Mempertahankan Budaya Lokal

bupati bogor perempuan

Bupati Bogor Nurhayanti (kanan)

Pada era globalisasi sekarang ini, negeri ini terus menghadapi serbuan budaya asing yang mengikis budaya lokal, termasuk budaya seni yang telah diwariskan nenek moyang.

Pada momen Lebaran 2015, Yayasan AKSI Cabang Megamendung, Bogor, menggagas diadakannya silaturahmi antara para pejabat eksekutif dan legislatif, yakni Bupati Bogor Nurhayanti dan DPRD Bogor dengan masyarakat Bogor, khususnya Desa Kute Megamendung dan para tokoh pendidik, budayawan, serta para aktivis guna mempererat tali silaturahmi dan bersama membangun masyarakat yang berbudaya dan berbudi luhur.

Dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Rabu (29/7/2015), acara akan digelar pada Kamis, 30 Juli 2015, di Kampung Budaya dan Ramah Anak Desa Kute,  dengan menghadirkan Bupati Bogor Nurhayanti, Ketua DPRD Bogor, tokoh pendidik Dewi Motik Pramono, Ketua Komisi Perlindungan Anak Asrorun Niam Sholeh, Komisi Perlindungan Anak DPR Maman Imanulhaq, Ketua Satgas Perlindungan Anak Muhammad Ihsan, dan para budayawan serta aktivis anak dengan tema Temu Sapa Silaturahmi dengan Warga.

Hadir juga sebagai tamu antara lain Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. “Harapan kami, apa yang kami gagas pada momentum yang sangat baik ini, memberi dampak positif. Kita tidak akan lagi melihat dan mendengar generasi muda melupakan budayanya sendiri. Baik seni budaya leluhur maupun budaya saling menghormati antara yang tua dengan yang muda serta anak kepada orang tua, serta saling memaafkan jika ada khilaf,” ujar Halimah Munawir, Ketua Umum Yayasan AKSI yang dengan kepeduliannya telah membangun Sanggar Budaya AKSI sebagai wadah masyarakat Desa Kute dan sekitarnya, khususnya generasi muda dan anak-anak untuk berkreativitas melestarikan seni budaya Indonesia dan Penggagas Kampung Budaya & Ramah Anak di Desa Kuta, Megamendung, Kabupaten Bogor.

Adapun kegiatan ini sebagai jawaban apa yang didengar dan dilihat dimana anak-anak menjadi obyek ketidakramahan dari lingkungannya bahkan lingkungan keluarganya serta kian terkikisnya budaya lokal. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

Wisatawan Mancanegara Suka Traveling ke Ngawi

Hyanto Wihadhi, Direktur PT Jababeka Tbk dan Bupati Ngawi Budi Sulistyono (kanan) Jawa Timur selama dikenal banyak destinasi menarik untuk traveler, termasuk wisatawan mancanegara (wisman) yang traveling ke negeri ini.

Travel Operator

Buka Puasa Bersama di Hotel Mercure Jakarta Sabang

Buka puasa bersama di Hotel Mercure Jakarta Sabang (Ist) Di bulan suci Ramadan ini, Hotel Mercure Jakarta Sabang mengadakan Buka Puasa bersama keluarga besar Mercure Jakarta Sabang juga mengundang anak-anak

Travel Operator

Potensi Desa Wisata di Indonesia Dipetakan

Vitria Ariani, Ketua Tim Percepatan Wisata Pedesaan dan Perkotaan (Ist) Upaya mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke desa-desa wisata di Indonesia, maka Tim Percepatan Wisata Pedesaan dan Perkotaan melakukan pemetaan

Slideshow

PATA Pastikan ICE Venue PATA Travel Mart 2016

Manajemen ICE yang diwakili Head of Exhibition Sales Hendrik Engelking (kiri), dan Head of Sales and Marketing Siti Karmila (ketiga dari kiri), serta President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (batik)

Hotel

Bandara Kertajati Siap Dioperasikan

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Kementerian Pariwisata menyambut baik realisasi PT Angkasa Pura (AP) II dan PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) sepakat menjalin kerja sama operasi (KSO) Bandara

Festival

Kunjungan Presiden Jokowi ke Lombok Percepat Recovery Pariwisata

Presiden Jokowi dan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang di Lombok (Ist) Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama sejumlah Menteri Kabinet Kerja yang mengunjungi korban gempa di Lombok, Nusa Tengara Barat,