Bali Aman untuk Wisatawan

WhatsApp Image 2017-10-05 at 16.17.57

Menteri Pariwisata Arief Yahya berdiskusi dengan wisatawan mancanegara di Bali (Ist) 

Gubernur Bali Made Mangku Pastika terus mengawal penanganan isu erupsi Gunung Agung di Karangasem. Sebanyak 33 konsulat jenderal dan honorary consul dari berbagai negara diundang secara khusus, Rabu (4/10/2017).

Message utamanya hanya satu. Dia menggaransi bahwa Bali aman. Karenanya dia meminta negara-negara tersebut tidak mengeluarkan travel advice atau himbauan untuk tidak ke Bali sementara waktu. Gunung Agung yang dikabarkan akan erupsi itu sampai saat ini masih aman.

“Situasi terakhir Gunung Agung masih berstatus awas, namun aktivitas gunung telah menurun. Seandainya terjadi letusan, manajemen pengendalian bencana kita akan melakukan tugas dengan sebaik-baiknya,” tegasnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Jumat (6/10/2017).

Pastika memastikan tidak akan ada korban karena area 12 km dari Gunung Agung telah dikosongkan. Selain itu, pemerintah Bali telah memasang alat canggih yang dapat mendeteksi dini jika terjadi erupsi. Pastika menenangkan dengan menjelaskan bahwa Pemerintah Bali telah menyiapkan antisipasinya, termasuk memberikan nomor pribadi yang bisa dihubungi terkait Gunung Agung

“Ada lima negara yang telah memberikan travel warning untuk masyarakatnya yang akan datang ke Bali tapi bukan berarti travel ban loh. Artinya, kalau datang ke Bali hati-hati. Tadi saya sampaikan supaya diangkat saja. Mereka kelihatannya setuju dan mereka tidak ada pertanyaan,” ucapnya.

Jika airport tutup karena erupsi Gunung Agung, ia memprediksi banyak penumpang yang tidak bisa berangkat. Untuk itu pihaknya akan mengurus visa dan akomodasi. Kalau terdesak harus berangkat, warga negara asing tersebut akan diterbangkan melalui Surabaya atau Lombok.

“Kita yang akan siapkan transport-nya, kita urus tiketnya, kami akan lakukan sebaik-baiknya,” tegasnya. Sementara Honorary Consul New Zealand Indy Siddik mengatakan, asuransi dan negara manapun tidak ada yang akan memberikan jaminan force majeure sehingga pihaknya mengimbau warga negaranya kalau datang ke Bali akan menjadi risiko sendiri.

Meski demikian, wisatawaan asal Selandia Baru tetap saja datang. Bahkan, 700 orang hari ini dikatakan datang, baik untuk berbisnis atau berwisata. Dengan kondisi Gunung Agung seperti ini, diakui tidak terjadi penurunan kunjungan wisatawan dari Selandia Baru.

Hal itu, menurutnya, karena Selandia Baru memiliki banyak gunung berapi sehingga warganya sudah terbiasa. “Biasanya tiga kali seminggu Air New Zealand membawa 750 orang,” ungkapnya. Sedangkan Menpar Arief Yahya meminta masyarakat agar mengikuti setiap imbauan yang dikeluarkan  lembaga pemerintah yang berwenang.

Untuk wisatawan, Menpar Arief menyampaikan pesan agar tidak khawatir karena pemerintah sudah mempersiapkan rencana penanganan terhadap segala kemungkinan bencana. “Bali Tourism Hospitality (istilah crisis center, red) sudah dibuat diketuai oleh Pak Gubernur Bali. Harus satu pintu (informasinya). Biar beritanya nggak simpang siur,” kata Menpar Arief Yahya.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, Kementerian Pariwisata telah memimpin pembentukan pusat krisis berkoordinasi dengan pelaku pariwisata di Bali. Crisis center untuk pemberian informasi kepada pelaku pariwisata ini sudah mulai berjalan sejak minggu lalu. 

Menpar Arief pada 5 Oktober lalu juga sudah mengunjungi beberapa titik terkait antisipasi erupsi. Bahkan sampai ke Pura Besakih, yang masuk zona merah, radius 9 km dari pusat erupsi. “Betul, kata Pak Gubernur Bali!, situasinya aman!,” ungkap Arief Yahya.

Tim #BaliTourismHospitality juga menyiapkan antisipasi di 3A, Akses, Amenitas dan Atraksi. Akses, bagaimana mengantar kepulangan wisman dan wisnus dari Bali menuju airport terdekat yang bisa dijangkau. Amenitas, meminta industri terutama hotel dan akomodasi untuk memberikan discount khusus selama beberapa hari semasa erupsi.

Atraksi, menyiapkan hiburan buat mereka yang sedang terkena dampak erupsi. “Bisa di airport, pelabuhan, hotel dan tempat mereka berkumpul, agar tidak larit dalam kepanikan. Customers utama Kemenpar adalah wisman dan wisnus, mereka harus mendapat perhatian,” kata Arief Yahya.

Begitu disentuh dengan cara pelayanan yang baik saat mereka membutuhkan, itu akan bermakna dalam. Mereka akan menjadi customer loyal dengan Bali. Begitu pun sebaliknya. Bagi wisatawan atau siapa pun yang menginginkan informasi terbaru mengenai Gunung Agung dapat mengakses http://gunungagungupdate.bnpb.id atau via email dan nomor call center BNPB di ‪pendampingnasional@gmail.com dan 08122373024‬.

Bagi wisatawan atau warga yang ingin mengecek apakah lokasi saat ini berada di zona aman atau tidak dapat mengakses http://goo.gl/8gGi8s. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Destinations

Halimah Munawir Anwar Ikut Melestarikan Budaya Betawi

Pementasan Lenong Denes ‘Putri Kembang Ronce’ (Ist) Halimah Munawir Anwar patut diberikan acungan jempol sebab ia dikenal begitu aktif terlibat melestarikan budaya Betawi. Itu terbukti ketika Halimah mempersembahkan Lenong Denes

Slideshow

Bupati Karawang akan Buka Karawang Fashion Culture 2018

Karawang Fashion Culture 2018 (Ist) Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana dipastikan akan membuka Karawang Fashion Culture 2018. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Karawang Okih Hermawan dalam press

Tour Package

JJI Belajar Sejarah Indonesia melalui Museum

JJI di Museum Fatahillah (Ist) Indonesia memang dikenal sebagai negara yang kaya akan beragam potensi yang bisa dipelajari oleh pewaris negeri. Sebut saja potensi pariwisata Nusantara yang tak pernah bisa

Tourism

Travel Agent Perancis Promosikan Pariwisata Indonesia

Roadshow di Toulouse, Perancis (Ist) Sales Mission di empat kota Perancis yang diadakan dari 26 hingga 30 September 2016 berakhir dengan sukses. Kegiatan Roadshow ini menggunakan jurus 3 S yaitu Solid,

Travel Operator

Potensi Riau Garap MICE

Promosi dan Pengembangan MICE Provinsi Riau (Ist) Kegiatan promosi dan pengembangan MICE di Riau dilaksanakan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau bekerja sama dengan PATA Indonesia Chapter. Acara ini

Hotel

Ambar Ikut Melestarikan Kain Nusantara

Halimah Munawir Anwar (ketiga dari kiri di baris depan) Pariwisata Indonesia sudah pasti tidak bisa dipisahkan dengan budaya khas Nusantara, dan kearifan lokal sebab selama ini budaya negeri ini dan