Anugerah Kebudayaan PWI 2017 Kembali Digelar

batik wistara

Batik adalah salah satu budaya Indonesia (Ist)

Kebudayaan adalah roh suatu bangsa. Sedangkan media massa adalah mata dan hatinya. Di era otonomi daerah, sesungguhnya ujung tombak kebudayaan nasional ada di tangan bupati (pemerintah kabupaten) dan walikota (pemerintah kota).

Mereka yang ‘memiliki’ wilayah, rakyat, aset kebudayaan tangible/intangible (benda/tak benda) lokal, pemimpin formal dan pemimpin adat. 

Anugerah Kebudayaan PWI Pusat kembali digelar. Anugerah ini pertama kali digelar PWI Pusat saat gelaran Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Ketika HPN 2016, telah dipilih 8 Bupati/Walikota untuk mendapat penghargaan Anugerah Kebudayaan. Tujuan dari penghargaan ini adalah memilih Bupati/Walikota yang pro kebudayaan, dan sepak terjangnya memberikan inspirasi dan edukasi tentang perlunya membangun kabupaten/kota berbasis kebudayaan.

Para Bupati/Walikota yang akan menerima Anugerah Kebudayaan 2017 akan dipilih oleh sebuah tim yang terdiri dari banyak unsur.

Penanggung Jawab Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2017, Yusuf Susilo Hartono mengatakan, ada empat unsur tim penilai Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2017, yakni:

1. Pengurus PWI Pusat 2 orang.

2. Budayawan/Pengamat Kebudayaan.

3. Pejabat Pariwisata Bidang Bahari.

4. Pengelola Media Pariwisata.

Tim penilai ini nantinya akan menilai melalui paparan tertulis via e-mail, kemudian dikerucutkan menjadi 10 semi finalis.

Para semi finalis diundang ke Kantor PWI Pusat untuk melakukan paparan langsung di depan tim juri, untuk kemudian dipilih tiga finalis/pemenang.

Selanjutnya, tim juri akan ikut terjun ke lapangan dalam bentuk ‘Pembuktian Lapangan’ untuk kemudian menentukan pemenang Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2017.

Aspek penilaian Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2017 akan menitikberatkan pada:

1. Aspek Inovasi – Kebijakan, program hingga implementasi, yang mengarusutamakan kebudayaan bahari sehingga mampu merevolusi mental masyarakat setempat.

2. Aspek Pemanfaatan Teknologi – Informasi untuk media komunikasi dan informasi sesama warga dan warga lokal dengan nasional hingga dunia.

3. Aspek Aktualisasi Nilai – Nilai lokal yang berdaya global.

Berikut Timeline Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2017

1. 10 – 17 November  : Pengumuman terbuka via media sosial, maupun via jajaran Pengurus PWI.

2. 17 – 25 November  : Paper peserta masuk ke tim juri.

3. 25 – 30 November  : Penjurian awal untuk dipilih 10 besar.

4. 02-03 Desember      : Paparan di depan tim juri di Jakarta untuk memilih 3 besar.

5. 09-11 Desember      : Pembuktian lapangan untuk memilih pemenang.

6. 15 Desember            : Pengumuman pemenang.

7. 15 – 30 Desember   : Penyiapan piagam dan trophy bagi pemenang Anugerah Kebudayaan PWI Pusat 2017.

8. 6-9 Februari 2017    : Para Pemenang akan diundang di hari Puncak HPN 2017 di Ambon dan didaulat sebagai pembicara dalam diskusi Budaya di HPN 2017. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

Memadukan Halal Lifestyle dengan Wisata Halal

Wisatawan asing menyatu dengan warga setempat di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Pemerintah tengah gencar mengembangkan dan mempromosikan wisata halal supaya semakin banyak turis asing, khususnya wisatawan asal kawasan Timur Tengah

Destinations

Tebing Breksi, Destinasi Wisata yang Diminati di Yogyakarta

Wisatawan di Tebing Breksi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) selama ini identik dengan daerah yang dikenal melestarikan budaya Jawa. DIY ternyata dilengkapi dengan beragam destinasi wisata yang menjadi daya tarik wisatawan

Slideshow

Segera ke Cirebon, Ada 10 yang Menarik di Keraton Kasepuhan

Keraton Kasepuhan Cirebon (Ist) Cirebon di Jawa Barat memang punya daya tarik tersendiri bagi wisatawan, termasuk turis asing. Destinasi yang tak terlalu jauh dari Jakarta dan Bandung ini memiliki beragam

Festival

Menteri Pariwisata Jual 10 Bali Baru ke Tiongkok

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kemeja putih) mendampingi Presiden Jokowi (kanan) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya tidak hanya mempromosikan Wonderful Indonesia di pasar Tiongkok yang tahun 2015 lalu, outbound traveler-nya 120

Nature

Mudik dengan Kereta Api Luxury Nyaman

Nyaman di Kereta Wisata Priority (Ist) Siapa yang tidak tahu dengan sarana transportasi Kereta Api, salah satu akomoda andalan ketika mudik Lebaran. Untuk mudik Lebaran 2017 ini, banyak yang mengeluhkan tidak

Nature

Kemenpar Gelar Sales Mission Tawarkan 10 Destinasi Branding Bidik Turis Asia Tenggara

Ilustrasi Sales Mission di Asia Tenggara (Ist) Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menggelar sales mission dengan memfasilitasi 6 pelaku bisnis pariwisata dari Jawa Barat, Yogyakarta, dan Bali beyond sebagai sellers untuk melakukan