Akhir Pekan ke Surabaya, Ada Surabaya North Quay

Pelindo III_Turis bersantai di Terminal Gapura Surya Nusantara

Turis bersantai di Terminal Gapura Surya Nusantara (Ist)

Warga Surabaya, Jawa Timur kini dapat turut serta menyambut kedatangan kapal pesiar (cruise) internasional di Surabaya North Quay.

Adapun Surabaya North Quay adalah sebuah kawasan wisata baru yang berlokasi di lantai dua dan tiga gedung megah Terminal Gapura Surya Nusantara, lokasi ini akan segera dibuka.

Di destinasi wisata baru tersebut, pengunjung tidak hanya dapat menikmati pemandangan indah, namun juga mewah dengan sandarnya kapal pesiar internasional.

Surabaya North Quay berada di terminal penumpang kapal laut modern, Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak. “PT Pelabuhan Indonesia III sebagai terminal operator di Tanjung Perak, akan mengajak warga Kota Surabaya untuk bersama-sama warga maritim dunia menyambut cruise internasional, MS Rotterdam yang akan sandar pada Senin (29/2/2016) ,” ujar Kahumas Pelindo III Edi Priyanto di Surabaya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (25/2/2016) .

Ia mengungkapkan, kehadiran warga bersama komunitas kreatif dan pelaku bisnis maritim untuk menyapa kedatangan turis cruise internasional akan membawa Kota Surabaya sebagai bagian dari komunitas cruise dunia.

Pelindo III_Penampilan Musik Patrol di Terminal Gapura Surya Nusantara

Penampilan Musik Patrol di Terminal Gapura Surya Nusantara (Ist)

“Apalagi kini Kota Surabaya memiliki Surabaya North Quay sebagai destinasi wisata bahari yang modern,” ujarnya.‎ MS Rotterdam merupakan kapal pesiar modern dengan panjang badan kapal mencapai 230 meter.

Dengan ukuran sebesar itu, cruise tersebut mampu menghibur sekitar 1.400 orang penumpang yang berpesiar bersamanya dengan dilayani oleh 600 kru kapal.

“Silakan datang langsung ke Pelabuhan Tanjung Perak pada Senin (29/2/2016), mulai pkl 12.00 WIB. Pemandangan paling indah ialah di kala senja, saat lampu cruise mewah mulai menyala dengan latar suasana senja perairan Selat Madura nan menawan yang berhiaskan Jembatan Suramadu,” kata Edi berpromosi.

Jika berhalangan hadir pada saat MS Rotterdam sandar, warga Surabaya masih bisa berwisata menikmati akhir pekan bersama kerabat dan sahabat di Surabaya North Quay, yakni pada Sabtu (27/2/2016) pkl 14.00 hingga 21.00 WIB dan Minggu (28/2/2016) pkl 09.00 hingga 21.00 WIB.

“Di Surabaya North Quay, pengunjung dapat menyaksikan hiburan live music, atraksi seni, pameran produk komunitas lokal, dan pasar kuliner,” kata Direktur Utama Pelindo Properti Indonesia (PPI) Prasetyo.

Pelindo III_Cruise bersiap sandar di Terminal Gapura Surya Nusantara

Cruise bersiap sandar di Terminal Gapura Surya Nusantara (Ist)

Adapun PPI menjadi lini bisnis Pelindo III yang melebarkan sayap usahanya di bidang properti dan pariwisata. Selain turut mengembangkan Surabaya North Quay, PPI saat ini juga sedang menggarap proyek pembangunan kawasan wisata bahari yang terintegrasi di Boom Marina Banyuwangi, Jawa Timur, Benoa Bali, dan Labuhan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

Surabaya North Quay diproyeksikan menjadi destinasi kongkow baru di Kota Pahlawan. Komunitas-komunitas anak muda yang gemar mencari suasana baru dapat hang-out di tempat yang modern dengan suasana laut di sini.

Kini untuk keluarga muda juga tidak perlu jauh-jauh untuk bersantai bersama anak-anak sembari mengenalkan dunia bahari. “Tinggal bagaimana pelaku bisnis kuliner dan leisure merespon kesempatan emas untuk berinteraksi dengan banyak pengunjung yang menikmati suasana Surabaya North Quay,” ungkap Prasetyo.

Lantai dua Terminal Gapura Surya akan disulap sebagai ajang pesta belanja. Beberapa penjual yang selama ini memeriahkan Basha Market dan Pop Market juga telah diundang untuk menggelar lapak-lapak mereka di lantai dua Terminal Gapura Surya.

Sementara di lantai tiga, akan diisi aneka kuliner khas Surabaya. Aneka kerajinan produk UMKM juga akan menggelar lapak mereka di lantai tiga.

Pada pasar kuliner akan banyak menu khas Surabaya yang dihidangkan, mulai dari Lontong Balap Pak Gendut, Bebek Harisa, Rujak Cingur Bu Nur, hingga sajian seperti soto, bakso, dim sum, dan jamu dari aneka resto, jajanan khas kampung dan café pilihan di Surabaya.

Sementara di ruang pameran, sejumlah komunitas anak muda urban akan memamerkan produk-produk karya kreatif mereka. Selain itu juga ada booth dari para perajin sepatu dari kawasan eks-lokalisasi Dolly yang produknya belum lama ini dipakai oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini untuk pelantikan jabatannya.

Suasana akan semakin meriah dengan sajian musik, mulai dari jazz, top 40, perkusi, dan penampilan spesial, musik patrol dari anak-anak Kampung Lawas Maspati yang merupakan kampung wisata kreatif binaan Pelindo III.

Mari nikmati Surabaya sebagai kota wisata bahari internasional di Surabaya North Quay. (Gabriel Bobby)

 



About author



You might also like

Cuisine

Ketika Wartawan Membidik International Musi Triboatton 2016

Rombongan wartawan yang meliput International Musi Triboatton 2016 di Sumatera Selatan (Sumsel) berpose bersama di Air Terjun Batu Betiang, Empat Lawang (Ist) Pesona Air Terjun Temam, LubukLinggau yang memikat wisatawan

Culture

Ke Tanjung Lesung, Jangan Lupa Beli Batik

Berita Foto Batik khas Tanjung Lesung (Ist)

All About Indonesia

Ketika President University Bicara Medsos untuk Calon Mahasiswa

Suasana Social Media One Day (Ist) President University mengajak para calon mahasiswa untuk memahami media sosial dari sisi positif. Kid Zaman Now, istilah untuk anak muda saat ini membuat media

Destinations

Banten Harus Punya Homestay yang Memadai

Wisatawan Nusantara di Tanjung Lesung (Ist) Pemerintah memasang target membangun 20 ribu homestay tahun 2017 dan destinasi wisata yang termasuk 10 Bali baru akan menjadi priortias, seperti Tanjung Lesung di

Festival

Ketika Labuan Bajo Memukau 9 Jurnalis Tiongkok

Komodo (Ist) Sembilan jurnalis asal Tiongkok mengaku merasakan sensasi yang mirip dengan Gwyneth Paltrow, artis peraih Oscar yang mengaku kagum dengan Labuan Bajo saat diwawancara Shivani Vora, wartawan New York

Culture

Diaspora Ikut Kembangkan Pariwisata Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dan Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Diaspora atau para perantau memiliki peran dalam pengembangan pariwisata Banyuwangi. Dampaknya, kunjungan wisatawan ke Banyuwangi meningkat drastis sehingga ekonomi