Batik Fractal Bidik Paman Sam

nancy margried

Batik Fractal yang mengandalkan teknologi dan sudah masuk pasar internasional rupanya saat ini tengah fokus untuk melayani permintaan pasar di Kanada.

Tak tanggung-tanggung, Batik Fractal pun akan mengupayakan bisa hadir di banyak negara lantaran batik diminati masyarakat dunia. Ya, Batik Fractal berani masuk pasar internasional, seperti Kanada karena batik ini dikenal memberikan sentuhan inovasi dalam proses desain batik.

Tak hanya itu, Batik Fractal pun juga berusaha memenuhi permintaan untuk ada di pasar Negeri Paman Sam, Amerika Serikat. “Negara yang mau dituju kalau bisa sih ya semuanya. Tapi saat ini sedang fokus di Amerika Serikat dan Kanada,” tutur CEO Batik Fractal Nancy Margried saat dihubungi patainanews.com, Senin (10/8/2015).

Adapun yang menarik dari Batik Fractal bagi para perajin batik adalah bagaimana teknologi dapat membantu pengerjaan batik untuk perajin batik dan meningkatkan kreativitas serta produktivitas mereka.

Nancy, begitu ia biasa disapa, menjelaskan, potensi pasar Batik Fractal sejak 2008 silam sudah menyentuh pasar global. Jadi, lanjutnya, Batik Fractal mulai merambah pasar internasional, tak sebatas hanya ada di pasar dalam negeri saja.

“Namun, untuk mempersiapkan infrastruktur hingga bisa memasarkan produk ke pasar global dengan tersistemasi baru berjalan sejak tahun 2014. Kami bersyukur saat ini produk Batik Fractal sudah memasuki pasar ekspor dengan standar internasional,” paparnya.

Menurut CEO Batik Fractal ini, pihaknya pada tahun 2015 memasang target khusus, yakni menstabilkan dan meningkatkan penjualan ekspor Batik Fractal lantaran semakin banyak permintaan dari luar negeri.

Sementara, lanjutnya, bagi pengguna batik, Batik Fractal akan menghadirikan kreasi-kreasi modern dengan motif-motif baru yang lebih beragam. Nancy mengungkapkan bahwa peminat produk Batik Fractal beragam, mulai dari remaja hingga kalangan dewasa.

“Pada umumnya peminat Batik Fractal adalah pencinta batik yang menginginkan sentuhan motif modern dalam batik,” katanya. Ia mengungkapkan, Batik Fractal akan lebih berkonsentrasi pada pasar ekspor ketimbang pasar dalam negeri.

Nancy mengemukakan, Batik Fractal sangat memperhatikan selera pasar. “Riset terhadap tren, selera pasar, kemampuan membeli, harga jual dan perilaku konsumen adalah riset utama yang kami lakukan untuk menyiapkan produk-produk Batik Fractal sebelum dilempar ke pasar, termasuk ke pasar internasional,” paparnya.

Kelebihan batik selama ini digemari wisatawan asing. Dan, Batik Fractal juga dicari turis asing yang berkunjung ke negeri ini. “Seperti pada sikap wisatawan pada umumnya, mereka tertarik pada batik Indonesia. Namun, khususnya untuk Batik Fractal, mereka tertarik karena adanya sentuhan teknologi dalam karya seni tradisional batik tersebut,” urainya. (Gabriel Bobby)

 

 

 

 

About author



You might also like

Culture

Hotel Santika Premiere ICE BSD City Cocok untuk Keluarga

Sky Lounge 15 Hotel Santika Premiere ICE BSD City (Ist) Hotel Santika Premiere ICE BSD City ternyata digemari keluarga yang menetap di kawasan BSD City, Banten dan Jakarta. Tak hanya

SightSeeing

2016, Lombok Bangun Politeknik Pariwisata

LA Hadi Faishal (Ist) Lombok, Nusa Tenggara Barat akan segera membangun politeknik pariwisata mulai tahun depan. “Ini menandakan keseriusan Kementerian Pariwisata untuk menambah daya gedor pariwisata, khususnya dari sektor tenaga

Slideshow

Membanggakan, ‘Wonderful Indonesia’ Berjaya di India

Logo ‘Wonderful Indonesia’ (Ist) Country branding ‘Wonderful Indonesia’ menyabet penghargaan dari Outbond Travel Mart (OTM) di Mumbai, India. Padahal selama ini tidak ada penerbangan langsung dari India ke Indonesia, baik

Culture

Mei, Pastikan ke Tanjung Lesung Tonton The Legend of Dewi Tanjung Lesung

The Legend of Dewi Tanjung Lesung (Ist) Indonesia menyimpan beragam pertunjukkan seni budaya, mulai dari sastra, musik hingga yang bersifat teatrikal. Semuanya memiliki ciri khas dan keunikan tersendiri. Salah satunya

Tour Package

Wisata Belanja Indonesia Jadi Incaran Warga Malaysia

Suasana MATTA Fair 2018 (Ist) Penyelenggaraan Malaysian Association of Tour and Travel Agents (MATTA) Fair 2018, pameran pariwisata terbesar di Malaysia rupanya menuai hasil positif. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) bersama industri-industri

Slideshow

Diskusi ‘Adaptive Reuse Bangunan Bersejarah : Bagaimana Komunitas Kreatif Menghidupkan Kawasan Heritage’

Diskusi ‘Adaptive Reuse Bangunan Bersejarah : Bagaimana Komunitas Kreatif Menghidupkan Kawasan Heritage’ (Ist) Diskusi ‘Adaptive Reuse Bangunan Bersejarah : Bagaimana Komunitas Kreatif Menghidupkan Kawasan Heritage’ yang menandai Peluncuran Gedung OLVEH,