BPPD Soppeng Kembangkan Destinasi Wisata Unggulan di Sulsel

WhatsApp Image 2017-11-15 at 11.23.06

Kepala BPPD Soppeng Farouk Adam (kedua dari kanan) bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist)

BPPD Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan (Sulsel) mendapat kesempatan menghadiri Rakernas ASITA II sebagai ‘peninjau’ atas undangan DPP.ASITA/DPD.ASITA pada 10 hingga 12 November lalu yang dibuka Menteri Pariwisata Arief Yahya di Surabaya, Jawa Timur.

Siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini menulis, banyak hal yg dijadikan sebagai topik pembahasan mengenai potensi maupun kendala pariwisata nasional yang kini merupakan sektor penghasil devisa ke-2 terbesar.

Menteri Pariwisata dalam pengarahannya menggaris bawahi kendala-kendala yang pasti akan dihadapi dalam rangka pengembangan pariwisata dari satu DTW kedepan. Ia mengatakan, ada dua hal yang penting yaitu ‘regulasi’ yang sejalan dengn kondisi global dan pemanfaatan teknologi digital khususnya dalam promosi dan pemasaran (tourism digital marketing).

Disamping dua hal tersebut, Menpar Arief juga menekankan agar pemerintah memberi kemudahan bagi wisatawan untuk berkunjung dan memberi kemudahan kepada investor untuk menanamkan modal dalam industri kepariwisataan.

Dalam rapat Komisi Dewan Pengurus DPP.ASITA, salah satu program yang diprioritaskan Komisi C Bidang Promosi & Pemasaran Wisata adalah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota dalam promosi dan pemasaran terpadu dan memilih satu DTW untuk dipromosikan sebagai destinasi unggulan selain DTW yang telah dikenal oleh pasar dan diharapkan DTW yang dipilih akan tampil sebagai rising star di daerah masing-masing.

Hal ini sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Soppeng dengan memberikan dukungan sepenuhnya kepada BPPD Kab Soppeng dalam melaksanakan fungsinya mempromosikan Soppeng sebagai destinasi unggulan di Sulsel. Yang juga menarik perhatian dalam pembukaan kongres adalah A Puspita Sari A Singke (A Cece) dari Soppeng dipercaya mewakili DPD.Asita Sulsel dalam Fashion Contest Pakaian Adat yang diikuti oleh 34 DPD se-Indonesia dan berhasil keluar sebagai Juara 3. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

SightSeeing

Melestarikan Kuliner Indonesia

Peluncuran Buku ‘Flavors of Indonesia, William Wongso Culinary Wonders’ di Jakarta, Rabu (14/4/2016) (Ist) Pakar kuliner Indonesia William Wongso bangga akan kearifan lokal yang ada di negeri ini sehingga memperkaya khazanah

Investments

NTB Kian Dilirik Investor

LA Hadi Faishal (Ist) Pariwisata semakin menjadi primadona di Nusa Tenggara Barat (NTB). Investor pun semakin tertarik untuk membangun hotel di Lombok. “Ini di luar dugaan saya. Begitu gencarnya investor

Cuisine

Melalui Tour de Jakarta 2016, Polygon Dukung Pengembangan Sport Tourism

Tour de Jakarta 2016 (Ist) Tidak bisa dipungkiri, pariwisata sampai saat ini masih menjadi industri yang bisa menggerakkan ekonomi dengan cepat dan efisien. Berbagai varian pariwisata yang terus dikembangkan menjadikan

Destinations

Sinergi Kemenpar, AP I, AP II, AirNav Indonesia Tingkatkan Kunjungan Wisatawan

Foto bersama (Ist) Kementerian Pariwisata bersama PT Angkasa Pura I, PT Angkasa Pura II dan AirNav Indonesia menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia serta

World Heritage

Solo Great Sale Kaya Pagelaran Budaya

Falentina Cotton, Ketua Ikatan Koko Cici Jakarta (kedua dari kiri) berpose bersama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam Launching Solo Great Sale 2016 di Jakarta, Selasa

Airlines

Arief Yahya Sarankan Aceh Ikuti Standar GMTI

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Untuk mewujudkan mimpi Aceh menjadi destinasi wisata halal kelas dunia, maka Aceh harus mengikuti standar internasional. “Jika ingin menjadi pemain dunia, gunakan standar global,” saran