Bandara Kertajati Siap Dioperasikan

WhatsApp Image 2017-12-21 at 14.30.12

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Kementerian Pariwisata menyambut baik realisasi PT Angkasa Pura (AP) II dan PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) sepakat menjalin kerja sama operasi (KSO) Bandara Kertajati di Kabupaten Majalengka. Kesepakatan kerja sama pengelolaan bandara seluas 1800 hektar itu akan dijalankan selama 17 tahun, dan dalam waktu dekat akan segera ditandatangani.

Direktur Utama PT AP II Muhammad Awaluddin, menerangkan bahwa pada kesempatan pertemuan dengan Menko Bidang Kemaritiman Luhut B Pandjaitan menargetkan penandatanganan kesepakatan KSO dilangsungkan lebih cepat.

Target tersebut sebelumnya disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, yaitu awal Februari 2018. “Lebih cepat lebih baik karena ada persiapan-persiapan yang perlu kami lakukan” kata Muhammad Awaluddin dalam siaran pers yang diterima patainanes.com, Rabu (24/1/2018).

Awaluddin menjelaskan, pihaknya harus menyiapkan Operation Readiness and Airport Transport (ORAT). Persiapan itu berkaitan dengan penyediaan fasilitas, sumber daya manusia, infrastruktur, dan sistem operasi bandara.

“Kami sebagai operator harus mulai bergerak pada hari pertama sejak kesepakatan kerja sama diteken mengingat ini bandara baru, maka sumber daya manusia, fasilitas, dan sistem operasinya. Itu semua nanti diambil dari apa yang sudah menjadi platform operasi AP II,” ujar Awaluddin.

Lebih lanjut Awaluddin mengungkapkan, karena dilabeli bandara Internasional, maka fasilitas di Bandara Kertajati dipastikan memiliki fasilitas digital terkini. Hal tersebut sangat dibutuhkan lantaran wisatawan saat berada di bandara yang mampu menciptakan journey experience sehingga dapat memberikan kesan pertama yang baik kepada para wisman guna melengkapi perjalanan mereka.

“Melalui fasilitas terkini berbasis digital, AP II dapat memberikan pengalaman yang baik kepada penumpang pesawat ketika sebelum melakukan perjalanan (pre-journey), saat melakukan perjalanan (on-journey) dan ketika setelah melakukan perjalanan (post-journey),” katanya.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan, nantinya pihak swasta juga akan telibat. proyek dengan investasi senilai Rp 3 triliun tersebut juga akan menyertakan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). Sehingga bukan hanya melibatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) saja.

“Sesuai instruksi Presiden Joko Widodo, swasta akan dilibatkan. Nanti ada RDPT. Jadi dengan begitu swasta bisa masuk. Dan kita sekarang buktikan lagi kalau sistem pendanaan itu tidak hanya dari pemerintah semua. RDPT ini nantinya macam-macam swasta bisa masuk, ada banyak yang berminat,” katanya.

Selanjutnya menurut Luhut, keberadaan Bandara Kertajati bernilai sangat strategis. Dikarenakan Bandara tersebut akan dilengkapi dengan dua buah landasan pacu. Landasan pacunya berukuran masing-masing 3.500×60 meter dan 3.000×60 meter. Hal ini diperkirakan akan mengurai kepadatan penumpang di Bandara Soekarno Hatta Cengkareng, Banten.

“Jadi nanti tidak semua orang pergi dari Bandara Soekarno-Hatta. Itu akan mengurangi traffic di Jakarta. Saya kira akan banyak menguntungkan, dan saya kira harganya atau nilai dari Bandara Kertajati ini akan lebih tinggi lagi,” ucapnya.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun semakin bersemangat. Menurutnya, ini adalah langkah strategis untuk percepatan bandara yang akan memperkuat akses di destinasi wisata Jawa Barat. Selama ini kelemahan di Jawa Barat bagian selatan dan timur adalah akses.

Tidak ada jalur udara, yang bisa mengangkut wisatawan dengan cara direct flight. Semuanya harus didistribusikan dari Jakarta dan Bandung. Bandung pun kapasitasnya sangat terbatas. “Potensi pariwisata kita sangat luar biasa, tapi kita lemah di air connectivity. Kehadiran Bandara Kertajati, akan membuka aksesibilitas, serta mengurangi beban bandara-bandara yang sudah overload,” ujarnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

Tanjung Lesung Semakin Serius Sambut Wisatawan

Foto bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam gala dinner Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita menghadiri

Slideshow

Pelindo III Konsisten Perhatikan Keselamatan Kerja

Direktur SDM dan Umum PT Pelindo III Toto Heli Yanto (kiri) berbincang dengan Gubernur Jawa Timur Soekarwo (tengah) (Ist) BUMN operator pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia III diganjar dua penghargaan atas

Travel Operator

Ke Surabaya, Pastikan ke Kampung Lawas Maspati

Berita Foto: Wisatawan asing menikmati destinasi wisata Kampung Lawas Maspati (Ist) Surabaya di Jawa Timur adalah kota besar yang penuh warna. Dan, Surabaya pun telah menjelma menjadi kota modern. Namun,

SightSeeing

Signing Blue WWF

Suasana MoU Signing Blue yang dihadiri President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo  Penandatanganan nota kesepahaman Signing Blue yang digagas oleh WWF ternyata tidak hanya di Indonesia sebab juga dilakukan di

Destinations

Saloka Theme Park Resmi Dibuka, Pariwisata Jawa Tengah Diyakini Semakin Menarik

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Taman rekreasi Saloka Theme Park di Desa Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah yang telah resmi dibuka diyakini akan memperkuat dan membuat sektor pariwisata

SightSeeing

Jakarta Tujuan Favorit Wisman

Toko Merah di kawasan Kota Tua Jakarta (Ist) Jakarta memang dikenal macet. Namun, itu tidak membuat wisatawan mancanegara (wisman) membatalkan kunjungan ke Ibukota Republik Indonesia ini. Sebut saja kawasan Kota