Budaya Warisan Negeri Bisa Datangkan Wisman

ninik mukul gendang

Rahmat Surdjana dan Halimah Munawir mendampingi Dewi Motik Pramono

Keberadaan Kampung Budaya dan Ramah Anak di Desa Kuta Megamendung, Kabuputen Bogor tenyata disambut positif lantaran juga berupaya melestarikan budaya warisan negeri ini, termasuk budaya lokal, yakni budaya Sunda.

Bahkan, tak menutup kemungkinan kelak suatu hari nanti akan ada seniman yang lahir dari Kampung Budaya dan Ramah Anak sehingga bisa membuat budaya lokal semakin dikenal.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Bogor Rahmat Surdjana kepada wartawan di Desa Kuta Megamendung, Bogor pekan lalu.

Dan, budaya Sunda yang semakin dikenal juga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, termasuk turis asing untuk berkunjung ke destinasi yang ada di kawasan Kabupaten Bogor.

Tak hanya itu, kuliner khas Sunda, khususnya kuliner asli Bogor juga bisa dinikmati wisatawan, termasuk turis asing. Sebelumnya Rahmat menuturkan bahwa Kabupaten Bogor tengah giat mendatangkan wisatawan mancanegara (wisman) ke wilayah Kabupaten Bogor, termasuk dari Eropa karena selama ini kebanyakan wisman yang datang masih dari Asia saja.

Mempertahankan Budaya Negeri  

Adapun budaya asli negeri ini sepertinya mulai memudar. Dan, generasi muda pada masa kini sepertinya mulai tidak menyukai budaya lokal. Namun, ternyata masih ada asa lantaran tetap ada anak muda yang menyukai budaya milik negeri ini, termasuk budaya Sunda.

“Kami ingin memperkenalkan kegiatan yang ada di Kampung Budaya dan Ramah Anak, seperti seni tari, pencak silat, angklung, gending, musikalisasi puisi, calung, cerita rakyat, dan handy craft,” kata Ketua Yayasan Aksi Halimah Munawir di Desa Kute Megamendung belum lama ini.

Halimah menambahkan, kegiatan itu dalam rangka membangun kreativitas anak dan karena tugas pengembangan anak ada di pundak semua pihak, maka perlu peran pemerintah dan swasta dalam mewujudkannya.

Ketua Panitia Liza Thaher menuturkan bahwa kampung budaya dan ramah anak menggandeng relawan dari mahasiswa dan mahasiswi untuk mengajarkan cerita rakyat.

“Cerita rakyat ini penting untuk digalakkan kembali dan kami mengajarkannya dengan bahasa Sunda, Indonesia, dan Inggris. Cerita rakyat yang kami ajarkan sendiri, seperti Telaga Warna, Telaga Sarangan, Ciung Wanara, Roro Jonggrang, Sri Tanjung, dan lainnya,” urainya.

Pada kesempatan itu hadir tokoh perempuan nasional Dewi Motik Pramono, dan Ninik Irawan, Direktur PT Murni Wisata Mandiri. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Cuisine

Memadukan Halal Lifestyle dengan Wisata Halal

Wisatawan asing menyatu dengan warga setempat di Gili Trawangan, Lombok (Ist) Pemerintah tengah gencar mengembangkan dan mempromosikan wisata halal supaya semakin banyak turis asing, khususnya wisatawan asal kawasan Timur Tengah

Culture

Perkembangan Pariwisata di Banyuwangi Membanggakan

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (kemeja putih) dan Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist) Pengembangan pariwisata di Banyuwangi terus berkembang dan menunjukkan hasil yang membanggakan. Tiga unsur utama pariwisata, yaitu atraksi,

Hotel

Hotel Horison NJ Semarang Buka Puasa Bersama Anak Jalanan

Berita Foto: Kolaborasi GSP dan Hotel Horison NJ Semarang buka puasa bersama on the street di Taman Srigunting Kota Lama, Semarang bersama kaum dhuafa dan anak jalanan, Sabtu (3/6/2017) (Ist)

Tourism

Wisata Museum Potensi Datangkan Wisatawan Mancanegara ke RI

Museum Perjuangan Yogyakarta (Ist) Potensi wisata di destinasi Indonesia beragam. Rupanya tak hanya keindahan alam dan pesona budaya yang bisa menjadi daya tarik bagi turis asing datang ke negeri ini,

Culture

Menteri Pariwisata Janji Promosikan Pariwisata Banten

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya berjanji akan mempromosikan tiga agenda pariwisata unggulan di Banten secara nasional dan dunia. Hal tersebut diungkapkan Menteri Pariwisata saat membuka

World Heritage

10 Bali Baru di Mata Kenova

Kenova Arundhati optimistis 10 Bali baru akan meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia (Ist) Indonesia memang sudah lama dikenal kaya akan beragam destinasi wisata yang tersebar mulai kawasan timur negeri