Boleh Kasih Diskon tapi Jangan Sering

astindo di jakarta

Astindo (Ist)

Tak bisa dipungkiri selama ini agen perjalanan yang memberikan diskon besar-besaran tiket pesawat via online. Namun di sisi lain terkesan pelayanan terhadap traveler malah dilupakan. Seiring perkembangan zaman, kecanggihan teknologi mempermudah orang membuka usaha online travel agent (OTA).

Dan, pada era digital ini, OTA milik pelaku usaha lokal maupun luar negeri mulai bermunculan. OTA pun sering memberikan diskon besar untuk tiket pesawat agar menarik banyak konsumen dan menjadi pesaing berat bagi penjual tiket offline, termasuk yang terdaftar menjadi anggota Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Pesawat (Astindo).

Padahal, sudah ada aturan untuk tidak memberikan diskon terlalu besar dengan tujuan menguasai atau merebut pasar. Pendistribusian dan penjualan tiket penerbangan secara online pun masih akan terus berkembang meski dianggap belum punya peraturan yang jelas dari pemerintah.

“Belum ada peraturan jelas untuk Online Travel Agent. Pajaknya kalau mereka banting harga. Kalau tidak salah, ada suatu peraturan tidak boleh membanting harga untuk menguasai pasar,” kata Elly Hutabarat, Ketua DPN Astindo dalam acara Musyawarah Anggota Astindo Provinsi DKI Jakarta di Hotel Millenium, Jakarta, Kamis (5/11/2015).

Kalau sedang tidak diskon besar, OTA juga terkadang tetap memberi diskon meskipun hanya beberapa persen. Menurutnya, diskon yang tidak signifikan sebaiknya juga jangan terlalu sering diberikan karena belum tentu berpengaruh untuk traveler ketimbang sering memberi diskon tiket yang tidak seberapa, misalnya Rp30 ribu, lebih baik keuntungan yang sudah ada digunakan untuk memperbaiki pelayanan.

“Kita sedang mengimbau kepada travel agent, jangan sampai gulung tikar karena terlalu banyak memberi diskon. Kadang juga tidak terlalu dinikmati oleh penumpang. Lebih baik memperbaiki service. Sudah saatnya kita melakukan smarter business,” jelasnya.

Lalu bagaimana jika ingin memberikan diskon untuk membuat traveler senang? Elly mengatakan diskon boleh saja diberikan, asal besarnya wajar. “Boleh saja memberikan diskon. Tapi jangan di bawah harga pasar untuk merebut pasar,” imbuh Elly. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

4 Desember, FPMDI Siap Gelar Syukuran

Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) (Ist) Setelah resmi dideklarasikan dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak, Forum Pimpinan Media Digital Indonesia (FPMDI) merencanakan mengadakan tumpengan sebagai bentuk ucapan syukur keberadaan

Hotel

Ini Itinerary ke Pantai Angsana

Biota laut yang bisa dilihat di Karang Anjir (Ist) Esok hari, tepatnya 17 Agustus 2016 bangsa Indonesia akan memeringati HUT RI ke-71. Dan, seperti biasa setiap tahun 17 Agustus menjadi

Nature

Menjual Destinasi Maumere

Capa Resort Maumere (Ist) Manajemen PT Petrada Widya Radahasa sebagai holding company dari Capa Resort Maumere, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengajak pengusaha tour dan travel agent untuk ikut memperkenalkan

Tour Package

Ketika Kimono Menyatu dengan Batik

GKBRAA Paku Alam X, Konjen RI di Osaka Mirza Nurhidayat dan Presdir Hankyu Osaka membuka acara Pameran Batik-Kimono di Hankyu Dept Store Osaka  pada 27 Juni 2018 (Ist) Dalam rangka

All About Indonesia

Wonderful Indonesia Membanggakan di ITB Berlin 2016

Logo country branding Wonderful Indonesia (Ist) Tampilan booth Phinisi Wonderful Indonesia di Internationale Tourismus Borse (ITB) Berlin 2016 ini agak beda. Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, Paviliun Indonesia Hall 26A No

Heritage

OJK Tertarik Kembangkan Wisata Bahari Bengkalis

Penandatanganan  nota kesepahaman tersebut dilakukan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya (kanan) dan Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad di Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor Kementerian Pariwisata, Selasa (19/4/2016) (Ist)