7 Alasan Kenapa Harus Ikut PATA Travel Mart 2016

pata Indonesia dan ICE

Manajemen ICE yang diwakili Head of Exhibition Sales Hendrik Engelking (kiri), dan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (ketiga dari kiri), serta President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (batik) berfoto bersama jajaran ICE, yakni Gabrielle Angriani, dan Adrian Nugraha dan Erna dari PATA Indonesia di kantor PATA Indonesia Chapter di Jakarta, Kamis (22/6/2016) (Ist)

PATA Travel Mart merupakan event tahunan dari Pacific Asia Travel Association (PATA) yang berupa acara business matching dimana para pengusaha pariwisata (seller) di Indonesia berkesempatan untuk bertemu dan bertransaksi dengan para pengusaha pariwisata (buyer) dari seluruh dunia.

PATA Travel Mart 2016 akan diadakan di Indonesia Conference Exhibition (ICE) di BSD, Banten pada 7 hingga 9 September 2016.

Tentunya event ini tidak terbatas dengan pengusaha, pemerintah daerah pun bisa mengikuti event bergengsi tahunan ini. Ada beberapa alasan kenapa harus ikut PATA Travel Mart 2016 yang kebetulan akan diadakan di Indonesia.

Berikut tujuh alasan ikut PATA Travel Mart 2016 yang patainanews.com kutip dari PATA secara langsung. 

Pertama adalah kawasan Asia Pasifik merupakan pasar wisata yang paling dinamis dan memiliki pertumbuhan paling cepat di seluruh dunia.

Kedua seller dapat memaksimalkan kesempatan berbisnis selama dua hari penuh dimana akan ada lebih dari 10,000 pertemuan yang difasilitasi oleh PATA melalui software bisnisnya.

Ketiga seller dapat bertemu langsung dengan pembeli paket wisata papan atas, dimana ada lebih dari 300 para pembeli paket wisata yang berkualitas asal mancanegara.

Keempat seller dapat bertemu langsung dengan lebih dari 1,000 delegasi yang menawarkan 60 destinasi pariwisata dari seluruh dunia.

Tentunya kesempatan ini dapat dipergunakan untuk melihat cara mereka mempromosikan destinasinya. Kelima seller dapat bersosialisasi selepas acara PATA Travel Mart (PTM) 2016 di Network Lounge, resepsi makan malam, acara larut malam dan selama tur gratis berlangsung.

Keenam, seller akan mendapatkan harga yang spesial untuk tiket pesawat dan akomodasi. Ketujuh, PATA Travel Mart 2016 menawarkan perspektif yang berbeda dari isu-isu yang dibahas melalui PTM Forums dan PTM Talks.

PTM selalu diadakan setiap tahun pada September menghadirkan lebih dari 1000 delegasi dari 60 negara. Tahun lalu PTM diadakan di Bangalore, India. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Nature

Obama Datang, Turis AS akan Melancong ke Indonesia

Imelda Budiman (keempat dari kanan) (Ist) Kunjungan Presiden Amerika Serikat ke-44 Barack Obama ke Indonesia diperkirakan akan memberi dampak positif terhadap kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya turis asing dari Amerika Serikat

Slideshow

Mei, PERMAPI akan Gelar Temu Bisnis di Lombok

Ninik Irawan (Ist) Perhimpuan Usaha Masyarakat Pertanian Indonesia (PERMAPI) merencanakan pada Mei mendatang akan menggelar temu bisnis di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Rencananya temu bisnis bertemakan Swasembada Pangan dan Panen

Festival

Wisman Suka Wisata Bahari

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Wakil Ketua PHRI NTB LA Hadi Faishal (Ist) Kendati sudah terkenal di dunia, wisata bahari di Lombok, Nusa Tenggara Barat tak melulu Gili Trawangan.

Nature

Indonesia Singkirkan Thailand untuk Tujuan Wisata Wisman Perancis

Wonderful Indonesia diakui di Perancis (Ist) Pariwisata Indonesia kembali mendapatkan pengakuan dunia. Kini giliran Perancis yang mengakui pariwisata Nusantara setelah pariwisata Indonesia dengan branding Wonderful Indonesia berhasil masuk Top Five

Slideshow

Yon Irawan, Nakhoda TPS

TPS (Ist) Jabatan Direktur Utama PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak usaha PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III) yang bergerak dalam bidang bongkar muat petikemas ekspor dan impor resmi diganti.

SightSeeing

Media Inggris Sebut Indonesia ‘Amazing’

Senja hari di Tanjung Lesung, Banten. Tanjung Lesung termasu 10 Bali baru, destinasi wisata prioritas yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara (Ist) Media massa mancanegara tak henti-hentinya memuji