Batam Aman dari Ancaman Terorisme

pak AY

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan situasi keamanan pasca bom di Solo sudah sangat kondusif, baik di destinasi wisata maupun di semua pintu masuk, termasuk di Batam dan Bintan.

Terkait dengan isu ancaman terorisme di Batam dan Bintan, Kepulauan Riau, maka Kementerian Pariwisata bergerak cepat setelah menerima info tersebut dari pihak Singapura.

Kemenpar dan Disparda Kepri telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan seluruh Pengelola pelabuhan. Saat ini hampir semua pintu masuk pelabuhan wisman di Batam, Bintan dan Tanjungpinang diperkuat aparat pengamanan dari Kepolisian dan Brimob.

Demikian penjelasan I Gde Pitana, Deputi Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar. Lebih lanjut I Gde Pitana menyampaikan, “Kami juga sudah membangun komunikasi dengan konsul Singapura di Batam melalui Kadispar Kepri dan meyakinkan beliau bahwa Batam kondusif. Pemda setempat telah melakukan antisipasi cepat dalam merespon dan menanggapi isu tersebut”.

Tentang ‘notification to singaporeans’ yang dikeluarkan di official website konsulat Singapura di Batam, itu adalah hal yang wajar dalam upaya pemerintah Singapura menjamin keamanan warga negaranya karena Batam dan Kepri merupakan destinasi wisata utama di Indonesia yang paling dekat dan banyak dikunjung warga negara Singapura.

Demikian komentar Deputi Pemasaran Pariwisata Kemenpar, yang didukung oleh Kadispar ProvKepri Guntur Sakti dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (6/7/2016).

Dan, hingga saat ini, tidak ada pembatalan kunjungan wisman ke Batam dan Bintan atau Kepri pada umumnya. Hal ini bisa dilihat dari indikator, dimana tingkat hunian kamar baik dari hotel berbintang maupun non bintang di Kepulauan Riau, khususnya di Batam maupun Bintan masih berada dalam kondisi penuh (fully Booked) selama libur hari raya idul fitri tahun ini, sebagaimana data diungkapkan oleh Kadispar Kabupaten Bintan Luki Prawira.

Semua Destinasi Penuh

Lagi-lagi Arief Yahya menyampaikan statemen bahwa suasana di semua destinasi wisata Indonesia aman terkendali. Tidak ada teror, seperti yang ditakutkan banyak pihak, pasca serangan bom bunuh diri di Mapolresta Solo menjelang Lebaran, 5 Juli lalu. Juga tidak terjadi apa-apa di wilayah lain yang disebut-sebut bakal diserang teroris.

“Sekali lagi, semua aman! Pak Kapolri juga sudah menjamin bahwa semua aman! Mudik dan liburan Lebaran bakal aman. Tidak terkecuali, termasuk Kepri, Bintan dan Batan! Aman! Semua terantisipasi dengan baik,” tegasnya.

Bagaimana dengan selentingan tidak sedap, isu terorisme yang merembet ke Batam Bintan yang membuat pemerintah Singapura mengeluarkan ‘Notification to Singaporeans’ melalui official website konsulat Singapura di Batam?

“Ah, kalau itu kami sudah koordinasi dengan pemerintah Singapore sejak 5 Juli, H-1 Lebaran. Itu hal biasa kok, buktinya semua hotel di Batam dan Bintam aman-aman saja, fully booked, tak ada cancellation!,” ucap Guntur Sakti, Kadispar Kepri.

Lalu? “Itu warning biasa. Itu tanggung jawab pemerintah Singapura terhadap warna negaranya yang sudah punya planning ke Kepri. Kami tidak menantang teroris, tapi kami sudah antisipasi dengan aparat keamanan,” kata Guntur.

Adapun Kemenpar dan Disparda Kepri telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan seluruh pengelola pelabuhan. Saat ini hampir semua pintu masuk pelabuhan wisman di Batam, Bintan dan Tanjungpinang diperkuat aparat pengamanan dari Kepolisian dan Brimob.

“Mudah-mudahan aman dan baik-baik saja,” kata Guntur Sakti yang ‘terpaksa’ jadi ikut piket Lebaran 2016 lantaran case Solo.
Maklum, warga Singapura paling sering berwisata ke Bintan Batam.

Selain itu, jumlah outbond Singapura ke Indonesia juga terbanyak setiap tahunnya. Karenanya ada sedikit peristiwa saja, mereka cepat bereaksi.

“Saya kira itu wajar-wajar aja, kita yang harus jaga agar tidak banyak gaduh yang menciptakan kontraksi di pasar, ” tuturnya.
Soal tidak ada pembatalan kunjungan wisman ke Batam dan Bintan atau Kepri itu juga disampaikan oleh Kadispar Kabupaten Bintan Luki Prawira.

Lihat aja wisman yang bergerak dengan hastag #PesonaLebaranBintan #PesonaKulinerBintan #PesonaLebaranKepri.

