Bali yang Masih Tetap Butuh Promosi

43TurisAsingDiKuta

Ilustrasi turis asing di Bali (Ist)

Pulau Dewata selama ini sudah lama dikenal banyak orang. Bahkan, Bali sudah begitu populer hingga ke mancanegara sehingga sepertinya tidak butuh promosi wisata lagi karena namanya sudah terkenal di dunia.

Namun, pada kenyataannya tidak bisa seperti itu. Pada launching Legian Beach Festival 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2016), Bupati Kabupaten Badung I Nyoman Giri Prasta menjabarkan promosi-promosi wisata yang dilakukan di Badung dan Bali pada umumnya.

Hingga Juli 2016, rupanya tak sedikit rangkaian promosi wisata tersebut dilakukan di berbagai negara. “Kita ikut bagian di ITB Berlin, melakukan roadshow di tiga kota Australia yakni Perth, Melbourne dan Sydney, membawa misi kesenian di Osaka, Jepang atas undangan Konjen Osaka di sana dan Badan Promosi Pariwisata Kabupaten Badung melakukan promosi wisata di Korea Selatan,” paparnya.

Statistik pun menggembirakan lantaran angka kunjungan turis ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai naik terus. Dari 2013 silam sebanyak 3,1 juta turis, menjadi 3,7 turis pada 2015 lalu.

Sementara tahun 2016, target kunjungannya naik minimal 10-20 persen. Berkaitan promosi pariwisata, sebenarnya yang sudah kita ketahui, nama Bali sudah mendunia.

Bahkan bukan rahasia lagi, turis lebih kenal Bali daripada Indonesia. Malah ada yang bilang, Indonesia di sebelah mananya Bali. 

Kunjungan turis yang ke Bali pun menyumbang angka 40 persen, dari total kunjungan turis yang datang ke Indonesia per tahunnya. Lantas seperti yang sudah dilakukan Bupati Badung, masih perlukah Bali melakukan promosi?

“Kami sangat menyadari begitu penting untuk menjaga keberadaan wisatawan baik mancanegara dan Nusantara untuk berkunjung ke tempat kami, Badung dan Bali,” kata I Nyoman Giri Prasta.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti dalam kesempatan yang sama punya pendapat mengenai promosi wisata Bali.

Pulau Dewata memang sudah tersohor dan selama ini tak pernah sepi turis dan wisatawan dalam negeri namun masih tetap membutuhkan promosi. 

“Tahun 1930-an Bali sudah promosi wisata. Semua orang sudah tahu Bali, tapi tetap harus kita promosikan untuk terus mengembangkan produk-produk wisata yang ada di Bali,” tegasnya.

Ya, Bali harus terus dipromosikan agar tidak kehilangan kunjungan turis. Bagaimana upaya terus membangun rasa penasaran turis ke Bali agar kunjungannya makin meningkat dari tahun ke tahun.

Namun jangan lupa juga untuk membenahi dan memfasilitasi aspek-aspek pariwisata lainnya, termasuk nilai kenyamanan berwisata. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Destinations

Keliling Destinasi Wisata di Jawa dengan Kereta Api Wisata

Wisatawan bisa traveling dengan Kereta Wisata (Ist) Manajemen PT Kereta Api Pariwisata merencanakan membuka layanan wisata bagi wisatawan Nusantara dan wisatawan mancanegara untuk bisa keliling destinasi wisata yang ada di

Festival

Mendekap Sunrise di Bromo Tengger Semeru yang Penuh Kehangatan

Wartawan patainanews.com Gabriel Bobby (kiri) bersama wisatawan Nusantara di Puncak B29 Lumajang, Jawa Timur (Ist) Destinasi wisata di Indonesia sungguh indah. Tersebar mulai dari kawasan timur hingga wilayah barat negeri

Culture

Pemuteran Bali Raih Posisi 7 Terbaik Asia 2016 Lonely Planet

Wisata bahari di Pemuteran, Bali (Ist) Pengakuan dunia tentang keindahan pariwisata Indonesia seperti tak ada habisnya. Bali, Labuan Bajo, Raja Ampat, Nihiwatu Sumba dan Pulau Nikoi Bintan sudah sukses dengan

Slideshow

Pertama di Indonesia, E-RTG Bertenaga Baterai Dioperasikan di Pelabuhan Tenau Kupang

Suasana peluncuran RTG bertenaga baterai di Pelabuhan Tenau Kupang (Ist) PT Pelindo III telah secara resmi mengoperasikan dua unit Electrical Rubber Tire Gantry (E-RTG) Crane bertenaga baterai di Pelabuhan Tenau

Slideshow

Mengembangkan Potensi Wisata Bahari di Merauke

Pantai Wendu (youtube) Sudah sejak lama Merauke yang terletak di Bumi Cendrawasih dikenal orang hingga ke mancanegara dengan budaya milik Suku Asmat. Namun, ketika terjadi pemekaran di tanah Papua, Kabupaten

Cuisine

Kharisma Bahari, Warteg Bersih yang Diminati Orang Asing

Kuliner di Warteg Kharisma Bahari (Ist) Selama ini Tegal, Jawa Tengah dikenal lantaran banyaknya warga setempat yang merantau ke sejumlah kota, termasuk Jakarta untuk membuka warung tegal (warteg) sehingga perputaran