Bebaskan Pariwisata RI dari Jerat Regulasi

lomba wartawan

Para pemenang lomba menulis wisata bahari Anugerah Pesona Bahari Indonesia 2016 (Ist)

Ada satu masalah pelik untuk mengembangkan pariwisata Indonesia. Dan, permasalahan itu ternyata datang bukan dari luar, namun masalah itu datang dari dalam negeri sendiri yang bernama regulasi

“Ada 42 ribu regulasi yang menjerat kita. Dan itu yang bikin bangsa kita lelet,” kata Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Anugerah Pesona Wisata Bahari Indonesia 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (30/8/2016).

AY, sapaan akrab Menteri Pariwisata mengaku prihatin adanya regulasi yang menjerat pariwisata Indonesia, khususnya mengenai wisata bahari.

“Contohnya pajak bagi turis yang datang naik yacht, kapal layar. Mereka dikenai pajak yang besar, PPN 10 persen dan PPNBM 75 persen. Jadinya mereka baru mau datang saja sudah malas karena dimintai pajak,” urainya.

Selanjutnya adalah regulasi soal pesawat jet pribadi. AY menjelaskan, tak sedikit orang-orang kay di dunia yang mau terbang wisata ke Indonesia naik pesawat jet pribadi.

Tapi sayangnya, lagi-lagi regulasi yang menyurutkan niat mereka ke Indonesia.¬†“Yang buat regulasi itu takut kalau ada jet pribadi yang masuk nanti bakal ada penumpang lain yang naik. Orang kaya mah nggak mau ditumpangin,” celetuknya.

Kembali soal yacht, ia menjelaskan bahwa turis asing yang datang ke Indonesia naik yacht menghabiskan uang dalam jumlah sangat banyak.

Dari lama menetap rata-rata 90 hari, mereka bisa menghabiskan uang sampai Rp1 miliar.¬†“Bayangin satu yacht Rp 1 M. Seribu yacht yang datang ke Indonesia, hitung saja berapa jumlah uangnya,” ucapnya.

Regulasi yacht di Indonesia pun jauh berbeda dengan negeri jiran, Malaysia dan Singapura. Turis naik yacht ke Indonesia kena pajak, tapi di dua negara itu malah bebas pajak.

Karenanya Kementerian Pariwisata menggandeng Kementerian Perhubungan dan Kemenko Maritim. Tujuannya jelas, mengubah regulasi agar turis semakin nyaman berlibur ke Indonesia.

“Kita sudah bicara dengan kementerian-kementerian terkait dan memperbaiki regulasi-regulasi itu. Ingat, pariwisata itu adalah service industry,” terangnya. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Kawasan Mandeh Mengarah Jadi KEK

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pesisir Selatan Zefnihan (paling kiri) berpose bersama Presiden Direktur PT Banten West Java Poernomo Siswoprasetijo (tengah) (Ist) Mandeh, kawasan wisata yang berada di Kabupaten

Heritage

Naga Lampion Terpanjang di Singkawang

Perayaan Imlek di Singkawang dengan pawai naga lampion terpanjang sebagai primadonanya (Ist) Pesona Indonesia tak pernah berhenti memancarkan atraksi kepariwisataannya. Setelah menampilkan Naga Batik terpanjang se-Asia di Pekan Budaya Tionghoa

Culture

Silakan ke Jakarta

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Kendati sempat membuat warga terlihat ketar-ketir, aksi teror yang terjadi di kawasan Sarinah, Jakarta pada Kamis (14/1/2016) silam tak membuat wisatawan asing buru–buru meninggalkan

World Heritage

Sumbar Perkuat Destinasi Wisata Halal

Sales Mission Sumatera Barat (Ist) Sumatera Barat (Sumbar) yang kaya akan destinasi wisata terus memperkuat posisi sebagai destinasi wisata halal. KepalaBidang Pemasaran Dinas Pariwisata Sumatera Barat Didit P Santoso menjelaskan

Heritage

Anugerah Kebudayaan PWI 2017 Kembali Digelar

Batik adalah salah satu budaya Indonesia (Ist) Kebudayaan adalah roh suatu bangsa. Sedangkan media massa adalah mata dan hatinya. Di era otonomi daerah, sesungguhnya ujung tombak kebudayaan nasional ada di

Culture

Raja Arab Lirik Investasi Pariwisata Mandalika Lombok

Pantai Kuta di kawasan Mandalika Lombok (Ist) Meski tujuan liburan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud dan rombongan ke Bali pada 4 hingga 9 Maret mendatang, ternyata Raja Salman