Bali Aman, Silakan Berwisata

gunung agung

Gunung Agung di Bali (Ist)

Rasanya rugi jika tidak datang ke Bali. Begitu banyak destinasi bagus yang bisa dikunjungi di ujung tahun. Tidak usah khawatir dengan berita erupsi Gunung Agung.

Adapun BNPB sudah menyatakan obyek wisata di Pulau Dewata aman. Tanah Lot, Sanur, Pantai Pandawa, Gunung Batur, Ubud, Pantai Kuta, Pantai Padang-Padang, Lovina, Dream Land hingga Nusa Dua, semua masih aman untuk dikunjungi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, hingga Jumat (8/12/2017), Gunung Agung memang masih berada di fase erupsi. Tapi erupsi adalah fluktuasi dan merupakan hal yang biasa terjadi di dalam pergerakan magma di dalam tubuh Gunung Agung.

Pada Jumat (8/12/2017) misalnya. Erupsi kembali terjadi dengan asap berwarna kelabu tebal. Tekanannya sedang dengan ketinggian sekitar 2.100 meter di atas puncak dengan condong ke arah barat. Erupsi disertai dengan abu vulkanik.

“Erupsi hanya sesaat, tidak menerus,” kata Sutopo dalam siaran pers yang diterima patainanews.com. Volume abu vulkanik yang keluar dari kawah masih sangat sedikit. Dan hujan abu tipis hanya di sekitar di desa di lereng Gunung Agung, seperti di Dusun Dukuh Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem.

Arah angin dominan ke arah tenggara. Tidak ada dampak terhadap aktivitas penerbangan dari erupsi tersebut. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Internasional Lombok tetap beroperasi dengan normal. “Masyarakat diimbau untuk tetap tenang. Secara keseluruhan Bali tetap aman selama angin tidak berhembus ke selatan. Silakan bagi masyarakat yang akan berkunjung atau berwisata ke Bali,” ujar Sutopo.

Sutopo menjelaskan, daerah yang berbahaya pun hanya di dalam radius 8 kilometer dan perluasan 10 kilometer di sektor utara-timur laut dan sektoral tenggara-selatan-barat daya. “Obyek wisata di Bali aman. Seperti Tanah Lot, Sanur, Pantai Pandawa, Gunung Batur, Ubud, Pantai Kuta, Pantai Padang-Padang, Lovina, Dream Land, Nusa Dua dan lainnya. Tidak perlu takut dan khawatir,” ujarnya.

Isu yang menyebutkan Gunung Agung akan meletus besar, menurutnya tidak sepenuhnya benar. “Itu adalah Hoax. Hingga saat ini ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu dapat memprediksikan letusan gunungapi secara pasti,” ujarnya.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dikatakan Sutopo, akan terus melakukan pengamatan secara intensif. Baikbpengamatan secara visual, kegempaan, deformasi, geokimia maupun dari satelit. “Jika ada peningkatan aktivitas yang membahayakan pasti pemerintah akan memberikan peringatan dini dan mengambil langkah-langkah penanganannya,” kata Sutopo.

Ia pun mengarahkan masyarakat dan wisatawan untuk dapat mengakses sumber informasi yang kredibel. Salah satunya melalui call center Posko Gunung Agung di 0361-234099. Sementara Menteri Pariwisata Arief Yahya menilai Bali memang sedang dalam status awas level 4.

Belum turun, belum berubah karena itu wisatawan yang berada di Pulau Dewata tetap harus waspada dan hati-hati. Jangan terlalu berani dekat pusat erupsi. “Saya selalu menggunakan global standard, apa yang dilakukan UN WTO itulah yang kita pakai. Nah, selama status masih belum turun, kode etik yang berlaku di dunia, semua materi promosi harus dihentikan. Website Kemenpar diubah menjadi darksite!, kita tidak boleh meng-invite wisatawan,” jelas Arief Yahya.

Namun, publik, masyarakat, komunitas, boleh mem-posting suasana yang ada di Bali. Dan itulah yang terjadi bahwa di media sosial suasana di Pulau Dewata itu sangat normal, sangat comfortable, sangat pariwisata.

Mengapa mereka tetap datang ke Bali dan Lombok? Jawabannya sudah jelas, #SafetyAndSecurity di Bali makin baik. Makin terpercaya, karena itu mereka merasa leluasa berada di kawasan yang semestinya tidak diperkenankan.

Ia tidak pernah ragu untuk menyebut Bali sebagai destinasi dunia. Bahkan di tengah aktivitas Gunung Agung yang meningkat, Bali diyakini masih memancarkan pesonanya. “Rugi sekali bila tidak ke Bali. Situasi Bali kian hari kian kondusif, erupsi Gunung Agung juga sudah mereda. Yang penasaran, silakan nikmati akhir tahun di Bali,” ujar Arief Yahya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Indonesia itu Bagus

Menuju Indonesia Emas 2045

Ary Ginanjar Agustian (tengah) Negeri ini diketahui tengah menuju Indonesia Emas 2045. Karenanya negeri ini harus memiliki karakter yang kuat. “Masyarakat Indonesia bisa sejahtera,” ucap Founder ESQ Leadership Center Ary Ginanjar

Cuisine

Es Bone Tank ala Hotel Santika Premiere ICE BSD City

Es Bone Tank (Ist) Mentimun atau Bonteng dalam istilah bahasa Sunda merupakan jenis sayuran yang dapat dikonsumsi secara mentah ataupun dengan olahan tertentu. Menurut berbagai sumber, mentimun memiliki segudang manfaat untuk kesehatan

Culture

Tingkatkan Destinasi Digital, Pegiat Medsos Ramaikan Wonderful Noon 2018

Wonderful Noon (Ist) Era digital membuat generasi milenial masa kini tak pernah lepas dari gadget dalam aktivitas kesehariannya, termasuk dalam hal menyebarkan berita dan informasi yang dengan mudah dapat menjadi

SightSeeing

Pesona Yogya yang tak Pernah Surut

Goa Pindul Yogyakarta selama ini begitu terkenal dan menjadi destinasi favorit wisatawan, termasuk turis asing. Dan, pesona Yogyakarta seakan tak pernah habis dan terus memikat wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke

Hotel

Semakin Banyak Turis Tiongkok ke Manado

Menteri Pariwisata Arief Yahya meluincurkan Festival Pesona Sangihe 2016 dan Calendar of Event 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gd. Sapta Pesona, Jakarta. Selasa (19/7/2016) Ada yang menggembirakan dari Manado, Sulawesi

Hotel

Irma Sustika, Woman Traveler yang Begitu Mencintai Destinasi Wisata Indonesia

Irma Sustika (Ist) Sosok satu ini dikenal begitu aktif dalam pemberdayaan ekonomi perempuan Indonesia sehingga Irma Sustika, CEO and Founder Womanpreneur Community (WPC) memunyai kesempatan untuk mengunjungi beragam destinasi wisata