Banyuwangi Bakal Punya Marina Berkelas Dunia

dirut pelindo 3

Djarwo Surjanto (Ist)

Dunia pariwisata di Indonesia mendapat kabar gembira lantaran Banyuwangi akan memiliki marina berkelas internasional lantaran pembangunan marina di kabupaten yang letaknya di Jawa Timur ini mengacu sejunlah marina di dunia, termasuk Marina Port Vell Yacht Club, Barcelona dan Yacht Club de Monaco, Monaco.

Keseriusan itu dilakukan manajemen PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III yang menginvestasikan Rp200 miliar untuk membangun marina di kabupaten yang letaknya di ujung timur Jawa ini.

Direktur Utama PT Pelindo III Djarwo Surjanto ketika dihubungi patainanews.com, Senin (14/9/2015) menjelaskan bahwa dua marina itu adalah referensi untuk rencana marina di Banyuwangi.

“Implementasi di Banyuwangi dibuat bertahap dengan mengakomodasi budaya lokal dan pertumbuhan pasar,” ucapnya. Djarwo mengatakan, dermaga yang dibangun juga difasilitasi pendukung untuk yacht.

“Nanti akan dibangun secara bertahap,” ujarnya. Adapun kawasan Pantai Boom Marina Banyuwangi akan dibangun di area seluas 44,2 hektar, dengan konsep berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan.

Kompleks marina modern yang dibangun akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti zona marina, zona residensial, dan zona rekreasi. Pada tahun ini rencananya akan dimulai dengan pendalaman kolam untuk marina, pembuatan dinding penahan tanah serta penataan lahan untuk kawasan wisata.

Dan, tahun depan pembangunan akan dikembangkan pada pulau kecil yang ada di kawasan Pantai Boom Banyuwangi. “Untuk tahun depan resort dan marina di pulau kecil yang berada di tengah Pantai Boom akan dibangun. Ditargetkan beroperasi pada pertengahan tahun 2017,” kata Djarwo.

Ia juga merencanakan akan menggelar Fremantle to Banyuwangi Yacht Race & Rally pada 2017 mendatang dengan Banyuwangi sebagai tuan rumah. “Nanti akan ada 200 kapal pesiar dari berbagai negara yang akan datang di Banyuwangi,” ujarnya.

Proses pembangunan marina ini, Pelindo III melakukan komparasi kajian dengan studi banding konsep beberapa marina yang ada di dunia. Di antaranya Marina Port Vell Yacht Club, Barcelona dan Yacht Club de Monaco, Monaco.

Pembangunan marina juga akan melibatkan arsitek nasional, Ahmad Juhara. Dalam master plan pembagian kawasan tersebut akan dibagi atas zona marina, zona residensial dan zona rekreasi.

Untuk zona marina akan dilakukan di kawasan bagian barat seluas 9,6 hektar dengan luas kolam 4,75 hektar yang mampu menampung ratusan kapal pesiar. Marina ini juga akan dilengkapi shipyard dry berth eluas 2,3 hektar yang mampu menampung 75 yacht.

Zona marina juga dilengkapi repair and maintenance area, marina lounge dan hotel. Sedangkan zona residensial terdiri atas resort and villas serta zona rekreasi antara lain terdiri atas hidroponic farmland and aqua culture, visitor and education centre, camp ground, swimming and fishing pool, camp ground, kawasan retail, horse riding and restaurant, one day cruises, trekking area, promenade, landmark bridge. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

World Heritage

Desa Wisata Kental dengan Daya Tarik Budaya Pikat Wisatawan

Kementerian Pariwisata menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata II 2017 (Ist) Kementerian Pariwisata menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata II 2017 sebagai upaya memperkuat sinergitas semua elemen dalam mewujudkan target

All About Indonesia

Menyelamatkan Jakarta Tanpa Harus Membangun Gedung Baru

Menteri Kelautan dan Perikanan  Susi Pudjiastuti (ketiga dari kanan) tengah berbincang dengan SD Darmono, Founder Jababeka Group dan Chairman PT Pembangunan Kota Tua Jakarta (Ist) Jakarta sebagai Ibukota Republik Indonesia tengah

Tourism

Traveling dengan Kereta Api Wisata

Kereta Api Wisata nyaman (Ist) Mungkin masih banyak wisatawan yang belum mengenal PT Kereta Api Pariwisata seperti ketika traveler mengenal PT Kereta Api Indonesia. Adapun PT Kereta Api Pariwisata salah

World Heritage

Kereta Wisata Priority, Layanan VVIP Sekelas Presiden untuk Free Independent Traveler

Kereta wisata Priority ke Solo dan Yogyakarta. Rencana akhir tahun ini akan ke Semarang dan terus ke Surabaya (Ist) Manajemen PT Kereta Api Pariwisata sejak 4 Agustus lalu telah secara

All About Indonesia

Diskusi ‘Adaptive Reuse Bangunan Bersejarah : Bagaimana Komunitas Kreatif Menghidupkan Kawasan Heritage’

Diskusi ‘Adaptive Reuse Bangunan Bersejarah : Bagaimana Komunitas Kreatif Menghidupkan Kawasan Heritage’ (Ist) Diskusi ‘Adaptive Reuse Bangunan Bersejarah : Bagaimana Komunitas Kreatif Menghidupkan Kawasan Heritage’ yang menandai Peluncuran Gedung OLVEH,

SightSeeing

Wisata Kuliner Sambel Sedap Oma di Semarang

Sambel Sedep Oma bisa jadi oleh-oleh khas Semarang (Ist) Semarang di Jawa Tengah tak hanya kaya dengan destinasi wisata namun juga beragam wisata kuliner. Apalagi kini Semarang masuk dalam Joglosemar