7 Hari Menjelang PATA Travel Mart 2016

PATA-Travel-Mart-616x1024

PATA Travel Mart 2016 (Ist)

Tak terasa 7 hari lagi menjelang penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten.

Berdasarkan https://www.pata.org/portfolio/ptm-2016/ yang dilihat patainanews.com pada Selasa (30/8/2016), pada hari ini ternyata sudah semakin dekat, tepatnya 7 hari lagi menjelang penyelenggaran PATA Travel Mart 2016 pada 7 hingga 9 September mendatang.

Pariwisata Indonesia tengah sumringah lantaran pada bulan depan bakal banyak kedatangan tamu pebisnis pariwisata dunia di pameran pariwisata berskala internasional.

Tepatnya pada 7 hingga 9 September 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten ketika Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bekerja sama dengan PATA Chapter Indonesia yang menjadi tuan rumah PATA Travel Mart (PTM) 2016 yang diprediksi bakal dibanjiri ribuan tamu dari mancanegara.

Adapun Kemenpar telah berkoordinasi dengan pihak panitia dan PATA Chapter Indonesia bahwa akan disiapkan 11 hotel dan 1200 kamar untuk para buyerssellers dan media internasional.

Hotel-hotel tersebut adalah Santika Hotel Teraskota, Sapphire Sky Hotel, Pranaya Hotel, Grand Zuri Hotel, Soll Marina Hotel, IBIS Hotel Gading Serpong, Grand Serpong Hotel, Santika Premiere Bintaro, Mercure Alam Sutera, Atria Hotel Gading Serpong, dan Hotel Santika Premiere ICE BSD City.

Yang akan hadir ke acara tersebut berjumlah ribuan dari puluhan negara. Ribuan buyers dan sellers yang hadir ke PATA Travel Mart 2016 juga tidak sembarangan prestise dan kualitasnya.

Kalau dipresentasi, buyer menurut sektor industri 92 persen leisure, 2 persen special interest, 6 persen MICE. Sedangkan seller-nya menurut sektor industri, 2 persen travel technology, 29 persen travel agent atau tour operator, 3 persen airlines, 28 persen hotel dan Resort, 22 persen tourism office, 5 persen travel media, 5 persen atractions, dan 6 persen lainnya

Direct benefit-nya menjadi tuan rumah PTM 2016 juga sangat banyak. Indonesia menjadi fokus perhatian para pelaku industri pariwisata mancanegara dari 60 negara.

PTM 2016 merupakan bursa pariwisata yang bersifat murni B to B (business to business) yang bentuknya appointment antara buyer dan seller (pre matched appointment) akan terjadi transaksi penjualan paket perjalanan wisata.

Pelaku industri pariwisata memanfaatkan PTM untuk menjual paket wisata yang tentunya nantinya bisa meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara ke Indonesia, terutama dari kawasan Asia Pasifik.

Selain itu, PTM 2016 akan diliput oleh media massa nasional dan internasional sehingga memberikan dampak positif bagi Indonesia atau value added sehingga destinasi Indonesia menjadi trending news yang tinggi. 

Artinya multiplier effect PTM2016 membuka peluang bisnis bagi hotel, cindera mata, transportasi lokal, restaurant, dan sebagainya. Sedangkan indirect benefit-nya PTM 2016 akan membangun network antara pelaku bisnis pariwisata di Indonesia dengan pelaku bisnis pariwisata anggota PATA.

Membangun citra dan reputasi pariwisata Indonesia di mata internasional, utamanya negara-negara anggota PATA, selain itu tentu saja memberikan kesempatan sekaligus edukasi kepada pelaku usaha dari seluruh provinsi di Indonesia untuk mengikuti ajang bursa pariwisata (travel mart) tingkat internasional.

Penyelenggaraan PATA Traval Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten pada 7 hingga 9 September mendatang bisa memberikan dampak positif terhadap pariwisata Indonesia terkenal di dunia.

Adapun PATA Travel Mart 2016 didukung penuh Kementerian Pariwisata, PATA Indonesia Chapter, dan ICE. Tak ketinggalan pemerintah provinsi Banten.

Ya, PATA Travel Mart 2016 akan mempertemukan para pelaku industri pariwisata (buyer) yang terdiri dari tour operator (wholesaler), MICE, dan Destination Management Company (DMC) dari mancanegara serta jurnalis internasional, termasuk travel writer dan travel blogger dengan pelaku industri pariwisata dari kawasan Asia Pasifik yang terdiri dari travel agents, inbound tour operator, hotel and resort, dinas pariwisata daerah (NTO), destinasi wisata, operator golf, dive, spa, cruise operator, car rental, airlines, airport management, travel portal, dan lainnya. (Gabriel Bobby)

 



About author



You might also like

Cuisine

Joglosemar Siap Terima Delegasi IMF WB

Candi Borobudur ikon Joglosemar (Ist) Hasil survei identifikasi obyek-obyek wisata di Borobudur dan Greater Joglosemar yang akan ditawarkan kepada delegasi IMF World Bank (WB) pada Oktober 2017 menunjukkan kesiapan wilayah

Nature

Pemkab Sikka Giat Promosikan Teluk Maumere

Capa Resort Maumere juga ikut mempromosikan Teluk Maumere (Ist) Pemerintah kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur diketahui tengah gencar mempromosikan sejumlah potensi wisata yang ada di wilayahnya, termasuk keindahan taman

Nature

NHK Jepang Intai GMT di Palangkaraya

Ilustrasi GMT 2016 di Indonesia (Ist) Stasiun televisi terbesar Jepang, NHK tidak mau kehilangan momentum gerhana matahari total (GMT) 2016 pada 9 Maret mendatang lantaran Jepang tidak dilewati fenomena alam

Hotel

Menanti Sumsel Jadi Destinasi Sport Tourism

Irene Camelyn Sinaga, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel (enam dari kiri) dan Phil Reader, Sports Development Representative International Dragon Boat Federation (lima dari kiri) berpose bersama dalam opening ceremony International Musi

Nature

Mengenal Lebih Dekat Gifta Oktavia Rappe

Gifta Oktavia Rappe (Ist) Keberhasilan Hotel Neo Samadikun Cirebon menjadi hotel nomor satu dari 37 hotel yang ada dan tersebar di wilayah Cirebon, Jawa Barat selama tiga bulan versi TripAdvisor

Nature

Fifi Promosi Indonesia di Australia

Fifi (Ist) Keindahan alam, budaya dan kearifan lokal Indonesia rupanya selama ini disukai wisatawan mancanegara, termasuk dari Australia. Adalah Fifi, owner Melbie Hijab mengaku sering terbang ke Melbourne untuk bisnis