Bali Masuk 10 Besar Destinasi Wisata Utama Dunia

Wisatawan di Pulau Dewata (Ist)

Perjalanan internasional, baik untuk keperluan bisnis maupun berlibur terus berkembang dengan pesat dan mengubah perekonomian banyak negara serta memungkinkan masyarakat untuk memperluas wawasan mereka.

Mastercard baru-baru ini meluncurkan Global Destination Cities Index: Play, yang dibuat berdasarkan wawasan seputar tren perjalanan internasional selama hampir satu dekade. Indeks ini menampilkan daftar destinasi internasional dengan jumlah pengunjung tertinggi untuk berlibur dan relaksasi, dan bukan untuk keperluan bisnis.

Dari sepuluh destinasi utama dalam Global Destination Cities Index: Play, Bali berhasil menempati posisi ketujuh dengan skor 96,7%. Sementara Punta Cana menempati posisi teratas, dimana lebih dari 90% wisatawan yang datang berkunjung ke kota ini pada 2017 lalu menghabiskan setidaknya satu malam untuk keperluan lain di luar bisnis, seperti berlibur atau mengunjungi keluarga.

Indeks ini juga mencakup beberapa destinasi yang jarang diketahui orang dan menarik untuk wisatawan yang menyukai ekowisata, wisata sejarah, keindahan pantai, dan petualangan. Adapun 10 destinasi utama dalam Global Destination Cities Index: Play masing-masing memiliki budaya yang unik.

Namun, semuanya memiliki kesamaan yaitu menjadi kota tujuan untuk berlibur dan relaksasi. Kota-kota tersebut tersebut adalah:

Punta Cana, Republik Dominika (99,9%)
Cusco, Peru (98%)
Djerba, Tunisia (97,7%)
Riviera Maya, Meksiko (97,5%)
Palma de Mallorca, Spanyol (97,2%)
Cancun, Meksiko (96,8%)
Bali, Indonesia (96,7%)
Panama City, Panama (96,3%)
Orlando, Amerika Serikat (94,1%)
Phuket, Thailand (93%)

“Berwisata memungkinkan kita mengeksplor keunikan berbagai negara dan belajar berbagai hal baru. Selain itu, keputusan yang kita ambil saat berwisata menentukan kemana kita pergi, apa yang kita lakukan, apa yang kita makan, dan apakah kita akan kembali ke tempat tersebut,” tutur Francis Hondal, President of Loyalty and Managed Services, Mastercard dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (10/7/2018).

“Mastercard Global Destination Cities Index: Play menunjukkan bahwa beberapa kota di seluruh dunia kini tengah mengikuti tren tersebut serta mengembangkan berbagai aktivitas yang menyenangkan dan seru untuk para wisatawan yang memiliki minat yang sama”.

Mastercard fokus dalam membantu para pemegang kartu agar dapat melakukan perjalanan ke seluruh dunia dengan pikiran yang tenang melalui perencanaan perjalanan yang baik, kenyamanan dan konektivitas di destinasi tujuan, serta dapat bertransaksi secara aman di jutaan lokasi di seluruh dunia.

Berbagai penawaran istimewa dan keuntungan yang menarik juga dapat membuat para wisatawan menikmati perjalanan mereka. “Kami sangat senang melihat Indonesia terus menjadi destinasi internasional utama dan menarik baik untuk wisata halal maupun rekreasi. Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan kami dalam mendukung rencana Kementerian Pariwisata Republik Indonesia dalam mencapai 20 juta wisatawan mancanegara di tahun 2019, Mastercard bekerja sama dengan beberapa mitra strategis untuk terus memperbaiki infrastruktur pembayaran di Indonesia dengan menyediakan produk dan solusi pembayaran yang aman dan nyaman di Indonesia,” kata Safdar Khan, Division President Indonesia, Malaysia and Brunei, Mastercard. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

Tourism

Perlu Dukungan Pemerintah untuk Pelaku Industri Perkenalkan Batik ke Dunia

Lindy Ann Umarhadi (tengah) diapit model Batik Lindy Ann (Ist) Para pelaku bisnis batik nasional meminta dukungan pemerintah untuk semakin giat memperkenalkan batik Indonesia agar semakin banyak masyarakat dunia yang

Heritage

Membuat Bali Semakin Dikenal di Dunia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Nusa Dua Fiesta (NDF) 2016 sebagai pesta besar menjadi ajang penampilan atraksi seni, budaya, kuliner, olahraga dan hiburan kembali akan digelar di kawasan wisata Nusa

Destinations

15 Hari Menjelang PATA Travel Mart 2016

Segera ikut PATA Travel Mart 2016 di ICE (Ist) Tak terasa 15 hari lagi menjelang penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten

Culture

CRAFINA 2015 ‘From Natural Resources to Creative Products for Lifestyle’

Lindy Ann (tengah) ikut CRAFINA 2015 (Ist) CRAFINA 2015 kembali hadir di tengah lajunya pertumbuhan industri kreatif Indonesia sebagai ajang promosi dan pemasaran produk kreatif kerajinan hasil karya anak negeri.

Cuisine

Pariwisata Indonesia Siap Bersaing dalam MEA

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (paling kanan) dalam diskusi publik ‘Kesiapan Sektor Pariwisata Indonesia dalam Kompetisi di Era Masyarakat Ekonomi ASEAN’ di Jakarta, Rabu (20/4/2016). Pariwisata Indonesia siap mengalahkan negeri

Slideshow

September, Kunjungan Wisman Meningkat

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada September 2016 mencapai 1.006.653 atau mengalami peningkatan sebesar 9,40% dibandingkan September 2015 berjumlah 920.128 wisman. Selama tiga