70 Tahun RI, Pariwisata Jadi Andalan Indonesia

Wisatawan Mancanegara di Indonesia (Ist)

Hari ini adalah hari terakhir di Agustus 2015. Dan, belum lama ini, tepatnya tanggal 17 Agustus, Indonesia memperingati 70 tahun kemerdekaan negeri ini.

Menariknya, kini, sektor pariwisata menjadi andalan negeri ini untuk meningkatkan perekonomian nasional. Ya, sektor pariwisata diperkirakan bisa mendulang devisa negara lantaran di tengah turunnya ekspor Indonesia akibat lesunya perdagangan dunia, sektor pariwisata dinilai berpeluang menjadi andalan negeri ini untuk mendulang devisa negara.

Karenanya langkah pemerintah menggenjot pembangunan industri pariwisata Indonesia dinilai sebagai strategi yang tepat. Beberapa waktu lalu Badan Pusat Statistik mengumumkan ekspor Indonesia tercatat sebesar US$ 11,41 miliar pada Juli lalu.

Adapun angka itu turun sebesar 15,53 persen dibanding ekspor bulan sebelumnya, serta turun 19,23 persen ketimbang ekspor pada bulan yang sama tahun lalu. Penurunan tersebut terjadi di dua jenis ekspor andalan Indonesia, yakni migas dan non migas.

Ekspor nonmigas hanya mencapai US$ 9,99 miliar atau turun 17,23 persen dibandingkan bulan sebelumnya, atau turun 14,11 persen dibanding bulan yang sama pada 2014.

Sementara ekspor nonmigas hanya mencapai US$ 78,37 miliar atau turun 7,55 persen. Penurunan tersebut sepertinya sudah terasa sejak beberapa bulan sebelumnya. Bahkan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli menyatakan bahwa pariwisata merupakan sektor yang paling potensial mendatangkan devisa dan paling mudah menciptakan lapangan kerja.

Kebutuhan investasinya pun, kata Rizal, hanya US$ 3 ribu per orang, jauh lebih rendah dari investasi di industri padat modal yang memerlukan US$ 100 ribu per orang.

“Kalau sektor pariwisata tumbuh, maka industri perhubungan, kerajinan dan industri kreatif bakal tumbuh. Pariwisata itu adalah sektor yang bisa menjadi sumber devisa, dan pada suatu saat nanti terbesar di Tanah Air,” kata Rizal usai bertemu dengan Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Rabu (19/8/2015) lalu.

Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam berbagai kesempatan selalu menjelaskan, pemerintah berencana menjadikan sektor pariwisata sebagai andalan perolehan devisa.

Menurut Arief, pariwisata Indonesia dinilai memiliki keunggulan dari sisi destinasi dan harga. Tidak tanggung-tanggung, pemerintah menetapkan target kunjungan 20 juta wisatawan asing hingga 2019 mendatang dengan target pemasukan devisa Rp260 triliun.

Angka tersebut menurut Arief sangat wajar, mengingat selama tahun lalu sektor pariwisata menyumbang devisa sebesar US$ 10,69 miliar atau setara dengan Rp136 triliun.

Optimisme Menteri Pariwisata Arief Yahya tentunya tidak berlebihan. Industri pariwisata Indonesia sudah memiliki pertumbuhan yang bagus yaitu 7,2 persen per tahun.

Angka ini bahkan lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia yang hanya mencatat angka sebesar 4,7 persen. Dengan jumlah turis dunia yang mencapai 1,3 miliar orang, maka masih ada potensi untuk meningkatkan pertumbuhan kunjungan wisata. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

 

About author



You might also like

Festival

Ikuti Kompetisi Fotografi Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung

Ikuti kompetisi fotografi dalam di Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung (Ist) Ikuti kompetisi fotografi dalam di Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung. patainanews.com menjadi media partner. Berikut syarat dan Ketentuan Peserta

Slideshow

Wonderful Indonesia Bidik Turis Perancis

Wonderful Indonesia di Paris (Ist) Kampanye Wonderful Indonesia di Perancis berlanjut. Setelah jeli hadir di ajang Piala Eropa 2016 di Perancis, Wonderful Indonesia muncul lagi di Perancis untuk menarik minat

All About Indonesia

Pelindo III Siap Sambut Lebaran 2016

Logo PT Pelindo III (Ist) Manajemen PT Pelabuhan Indonesia III telah menyiapkan setidaknya 13 terminal penumpang kapal laut di wilayah kerjanya yang tersebar di tujuh provinsi untuk mengantisipasi peningkatan arus

Investments

Morotai yang Seksi Diincar Investor Asing

Morotai (Ist)   Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyebut Morotai menjadi incaran investor asing lantaran potensinya yang besar, tidak sebatas hanya dari sektor pariwisata namun juga di sektor lainnya. “Morotai ini

Travel Operator

Sriwijaya Air Gandeng Bintan Resort Kerja Sama Kembangkan Pariwisata Indonesia

Suasana kerja sama Sriwijaya Air dengan Bintan Resort (Ist) Sriwijaya Air Group dan Bintan Resort sepakat untuk menyiapkan sejumlah langkah untuk mengembangkan pariwisata Indonesia. Hal tersebut tertuang dalam Nota Kesepahaman

Heritage

Masih Berani Bilang Indonesia Kekurangan Wisata Bahari?

Wisatawan menikmati wisata bahari di Samber Gelap, Kotabaru (Ist) Wisata bahari yang menjadi andalan pemerintah sebagai upaya merealisasikan target Presiden Jokowi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia hingga