Arief Yahya Lantik Pejabat Eselon I Hingga IV Kementerian Pariwisata

WhatsApp Image 2018-01-10 at 23.10.14

Menteri Pariwisata Arief Yahya melantik pejabat Eselon I, II, III, dan IV di lingkungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) (Ist)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya melantik pejabat Eselon I, II, III, dan IV di lingkungan Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Pelantikan pejabat yang akan menempati posisi baru dalam program restrukturisasi organsisasi Kemenpar itu berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kemenpar, Kamis (4/1/2018). Menpar Arief Yahya mengatakan, para pejabat yang dilantik ini akan menempati posisi dalam struktur organisasi baru Kemenpar yang dibentuk dalam rangka memenuhi tuntutan strategis mencapai visi mendatangkan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada 2019 mendatang.

“Saya sudah mencermati struktur organisasi yang selama ini kita gunakan dan saya berkesimpulan bahwa dengan struktur organisasi tersebut mustahil kita bisa mewujudkan visi 2019,” kata Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, struktur organisasi lama masih dominan menggunakan dimensi fungsi (functional structure), sedangkan dalam organisasi baru menggunakan dimensi customer sebagai primary dimension. “Pada hakekatnya Kemenpar adalah kementerian pemasaran tugasnya adalah memasarkan produk destinasi wisata untuk mendatangkan 20 juta wisman, bukan sekedar menjalankan aktivitas rutin kepemerintahan,” kata Arief Yahya seraya menjelaskan Kemenpar itu tak beda jauh dengan perusahaan yakni punya target tahunan dan punya omzet yaitu jumlah devisa wisman yang dihasilkan tiap tahun.

Bedanya kalau di perusahaan, omzet (profit) itu masuk ke kantong pemegang saham, sedangkan di Kemenpar omzet itu dikembalikan ke masyarakat demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Melalui restrukturisasi organisasi, kata Menpar Arief Yahya, Kemenpar menjadi lebih berfokus pada pelanggan atau wisatawan dan diharapkan akan lebih sensitif dalam memahami kebutuhan wisatawan dan lebih adaptif menciptakan produk-produk wisata untuk memenuhi kebutuhan mereka (wisatawan).

“Karena pada hakekatnya bisnis pariwisata adalah bisnis pengalaman (experience), maka dengan struktur organisasi baru ini kita harus mampu menciptakan extraordinary experience kepada wisatawan,” kata Menpar Arief. Struktur baru organisasi Kemenpar, menurut Arief Yahya, cukup compact terdiri dari empat deputi yaitu Deputi Pengembangan Pemasaran (Zona I dan II), Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan Pariwisata yang semuanya akan lebih fokus kepada wisatawan.

Untuk struktur Deputi Pengembangan Pemasaran disusun dengan menempatkan dimensi area sebagai primary dimension (area-based structure) mewakili originasi wisatawan atau customer yang terbagi dalam dua kelompok besar area yaitu Zona I (Indonesia, ASEAN, Australia, Oceania) dan Zona II (Asia, Afrika, Amerika, Eropa).

Sementara struktur Deputi Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata juga menempatkan area sebagai primary dimension dengan menempatkan tiga area kerja yaitu Regional I (wilayah Barat), Regional II (wilayah Tengah), dan Regional III (wilayah Timur).

“Di samping mengembangkan destinasi wisata di tiga regional tersebut, deputi ini juga bertanggung jawab mengembangkan investasi pariwisata dan mengembangkan infrastruktur/ekosistem kepariwisataan,” kata Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya mengingatkan bahwa untuk mewujudkan visi mendatangkan 20 juta wisman di tahun 2019 diperlukan tim kerja yang solid. Untuk ini para pejabat yang baru dilantik merupakan tim yang bekerja dalam satu kesatuan dalam rangka mencapai target dan indikator kinerja utama yang jelas dan terukur secara kuantitatif maupun kualitatif.

Pejabat yang dilantik terdiri atas empat pejabat Eselon I (Pejabat Pimpinan Tinggi Madya) berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) No 146/TPA TAHUN 2017, 11 pejabat Eselon II (Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama), dan 316 pejabat Eselon III dan IV (Pejabat Adminstrastor dan Pejabat Pengawas) di lingkungan Kemenpar dan Pejabat di lingkungan Badan Pelaksana Otorita Danau Toba dan Badan Pelaksana Otorita Borodudur.

Pemerintah telah melakukan proses seleksi untuk mengisi jabatan Eselon I di lingkungan Kemenpar yang dilakukan oleh Tim Seleksi Jabatan Tinggi Madya (Eselon I) yang anggotanya terdiri atas pejabat Kemen PAN & RB, Sekneg, BKN, Praktisi dan Akademisi.

Sebelum dilakukan proses seleksi, calon pejabat Eselon I dan II terlebih dahulu harus mengikuti assessment yang dilakukan lembaga profesional. Sementara itu seleksi jabatan untuk Eselon III dan IV dilaksanakan melalui proses Baperjakat (Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan) yang dipimpin oleh Sekjen dengan anggotanya para Dirjen, Irjen, dan Kabadan Sumberdaya Kemenpar. (Gabriel Bobby)





About author



You might also like

Festival

Ke Palembang, Wisatawan Bisa Belajar Sejarah Islam

Gubernur Sumsel Alex Noerdin (kedua dari kanan) (Ist) Predikat Palembang di Sumatera Selatan sepertinya bakal bertambah. Selain sudah bisa dipastikan menjadi tujuan wisata olah raga (sport tourism), kota Pempek ini

Cuisine

Kepri Mendulang Wisman Singapura

Daya tarik wisatawan di Kepri (Ist) Bisnis pariwisata di Kepualauan Riau (Kepri) semakin bergairah. Salah satu yang membuat atmosfer itu bergairah adalah serangkaian events yang di-posting di akhir tahun 2016.

World Heritage

Beragam Budaya Nusantara Menyatu di Bogor Memikat Wisatawan

Halimah Munawir Anwar berpose bersama dengan perwakilan Kedubes negara-negara sahabat dalam Festival Pesona Kabupaten Bogor 2017 (Ist) Kekayaan budaya khas Nusantara dan kearifan lokal negeri ini terlihat jelas di Kabupaten

Nature

Menggabungkan Lari dan Gunung untuk Memikat Wisman

Ilustrasi lari di alam Olahraga lari kini menjadi tren masyarakat urban, naik daun di kalangan penduduk perkotaan di Indonesia. Namun, tak hanya sekadar menjadi gaya hidup untuk menyehatkan, olahraga lari

SightSeeing

Wisman Menikmati Museum

Anis, Gabriel Bobby wartawan patainanews.com dan Iffa (kanan) di Museum Nasional Indonesia (Ist) Wisatawan mancanegeara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia rupanya tak hanya sekadar menikmati beragam kuliner khas Nusantara, menyukai

Tourism

Pemkab Kotabaru Mengunjungi PATA Indonesia

Pj Bupati Kotabaru Isra (tengah) didampingi President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kedua dari kiri) berfoto bersama selepas bertemu di kantor PATA Indonesia Chapter (Ist)