Banten Destinasi Wisata Bahari

WhatsApp Image 2017-09-05 at 17.39.05

Launching Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya menetapkan Banten sebagai destinasi bahari yang bisa menjadi daya tarik bagi wisatawan, termasuk ke Tanjung Lesung.

Ia menjelaskan, Banten kaya akan destinasi wisata bahari. “Tanjung Lesung adalah contoh destinasi wisata bahari yang ada di Banten,” katanya dalam sambutan launching Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 di Kementerian Pariwisata, Jakarta (5/9/2017).

Menurutnya, Tanjung Lesung adalah destinasi wisata bahari yang bisa dijual kepada wisatawan. Seperti diketahui, Tanjung Lesung termasuk 10 Bali baru, destinasi wisata yang dikembangkan dan dipromosikan pemerintah hingga ke mancanegara.

Adapun Menteri Pariwisata Arief Yahya bersama Gubernur Banten Wahidin Halim dan Bupati Pandeglang Irna Narulita me-launching Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata (Kemenpar).

Penyelenggaraan Festival Pesona Tanjung Lesung 2017 dengan mengangkat tema ‘Sport & Adventure’ ini akan berlangsung di Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang, Banten pada 22 hingga 24 September mendatang. Penyelenggaraan festival budaya yang dipadukan dengan wisata olahraga (sport tourism) tersebut selain sebagai sarana efektif dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Provinsi Banten juga sekaligus mempromosikan Tanjung Lesung yang ditetapkan pemerintah sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas yang akan menjadi ‘Bali Baru’.

Menpar Arief Yahya mengapresiasi penyelenggaraan Festival Pesona Tanjung Lesung (FPTL) 2017 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, administrator KEK Tanjung Lesung, PT Banten West Java TDC, serta didukung Kemenpar.

“Penyelenggaraan festival seperti ini akan memperkuat unsur 3 A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas), khususnya untuk atraksi sekaligus sebagai sarana yang efektif untuk mempromosikan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung yang ditetapkan oleh pemerintah sebagai satu di antara 10 destinasi prioritas,” kata Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

Arief Yahya menilai ‘Sport & Adventure’ yang dijadikan sebagai tema dalam FPTL 2017 dengan menampilkan event unggulan antara lain Rhino XTriathlon, MTB XC Race, dan Internasional Bebegig mempunyai daya tarik cukup tinggi mengingat kawasan wisata Tanjung Lesung dan destinasi wisata di Kabupaten Pandeglang lainnya sangat mendukung terutama Taman Nasional Ujung Kulon (Ujung Kulon National Park) yang menjadi habitat binatang langka badak bercula satu sudah lama dikenal ke manca negara dan menjadi ikon pariwisata Banten.

Menpar Arief Yahya menjelaskan, penyelenggaraan kegiatan festival akan menjadi sarana yang efektif untuk mempromosikan KEK Tanjung Lesung yang belakangan ini semakin menarik para investor. “Nilai investasi yang masuk di KEK Tanjung Lesung tahun 2016 sebesar Rp171,5 miliar, dari proyeksi sebesar Rp1,9 triliun pada 2016-2017,” kata Arief Yahya seraya mengatakan bahwa kontribusi wisatawan mancanegara (wisman) dari KEK Tanjung Lesung diproyeksikan sebesar 1 juta wisman, dari target nasional sebesar 20 juta wisman pada 2019 mendatang.

Sementara Gubernur Banten Wahidin Halim mengatakan, percepatan pembangunan KEK Tanjung Lesung tengah dilakukan di antaranya pembangunan jalan tol Serang-Panimbang sepanjang 83,6 km yang akan mulai beroperasi pada 2018 dan rencana pembangunan jalan kereta api Rangkasbitung- Labuan yang akan mulai beroperasi pada 2020.

“Pembangunan infrastruktur untuk mendukung KEK Tanjung Lesung menjadi prioritas karena akan membudahkan wisatawan berkunjung ke destinasi unggulan ini,” kata Wahidin Halim. Gubernur Banten menjelaskan, potensi pariwisata Banten sangat besar memiliki 1.166 daya tarik wisata (DTW) terdiri 344 DTW alam, 591 DTW sejarah dan budaya, dan 231 DTW minat khusus/buatan.

