Bengkulu Promosi Pariwisata

WhatsApp Image 2017-12-07 at 18.01.29

Launching Calendar of Events Pariwisata Bengkulu 2018 (Ist)

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah melakukan launching Calendar of Events Pariwisata Bengkulu 2018 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kementerian Pariwisata (Kemenpar), Kamis (7/12/2017).

Peluncuran  CoE Pariwisata Bengkulu 2018 tersebut  sebagai upaya mempromosikan potensi pariwisata serta menarik kunjungan wisatawan ke Bengkulu dan  sekaligus guna meningkatkan citra Pemerintah Provinsi Bengkulu yang terus berbenah diri dalam menggiatkan sektor pariwisata sebagai program prioritas dalam Visit 2020 Wonderful Bengkulu.

Rohidin Mersyah mengatakan, launching Calendar of Events (CoE) Pariwisata Bengkulu 2018 ini bagian dari upaya mempromosikan Bengkulu yang ditetapkan sebagai daerah tujuan wisata unggulan, “Berbagai usaha promosi terus kita lakukan untuk mengenalkan Provinsi Bengkulu baik di tingkat nasional maupun mancanegara,” kata Rohidin Mersyah dalam siaran pers yang diterima patainanews.com.

CoE Pariwisata Bengkulu 2018, kata Rohidin Mersyah, sebagai agenda wisata yang akan digelar sepanjang tahun 2018  terdiri  14 event unggulan, yakni 7 event alam, 2 event buatan, 3 event budaya, dan 2 event bahari diantaranya 3 festival budaya sebagai top 3, yaitu Festival Tabot, Festival Pesisir Pasir Panjang, dan Festival Bumi Raflesia.

“Tiga festival ini sebagai top 3 dan menjadi andalan dalam mendatangkan wisatawan. Festival Tabot kami perkirakan dapat mendatangkan  75 ribu wisatawan, sedangkan Festival Pesisir Pasir Panjang dan Festival Bumi Raflesia masing-masing 30 ribu dan 10 ribu wisatawan,” kata Rohidin Mersyah.

Sementara Menpar Arief Yahya memberikan apresiasi diluncurkannya CoE Pariwisata Bengkulu 2018 yang akan mendukung  CoE Wonderful Indonesia (CoE WI)  2018 dengan menetapkan 100 premier event dalam upay mencapai target pariwisata 2018 mendatang mendatangkan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman)  dan 270 juta pergerakan wisatawana Nusantara (wisnus)  di Tanah Air.

Dari 100 event CoE WI 2018 tersebut, kata Menpar Arief Yahya, diharapkan untuk event  tingkat nasional ada yang mewakili Bengkulu, misalnya Festival Tabot yang sudah berlangsung lama dan digelar secara rutin setiap tahun di Bengkulu serta banyak mendatangkan wisatawan.

“Untuk pemilihan 100 premier event CoE WI 2018  dilakukan oleh tim kurator,” kata Menpar Arief Yahya. Menpar Arief mengatakan, Bengkulu sejak dikenal dengan flora dan fauna terutama flora endemic bunga Raflesia Arnoldi yang dapat menjadi ikon pariwisata Bengkulu.

“Penyelenggaraan festival dalam CoE Pariwisata Bengkulu 2018 ini  dalam rangka memperkuat unsur 3A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilitas) khususnya unsur atraksi,” kata Menpar Arief Yahya seraya mengatakan, dengan penyelenggaraan aktraksi ini akan mendorong meningkatkan aksesibilitas maupun amenitas.     

Kunjungan wisatawan ke Bengkulu mengalami trend meningkat. Tahun 2016 jumlah kunjungan wisman ke Bengkulu sebanyak 848 wisatawan dan wisnus mencapai 491.993 wisatawan. Sebanyak 14 event dalam CoE Pariwisata Bengkulu 2018 yakni; Bencoolen Tabut Festival (11-21 September); Festival Bumi Rafflesia (Juli); Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu (November), Mountain Valley (3-9 September 2018), Arung Jeram Sungai Manna (Agustus), Rally Rakit Tradisional (Juli 2018), Pesona Budaya Bumi Ratu Samban (Maret 2018), Enggano Fiesta (Juni 2018), Festival Bukit Barisan (September 2018), Rejang Lebong Trial Adventure ( Maret 2018), Festival Band se- Sumatera ( Juni 2018), Festival Truly Rafflesia (Juli), Bukit Kandis Cross Country Festival (Oktober), dan Karnaval Batik Besurek. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Tour Package

Asa Besar Menggelar Indonesia Travel Mart

Wisatawan asing di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Upaya menggelar Indonesia Travel Mart sepertinya bukan lagi sekadar mimpi sebab pemerintah dan ASITA akan merealisasikan hal tersebut sebab selaras dengan usaha pemerintah

Slideshow

Kadin Apresiasi FPMDI

Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (Ist) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menyatakan akan menyiapkan sinergitas dengan Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) menyusul hasil musyawarah dan mufakat Forum yang

Heritage

Wisatawan Asia Suka ke Samosir

Dari kiri ke kanan: Kadispar Samosir Ombang Siboro, Organizer GFNY Indonesia Samosir Axel Moeller, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Wakil Bupati Juang Sinaga dan Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat (Ist) Potensi

Culture

Pariwisata Indonesia Semakin Percaya Diri

Malam Penghargaan Anugerah Pesona Indonesia 2016 (Ist) Tanpa terasa kegiatan Anugerah Pesona Indonesia 2016 (API 2016) telah sampai akhir penyelenggaraannya. Selama perjalanan penyelenggaraan kegiatan Anugerah Pesona Indonesia ternyata mendapat sambutan sangat baik

Slideshow

Wisata Bahari yang Bertanggung Jawab di Indonesia

Coral Triangle (Ist) Wisata bahari saat ini disebut sebagai salah satu industri terbesar di dunia sehingga menjadi sektor ekonomi yang berkembang sangat pesat. Indonesia pun dipercaya sebagai tuan rumah Coral Triangle

World Heritage

Indonesia Berjaya di Negeri Jiran

Dikna Faradiba (Ist) Malam final Miss Tourism International telah berlangsung di Malaysia. Dikna Faradiba, perwakilan dari Indonesia pun berhasil meraih sejumlah penghargaan di ajang ini. Dikna Faradiba, Putri Pariwisata 2015