Berburu Kopi Liong Bulan Ketika Traveling ke Bogor

WhatsApp Image 2017-12-11 at 09.15.33

Kopi Liong Bulan (Ist)

Anton Ristiono, seorang wisatawan Nusantara mengaku menikmati perjalanan wisata kuliner ke Taman Ria Ade Irma Suryani (Taman Topi) di Bogor, Jawa Barat. Menariknya ia yang traveling bersama sang istri mengaku mencari Kopi Liong Bulan yang merupakan bagian dari kopi khas Nusantara.

“Tanggal 9 Desember 2017 saya dan istri dari Depok ke Bogor untuk wisata kuliner di sekitaran Bogor. Jarak tempuh dari Depok ke Bogor dengan sepeda motor hanya sekitar 1 jam,” katanya ketika ditemui patainanews.com di Jakarta, Rabu (13/12/2017).

Ia menjelaskan, tujuan pertama saya menuju ke Taman Topi, dimana Taman Topi itu adalah lokasi permainan untuk anak-anak dan terdapat lokasi kuliner khas Nusantara. “Lokasi pertama kita menuju ke Warung Sunda yang terdapat di lokasi permainan Taman Topi, dimana di warung tersebut menyajikan menu khas indonesia tetapi harus mencoba ikan gorengnya yang maknyus,” paparnya.

Di areal Taman Topi, lanjutnya wisatawan dapat memanjakan buah hati untuk bermain wahana permainan untuk anak-anak yang pastinya dengan harga terjangkau dan aman. “Setelah bersantai dan melepas penat di lokasi tersebut, lanjutlah kita ke lokasi kuliner berikut, yaitu Soto Kuning yang terdapat di sepanjang Jalan Surya Kencana, untuk sotonya sendiri di sepanjang jalan tersebut banyak sekali yang berjualan dan menurut saya untuk rasa tergantung dari selera masing-masing dan harga yang relatif sama, kami hanya membungkus soto tersebut untuk dibawa pulang karena cuaca sekitar yang tidak mendukung sebab mau turun hujan,” paparnya.

Di dalam perjalanan pulang Anton mengaku menyempatkan diri untuk mencari kopi yang lagi hits di berita yang berasal dari Bogor, yaitu Kopi Liong Bulan, kopi asli asal Bogor, kopi yang sempat menjadi berita besar karena kabarnya bangkrut itu namun ternyata tidak ada tanda-tanda akan menutup usahanya tersebut.

“Saya menyempatkan mencari Kopi Liong Bulan dan mencoba mencari di Pasar Kebon Kembang yang ternyata masih banyak di Pasar tersebut, dengan harga satu bungkus besar yang terdiri 30 bungkus kecil dengan harga sangat murah berkisar Rp15 hingga 18 ribu. (Gabriel Bobby}



About author



You might also like

Destinations

Budaya yang Tarik Minat Wisatawan ke Yogya

Yogyakarta selama ini dikenal sebagai destinasi favorit bagi wisatawan, termasuk turis asing.  Kekuatan Yogyakarta itu justru pada kebudayaannya yang tidak hanya terbatas pada karya keseniannya tapi juga karya bangunan cagar

Hotel

Soppeng Promosi Pariwisata di Makassar

Kalong terbang di langit biru Soppeng (Ist) Video promosi BPPD.Soppeng untuk tayangan videotron di Mal Panakukkang, mal terbesar di Makassar, Sulawesi Selatan dan simpang Bandara Hasanuddin mulai tayang serentak Rabu,

Heritage

Suara 1.000 Angklung Mengetuk Pintu Pasar Wisman Jepang

Menteri Pariwisata Arief Yahya saat membuka pagelaran Indonesia Week Osaka 2016 di Umeda Sky Building, Osaka, Jepang (Ist) Pasar pariwisata di kawasan Asia Pasifik memang menjanjikan bagi pariwisata Indonesi sebab

World Heritage

Ketika Arief Yahya Melambungkan Pariwisata Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Tidak ada kata terlambat bagi seorang Arief Yahya. Sejak 2014 lalu dirinya dipercaya Presiden Jokowi menjadi Menteri Pariwisata dalam Kabinet Kerja dan Arief Yahya pun langsung

Slideshow

Amalia Jewelry Disukai Orang Asing

Produk Amalia Jewelry Amalia Jewelry ternyata diminati orang asing ketika ikut pameran di Indonesia Fashion Week (IFW) 2018.  Hal tersebut dikatakan Asih, pemilik Amalia Jewelry ketika ditemui di IFW 2018

Cuisine

174 Negara Bebas Visa

Kunjungan wisatawan asing ke Bali diperkirakan semakin meningkat setelah pemerintah membebaskan visa kunjungan ke berbagai negara (www.ninaflynnphotography.com) Pemerintah memberlakukan kebijakan bebas visa kunjungan terhadap 84 negara di dunia mulai pekan