“Sektor pariwisata menjadi andalan Provinsi Banten. Laju pertumbuhan PDRB pariwisata Banten selama periode 2011-2015 rata-rata tumbuh 7,35 %,” kata Wahidin Halim. Penyelenggaraan FPTL 2017, menurut Irna Narulita, selain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan juga sebagai sarana mendorong kesadaran masyarakat menjadikan event wisata ini mendunia.

“Kegiatan festival ini akan meningkatkan roda perekonomian masyarakat,” kata Irna Narulita. Kegiatan FPTL 2017 akan mendorong tumbuhnya kesadaran dan antusiame masyarakat dalam membangun atraksi wisata unik dengan sentuhan lokal maupun dentifikasi nilai-nilai dan atribut lokal yang dapat dikemas menjadi atraksi wisata.

Kegiatan FPTL 2017 akan dimeriahkan dengan Lomba Kolecer dan Bebegig atau orang-orangan sawah untuk mengusir hama sawah seperti burung hantu atau tikus pada 22-24 September 2017. Selain itu Rhino XTriathlon pada 24 September 2017 dan lomba MTB XC Marathon (Mountain Bike Cross Country) dan Sunset Trail Run pada 23 September 2017). Rhino XTriathlon dengan panjang lintasan renang 500 meter dan 1000 meter, rute sepeda 10 kilometer untuk satu putaran, dan rute lari 5 kilometer untuk satu putaran berada kawasan Tanjung Lesung meliputi area Beach Club, Mercu Suar, Sailing Club, Blue Fish, Bukit Mundi, Jalan Arteri, Desa Kalicaa, Pantai Bodur, dan Golf Land.

Pada November 2016 yang lalu jumlah kunjungan wisatawan ke Banten sebanyak 510.458 orang, sedangkan pada Desember 2016 meningkat menjadi 569.430 wisatawan, sedangkan pada Juli 2017 sebanyak 399.551 wisatawan atau naik signifikan dibanding Juli 2016 sebanyak 385.214 wisatawan. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

SightSeeing

Paket Bedug Dapur Solo

Paket Bedug Dapur Solo (Ist) Paket Bersama Duduk Gembira (Bedug) dari Dapur Solo hadir saat Ramadan 1473 H yang bisa menjadi tempat buka puasa bersama teman, keluarga dan saudara. Ya,

Travel Operator

PHRI NTB Apresiasi Gubernur NTB Majukan Wisata Halal

Penyerahan Pataka PHRI dari ketua bidang organisasi BPP PHRI Maulana Yusran kepada Ketua PHRI BPD NTB Lalu Abdul Hadi Faishal sesaat setelah dikukuhkan menjadi Ketua Phri NTB preiode 2016-2021 di

Destinations

Pemerintah Serius Kembangkan Wisata Bahari

Menteri Pariwisata Arief Yahya  Presiden Jokowi memasang target untuk mendatangkan 20 juta wisatawan asing ke Indonesia hingga 2019 mendatang. Dan, pemerintah pun merespons dengan bekerja keras mengembangkan potensi beragam wisata

Slideshow

Menanti Wisata Napak Tilas Laksamana Cheng Ho di Sumsel

Patung Laksamana Cheng Ho (Ist) Kisah Laksamana Cheng Ho begitu terkenal di Indonesia. Tak hanya di Semarang, Jawa Tengah, namun di Sumatera Selatan (Sumsel) kisah Laksamana Cheng Ho juga begitu

Airlines

Jogja Fashion Rendezvous 2017 Ikut Melestarikan Kain Tradisional Nusantara

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah (tengah) yang ikut tampil dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diketahui tak pernah berhenti mempromosikan pariwisata Indonesia, budaya khas

Festival

Pemprov NTB Harus Perhatikan Pantai Kuta Lombok

Wisatawan mancanegara tidak terlihat khawatir ketika melintas dan melihat ada penjagaan ketat saat puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Lombok yang dihadiri Presiden Jokowi pada 9 Februari 2016  Pemerintah