Bersama Ridwan Kamil, Batik Fractal Dukung Perjuangan Angklung ke Eropa

jokowi di batik fractal

Presiden Jokowi ketika mengunjungi booth Batik Fractal di Bandung (Ist)

Sebuah film drama layar lebar tentang perjalanan grup angklung sekolah yang melakukan misi kebudayaan ke Eropa. Misi tersebut berubah menjadi mission impossible ketika masalah mulai muncul bertubi-tubi.

Di ambang keputusasaan, hanya satu yang tak boleh padam, harapan! Ya, bakal ada film menarik mengenai budaya Indonesia, angklung yang bisa menjadi daya tarik wisatawan mancanegara berkunjung ke Indonesia.

 

Bahkan Walikota Bandung, Jawa Barat Ridwan Kamil pun ikut memberi dukungan. Adapun film ini menginspirasi tanpa menggurui. Dengan plot cerita yang menghibur, penonton diajak untuk larut menikmati perjalanan emosi karakter-karakternya, alunan musik angklung yang indah, sambil mengenal lebih dekat kebudayaan nasional yang membanggakan.

Belum pernah ada film yang mengangkat cerita tentang angklung. Dalam https://kitabisa.com/film40days dijelaskan, lewat film ini dapat membantu mempopulerkan angklung di masyarakat, khususnya generasi muda.

Hal ini sekaligus tantangan bagaimana menyajikannya dengan rasa kekinian. Adapun angklung telah diakui oleh UNESCO sebagai world’s intangible cultural heritage pada 2010 silam.

Film ini diharapkan dapat menjadi media diplomasi budaya Indonesia dan mempromosikan pesan persahabatan antarbangsa.

Daya Tarik Film

Alunan musik angklung yang indah memainkan lagu-lagu daerah, nasional, internasional, bahkan klasik dan opera memberikan pengalaman yang istimewa bagi penonton bioskop sekakan-akan menikmati konser live di Eropa.

Kemeriahan festival-festival dan interaksi budaya setempat, hubungan persahabatan antar dua bangsa. Menampilkan sisi lain dari Eropa yang jarang terekspos, seperti kehidupan tradisional country side orang-orang Perancis yang menjadi host parents grup, keindahan bangunan-bangunan granit era Viktoria yang sudah berusia ratusan tahun di Aberdeen, dan keindahan pegunungan Tatra di Zakopane dengan kultur tradisional pegunungannya.

Tak tanggung-tanggung dukungan datang dari Ridwan Kamil, Walikota Bandung. Ia mengatakan, “Angklung itu sangat Pancasila. Di situlah sebenarnya nilai-nilai terbaik Indonesia hadir. Film 40 Days in Europe harus jadi!”

Pada kesempatan ini Batik Fractal pun turut mendukung film ini. “Keistimewaan Fractal dibandingkan batik lainnya di Indonesia adalah konsep desain batik, yang lahir dari perhitungan rumit algoritma sebuah peranti lunak komputer bernama J-Batik. Teknologi ini melahirkan desain unik dan satu-satunya. Batik Fractal membagi desainnya dalam bentuk scarf, tas, buku note, cover paspor, dan tag koper dimana seluruh produk tersebut memiliki motif batik sisik yang dicap menggunakan pewarna alami indigo dan dikerjakan secara manual oleh para pengrajin di Dago Pojok, Bandung. Miliki semuanya hanya di Crowfunding Film 40 Days in Europe!”

Nancy Margried, CEO Batik Fractal dalam media sosial, facebook menulis, “This project is very close to my heart. Film ini diangkat dari sebuah buku yg ditulis Kang Maulana Syuhada yang secara kebetulan saya kenal di Jerman belasan tahun lalu, tepat pada waktu kejadian cerita 40 Days in Europe ini terjadi. Tanpa sengaja lagi kami ketemu lagi di Bandung dan sekarang Batik Fractal ikut mendukung penggalangan dana pembuatan film yang didasari kisah nyata ini. Kami bangga bisa ikut mempersembahkan produk-produk Batik Fractal untuk kalian yang menyumbang dana untuk film ini. Yuk!” (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Culture

Mengembangkan Destinasi Wisata Bahari Pantai Angsana, Mensejahterakan Masyarakat Desa Angsana

Wisatawan bisa snorkeling di Karang Anjir di kawasan Pantai Angsana untuk melihat terumbu karang dan biota laut lainnya (Ist) Destinasi wisata bahari Pantai Angsana di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan rupanya

Nature

Pemerintah Serius Garap Turis Australia

Logo Woderful Indonesia (Ist) Indonesia turut serta dalam pameran Routes Asia 2018 yang digelar di Kota Brisbane, Australia sebagai upaya mempromosikan Wonderful Indonesia sekaligus menambah seat capacity dan memperluas rute

Tourism

1 Tahun patainanews.com Hadirkan Informasi Pariwisata dan Investasi

Tepat satu tahun lalu, sejak 9 Mei 2015 patainanews.com hadir dalam industri media massa Indonesia, khususnya media online yang berkaitan dengan pariwisata nasional. Sebagai bagian PATA Indonesia Chapter, patainanews.com ikut

SightSeeing

Libur Ke Bali Saja, Tidak Perlu Ke Luar Negeri

Bali diakui wisatawan mancanegara (www.ninaflynnphotography.com) Pariwisata Indonesia semakin dikenal di mancanegara. Tak hanya Raja Ampat dan Pulau Komodo yang kian populer di dunia, Pulau Dewata yang menjadi destinasi andalan negeri

World Heritage

Ketika Dunia Melihat GMT 2016 di Palembang

Turis asing (kanan) tampak senang berpose bersama dengan masyarakat yang menonton gerhana matahari total (GMT) 2016 pada 9 Maret 2016 di Jembatan Ampera, Palembang Nama Indonesia melambung di pentas internasional