BIJB Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jawa Barat

madrim

Madrim Kusumah Andhini (Ist)

Keberadaan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang direncanakan beroperasi mulai 2017 mendatang dinilai akan memberikan dampak positif terhadap warga Jabar lantaran wisatawan asing berkunjung ke wilayah Jawa Barat sehingga perekonomian masyarakat akan bertumbuh.

Demikian disampaikan Madrim Kusumah Andhini, CEO Kopi Luwak Ratu ketika dihubungi patainanews.com belum lama ini. Menurutnya, masyarakat Jabar perlu menyiapkan diri untuk peningkatan ekonomi selepas BIJB mulai beroperasi pada 2017 mendatang.

“Wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara akan banyak yang datang melalui BIJB,” ucap perempuan berparas cantik ini. Madrim yang juga tim konsultan PT TMJ ini menuturkan bahwa warga Jawa Barat juga harus menyiapkan diri untuk menerima kehadiran budaya baru sambil menjaga kearifan lokal tidak tergerus.

Madrim yang juga Brand Ambassador of Wallonia-Belgia ini menjelaskan, perlu adanya edukasi dan sosialisasi untuk mengantisipasi sejumlah hal negatif yang tidak selaras dengan budaya lokal sehingga tidak mengganggu kelestarian potensi wisata dan budaya Jabar yang ada.

2017, Operasional BIJB Dimulai

Peletakan batu pertama BIJB Kertajati di Kabupaten Majalengka ditargetkan bisa dilakukan pada November mendatang setelah pembebasan lahan mencapai 873 Ha yang dianggap telah mencukupi untuk pembangunan bandar udara tahap I.

BIJB Kertajati membutuhkan lahan sekitar 1.800 Ha. Adapun tahapan pencapaiannya, yaitu peletakan batu pertama dan penyelesaian kontruksi utama dan fasilitas pendukung selama 2015 hingga 2016 mendatang.

Kemudian peresmian dan digunakan secara optimal direncanakan mulai akhir 2017 mendatang. Dilanjutkan pada 2019 direncanakan mulai kembali pembangunan tahap II.

President Director PT BIJB Virda Dimas Ekaputra menjelaskan bahwa kontraktor sisi udara sudah bekerja saat ini. Ia menuturkan pembangunan sisi darat akan dimulai pada November 2015, sedangkan untuk runway yang sudah terbangun sepanjang 2.500 meter dari total target runway sepanjang 3.500 meter.

“Antisipasi terjadinya crowded lingkungan sekitar bandara juga telah diperhitungkan, maka dari itu kami buat rencana pengembangan Aerotropolis,” urainya saat menjadi narasumber di acara peresmian Forum Bisnis Cirebon (FBC), Rabu (30/9/2015) yang digelar Pacific Asia Travel Association (PATA) Indonesia Chapter.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Forum Bisnis Cirebon (FCB) Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat mengungkapkan, hadirnya BIJB Kertajati di Majalengka akan berdampak besar bagi pertumbuhan ekonomi wilayah Cirebon karena akan menarik banyak investor.

“Jika BIJB Kertajati mulai beroperasi maka bakal terjadi pemerataan pertumbuhan ekonomi di Jawa Barat ke wilayah Timur,” ujarnya. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Destinations

Kontes Body Painting tentang Indonesia

Body painting tentang Indonesia (Ist) Kontes body painting dengan tema Indonesia dan keragaman pulau-pulaunya telah memeriahkan acara pameran estetis dan spa Congrès International Esthetique & Spa 2018 di Paris Porte

Slideshow

‘Tak Ada Lagi Bicara Mayoritas dan Minoritas di Indonesia’

Moeldoko (kemeja putih) (Ist) Indonesia adalah negara pluralis, rumah bersama bagi setiap manusia yang ada di dalamnya. Karenanya jangan lagi ada dikotomi istilah ‘mayoritas’ dan ‘minoritas’ di negeri ini. Penegasan

SightSeeing

Keraton Kasepuhan Cirebon Sambut Bandara Kertajati

Pendaratan perdana pesawat Kepresidenan Republik Indonesia BBJ-2 yang membawa Presiden Jokowi di Bandar Udara Internasional Kertajati, Majalengka, Jawa Barat (Ist) Sultan Sepuh XIV PRA Arief Natadiningrat Keraton Kasepuhan Cirebon menyambut

World Heritage

Inovasi untuk Menarik Wisatawan Lebih Banyak

Turis asing di Indonesia (Ist) President University bekerja sama dengan PATA Indonesia Chapter mengadakan seminar yang bertemakan Smart Destination – Future Tourism yang bertempat di President Lounge, Menara Batavia. Seminar

Festival

Sinergi Menteri Pariwisata dengan Kepala Daerah Bangun 10 Destinasi Pariwisata Prioritas

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kedua dari kanan) menandatangani komitmen dalam bentuk kesepakatan bersama Gubernur dan Menteri Pariwisata untuk 10 destinasi pariwisata prioritas (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya melakukan Rakornas bersama dengan

Indonesiaku

‘Hidden Treasure of Art Deco: Sejarah Gedung Olveh Karya Firma Schoemaker dan Tantangan Revitalisasi’

‘Hidden Treasure of Art Deco: Sejarah Gedung Olveh Karya Firma Schoemaker dan Tantangan Revitalisasi’ (Ist) ‘Hidden Treasure of Art Deco: Sejarah Gedung Olveh Karya Firma Schoemaker dan Tantangan Revitalisasi’ yang