesuai jangkauan audience dan pembaca dari targetadvertiser,” ujar Didik B Santoso di tengah pengurus FPMDI di Jakarta, Kamis (19/5/2016).

“Karena tantangan terbesar dalam dunia digital adalah bagaimana melakukan monetisasi atau mendapatkan keuntungan,” demikian kesimpulannya. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Destinations

Wisatawan Tiongkok Keluhkan Bunaken Kotor

Menteri Pariwisata Arief Yahya meluncurkan Festival Pesona Sangihe 2016 dan Calendar of Event 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gd. Sapta Pesona, Jakarta. Selasa (19/7/2016) Menteri Pariwisata Arief Yahya tampak kecewa

Festival

Kotabaru, Surga Tersembunyi di Kalsel

Terumbu Karang di Samber Gelap Pesona Indonesia memang mengundang decak kagum. Potensi pariwisata negeri ini beragam dan tersebar dari kawasan timur Indonesia hingga ujung barat negeri ini. Dan, daya tarik

Culture

Bali Lebih Instagramable dari Paris

Menteri Pariwisata Arief Yahya dengan wisatawan mancanegara di Bali (Ist) Bali ternyata menjadi spot favorit para generasi milenial eksis di media sosial (medsos). Lebih instagramable, eksotisnya Pulau Dewata mengalahkan pesona

Indonesiaku

Lulusan SD Membangun Warteg Kharisma Bahari untuk Angkat Derajat Warteg

Kuliner di Warteg Kharisma Bahari (Ist) Hanya bermodalkan ijazah sekolah dasar (SD) tak membuat sosok pria yang terbilang masih muda asal Tegal, Jawa Tengah ini menyerah pada kenyataan hidup di

Slideshow

Media China Akui Indonesia The Famous Next Travel Destination

Apresiasi untuk pariwisata Indonesia dari China Travel and Leisure (Ist) Lagi! Wonderful Indonesia diapresiasi oleh media massa global yang berbasis di Tiongkok dan berkonten travel, yakni China Travel and Leisure yang