Batik Indonesia Melekat di Hati

Ella-1

Ella V Brizadly (Ist)

Batik Indonesia selalu menjadi juara, tidak ada yang bisa mengalahkan, termasuk batik asal Tiongkok.

“Produk batik dari Tiongkok itu tidak bisa dikatakan batik karena memang itu bukan batik, cuma selembar kain yang bermotifkan batik. Batik itu sendiri bukan nama kain atau tekstil melainkan teknik pembuatan, yaitu sebuah cara atau proses merintang atau menahan warna diatas selembar kain dengan menggunakan media, seperti lilin atau yang dikenal dengan sebutan malam. Jika dibuat secara massal dan produksi mesin, itu bukan batik. Itu hanya selembar kain bermotif batik,” tutur Ella V Brizadly, owner dan founder sekaligus designer PRibuMI…ketika dihubungi patainanews.com belum lama ini .

Tak bisa dipungkiri, lannjutnya, industri ini telah masuk ke dalam market Indonesia. Menurutnya, alasannya ya karena permintaan akan tekstil bermotif batik semakin tinggi.

“Tetapi itu tidak masalah. Konsumen Indonesia sekarang sudah dapat membedakan mana yang batik asli, yakni batik tulis dan cap, mana yang pabrikan,” ucapnya.

Pengusaha Batik Harus Kreatif

Sementara mengutip setkab.go.id, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengingatkan, batik sudah menjadi pakaian pagi, sore, dan malam. Tidak hanya kemeja, batik kini telah masuk dalam berbagai aksesoris yang digunakan anak muda.

Karenanya Wapres meminta pengusaha batik untuk bersiap menjawab tantangan dalam mengembangkan batik di masa datang. Wapres menyebutkan, tantangan pertama yang dihadapi pengusaha adalah meningkatkan produktivitas.

“Pada tahun 2010 produksi batik sudah Rp4 triliun, hari ini mungkin Rp5-6 triliun karena minimal orang punya batik satu kodi dengan harga yang bervariasi dari Rp25 ribu-Rp25 juta. Tantangan kita tentu produktivitas harus besar,” kata Wapres.

Di sisi lain, seiring dengan perkembangan zaman, batik yang dulu hanya dikenal sebagai kain kini telah digunakan sebagai aksesoris di kalangan anak muda.

Karena itu, pengusaha batik harus kreatif mengembangkan setiap motif, karena anak-anak muda cenderung tidak mau menggunakan motif klasik. “Jadi harus kreatif, kalau kita tidak kreatif nanti bisa kalah dari Tiongkok lagi, karena Tiongkok kadang-kadang bisa produksi massal kan,” kata JK.

Dalam kesempatan itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla juga mengingatkan bahwa batik sudah bukan lagi sekadar pakaian tradisional, namun telah berinovasi ke tingkat internasional karena telah dikenal di mancanegara.

Wapres menunjuk contoh mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela yang kerap mengenakan batik saat menghadiri acara-acara internasional. “Nelson Mandela adalah orang pertama yang berpakaian batik pada ajang internasional PBB. Mulai dari situ batik dikenal secara internasional,” katanya.

Hal lain yang menggembirakan, papar Wapres, adalah karena Organisasi Pendidikan dan Sains PBB (UNESCO) juga telah menetapkan batik sebagai warisan budaya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Destinations

Citilink Terbangkan 500 Wisman Tiongkok ke Kepri

Citilink terbangkan turis Tiongkok ke Kepri (Ist) Salah satu poin Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) IV Kementerian Pariwisata (Kemenpar), 6-7 Desember 2016 di Jakarta adalah air connectivity. Membangun akses menuju Indonesia

SightSeeing

Pilih Cidomo Atau Sepeda Keliling Gili Trawangan?

Wisatawan asing menyatu dengan masyarakat di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Menikmati pesona destinasi wisata Lombok, Nusa Tenggara Barat tak salah jika wisatawan menyempatkan berkunjung ke Gili Trawangan. Ya, selama ini Gili

Destinations

Turis Italia Suka ke Jawa Timur

Wisatawan asing dari Eropa, khususnya dari Italia dan Slovenia ternyata suka berkunjung ke destinasi wisata yang tersebar di Jawa Timur. Menariknya wisatawan mancanegara yang datang ke Jatim setiap tahun bertambah

Airlines

Status Bencana Pengaruhi Pariwisata Indonesia

Press conference di Tanjung Lesung Resort Menteri Pariwisata Arief Yahya kembali melakukan kunjungan kerja ke Tanjung Lesung di Pandeglang. Di destinasi wisata yang ada di Banten itu Menpar Arief mengimbau

Slideshow

Panitia HPN 2017 Persiapkan Kehadiran Presiden Jokowi di Ambon

Panitia HPN 2017 bersama Menteri Sekretaris Negara Pratikno (tengah) (Ist) Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2017 telah menyiiapkan kehadiran Presiden Jokowi di acara puncak perhelatan Hari Pers Nasional (HPN) 2017 di

Culture

ITF 2016 Tawarkan Destinasi GMT

Ninik Irawan, Executive Director Murni Wisata Tour & Travel (baju merah) (Ist) Fenomena alam langka, gerhana matahari total (GMT) 2016 rupanya menjadi daya tarik tersendiri dalam Indonesia Travel Fair (ITF) 2016.