Banyuwangi Ijen Green Run, Lari Menikmati Alam

WhatsApp Image 2017-07-23 at 10.59.51

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kaus putih) (Ist)

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas membuka ajang Banyuwangi Ijen Green Run. Sebanyak 550 pelari dari dalam maupun luar negeri beradu cepat menaklukkan lereng Gunung Ijen. Mereka siap berkompetisi untuk jadi yang terbaik.

Ijen Green Run merupakan sport tourism, wisata yang dipadu dengan olahraga. Selain mereka berlari menyusuri kaki Gunung Ijen yang terkenal dengan ‘blue fire’-nya, mereka juga menikmati tradisi lokal Banyuwangi. Pelepasan Ijen Green Run dimulai dengan ritual unik, minum air dari kendi yang dilakukan oleh perwakilan pelari dari dalam dan luar negeri, simbol sehat dan kuat selama berlari.

Para penari juga meramaikan acara. “Even ini tidak hanya kompetisi olahraga tapi juga sebuah even turisme dimana pelari bisa menikmati pemandangan alam Ijen yang indah di sepanjang lintasan. Selamat berlomba,” kata Anas saat membuka.

Lomba lari ini diikuti oleh peserta dari dalam negeri dan manca negara. Sejumlah negara ikut ambil bagian seperti Jerman, Perancis, Denmark, Jepang, dan Kenya. Salah satu peserta Malene asal Denmark, mengaku sangat antusias mengikuti lomba lari lintas alam ini.

Sebelumnya, Malene pernah bekerja menjadi peneliti di Ijen. “Saya sangat senang ikut lomba ini. Pemandangan alam Ijen sngat indah. Tidak hanya ikut kompetisi tapi saya ingin kembali melihat berbagai pepohonan, hewan dan menikmati udara di alam,” katanya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com pada akhir pekan lalu.

Beberapa pelari trail profesional juga turut ambil bagian di kompetisi ini. Salah satunya adalah Ruth Threresia asal Bandung. Ruth merupakan pelari profesional yang merupakan pemenang Ijen Green Run tahun lalu. Tahun ini Ruth mengikuti lomba di lintasan 27 K.

“Rute Ijen green run tahun lalu cenderung mudah untuk ditempuh. Kalau tahun ini menurut saya elevasinya lebih menantang tapi tetap optimis akan menang lagi,” kata Ruth. Banyuwangi Ijen Green Run 2017 ini start dari rest area Jambu Desa Tamansari, Kecamatan Licin Banyuwangi. Tahun ini terdapat tiga kategori lomba, 5 kilometer, 15 kilometer, dan 27 kilometer. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tourism

Wonderful Indonesia Co-Branding Forum demi 20 Juta Wisman

Michelle Victoria Alriani Miss Earth Indonesia 2017 dan Niluh Putu Lilyk Rahmawati Putri Pariwisata Nusantara 2017 dari Yayasan El John Indonesia ikut terlibat dalam mendampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya saat

Slideshow

Pemerintah Optimistis Target 20 Juta Wisman Tercapai

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Ist) Targat kunjungan 20 juta wisatawan mancanegara (wisman) tahun 2019 mustahil terkejar tanpa dukungan akses. Dalam pengembangan destinasi pariwisata,

Festival

Pariwisata untuk Perdamaian

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) bersama Wakil Ketua PHRI NTB LA Hadi Faishal (Ist) Pariwisata rupanya selama ini tak sekadar hanya menjadi kepentingan bisnis semata lantaran pariwisata juga bisa membawa

Hotel

Coldplay Promosikan Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan apresiasi terhadap Coldplay, grup musik asal London, Inggris yang telah ikut mempromosikan beragam potensi pariwisata Indonesia ke mancanegara. “Beberapa

All About Indonesia

Panggung Budaya Lokal dan Internasional

Acara wisuda di President University (Ist) President University untuk ke-11 kalinya melakukan acara wisuda, dan tahun ini mengusung tema ‘Digital Technology on Jobs, Education, and the Future of Work’, Sabtu

World Heritage

RI Raih Tiga Gelar World Halal Travel Awards 2015

Indonesia berjaya dalam World Halal Travel Awards 2015 (Ist) Lombok, Nusa Tenggara Barat membawa nama Indonesia berkibar di pentas dunia lantaran berhasil berhasil meraih dua gelar dalam event World Halal