Terkait dengan situasi pasca bom Solo, Selasa (5/6/2016), Arief Yahya mengatakan bahwa kondisi tempat-tempat wisata seluruh tanah air tetap aman dan kondusif seperti sebelumnya.

“Sementara ini tidak ada indikasi terorisme ke arah tempat-tempat wisata, sehingga para wisatawan baik wisnus maupun wisman, tidak perlu khawatir. Tidak perlu menunda rencana bertamasya ke atraksi-atraksi wisata,” pesan Arief Yahya.

AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata juga menyebutkan, ada beberapa surat kaleng, surat bernada menakut-nakuti, yang tidak bertanggung jawab.

“Polisi kita hebat, sudah terbukti itu, jangan khawatir. Semua akan baik-baik saja. Aparat tidak tinggal diam kok,” ungkapnya. 

Sebagaimana diketahui, telah terjadi bom bunuh diri di depan Mapolresta Solo pada 5 Juli 2016 pk7.30 WIB. Pelaku yang menggunakan sepeda motor berusaha masuk menerobos halaman Mapolresta, namun tidak berhasil karena saat menerobos seorang diri seorang anggota Provos menghalanginya.

Pelaku balik arah dan langsung meledakkan bom yang dibawanya. Kapolri Badrodin Haiti menyatakan bahwa pelaku langsung meninggal dunia, sedangkan anggota provos yang bernama Bripka Bambang Adi mengalami luka-luka.

Laporan dari kepolisian setempat menyatakan bahwa situasi sudah dapat dikendalikan, aman dan kondusif. Sementara penjagaan di tempat-tempat ibadah serta tempat-tempat umum dan terbuka di jaga seperti biasanya, sebagaimana biasa dalam operasi pengamanan hari raya.

Kapolri Jendral Badrodin Haiti meminta agar jajaran Kepolisian meningkatkan kesiagaaan dan melakukan penyelidikan segera terhadap pelaku bom bunuh diri.

Presiden Jokowi dalam keterangannya menghimbau agar masyarakat tetap tenang dan beribadah secara khusyuk, serta tidak takut terhadap aksi teror ini.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menegaskan, Solo tetap dalam kondisi aman dan nyaman untuk berlebaran. Acara takbir bersama yang telah diagendakan akan tetap berjalan.

Demikian pula semua acara yang telah dipersiapkan Pemkot Solo untuk meramaikan lebaran di Solo tetap akan dilaksanakan sesuai rencana.

“Saya imbau seluruh warga maupun pemudik yang akan datang ke Solo tetap tenang. Solo tetap dalam kondisi aman. Acara takbiran bersama akan tetap dilaksanakan nanti malam. Kami akan semakin meningkatkan pengamanan dengan melakukan koordinasi dengan semua pihak, baik TNI, Polri, Satpol PP hingga Linmas,” ujar FX Hadi. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Festival

Pariwisata Indonesia, Potongan Sorga yang Jatuh ke Bumi

Turis asing menyatu dengan warga setempat di Gli Trawangan, Lombok (Ist) Pariwisata bisa membuat Indonesia menjadi negara maju dan menciptakan masyarakat negeri ini sejahtera.  Deputi Bidang Kelembagaan Kepariwisataan Kementerian Pariwisata

Festival

Wonderful Indonesia Kian Mendunia

Nawang Wulan (Ist) Pariwisata Indonesia saat ini tengah mengalami masa transisi ke arah yang lebih baik. dimulai dengan branding Wonderful Indonesia yang kian mendunia. Begitu pendapat Putri Pariwisata Indonesia Nawang

Tourism

Ketika Leonardo DiCaprio Berlibur ke Indonesia

Leonardo DiCaprio disambut anak-anak Ketambe (Ist) Negeri ini bangga lantaran Indonesia lagi-lagi dipilih sebagai destinasi liburan pesohor dunia. Kali ini aktor ternama Hollywood, Leonardo DiCaprio berkunjung ke Aceh pada Minggu,

Tourism

Indonesia Siap Menyambut GMT 2016

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (tengah) didampingi President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kanan) (Ist) Menyadari pentingnya momentum Gerhana Matahari Total (GMT) 2016 yang bisa meningkatkan

Slideshow

Menjaga Keseimbangan Ekosistem Wisata Bahari

Terumbu Karang Lebih dari 70 persen bagian bumi tertutup air. Dan, laut maupun samudra memainkan peran penting dalam menjaga iklim di bumi. Lautan menangkap CO2 dari pembakaran bahan bakar fosil

Nature

JAS Sambut Positif Airlines Asing Pindah ke Terminal 3

JAS siap layani Saudi Arabian Airlines (SV) di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Ist) PT Jasa Angkasa Semesta (JAS), perusahaan ground handling swasta nasional menyambut positif adanya perpindahan operasional maskapai penerbangan