Budi Daya Salak Tanjung, CSR BWJ untuk Masyarakat Desa Tanjung Jaya

Picture4 TL

Di Tanjung Lesung, wisatawan juga bisa menikmati wisata bahari, seperti diving (Ist)

Sebagai salah satu bentuk komitmen untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat desa di sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) pariwisata Tanjung Lesung, maka PT Banten West Java TD, selaku pengembang KEK Tanjung Lesung juga memberikan berbagai macam program dan fasilitas pengembangan kesejahteraan warga desa.

Salah satu bentuk dari program ini adalah pengembangan budi daya Salak Tanjung Lesung kepada warga masyarakat  agar dapat berkembang luas hingga menjadi sentra agro industri Salak.

Salak Tanjung Lesung, yang dulu dikenal dengan nama Salak Birus (birus artinya manis, dalam bahasa setempat) merupakan hasil persilangan Salak Lokal (Salacca zalacca) dan Salak Pondoh (Salacca edulis) yang dibawa pada 2002 silam sebanyak 1500 bibit dari Sleman,Yogyakarta.

“Persilangan ini menghasilkan varietas yang bentuknya kecil-kecil, kering, renyah dan lebih manis sampai tingkat kemanisan 160 bricks (hampir sama dengan gula pasir),” ujar Eka Budianta, penggiat Kebun Organik Senior Living D’Kahyangan Cikarang dalam Trubus edisi Desember 2015.

Pada Selasa 3 Mei 2016, PT Banten West Java TD memberikan penyuluhan dan pelatihan mengenai budi daya Salak Tanjung Lesung ini sebagai bagian dari program Corporate Social Responsible atau CSR.

Sosialisasi ini bertujuan memperkaya pengetahuan warga desa mengenai agrowisata serta berbagai macam hasil olahan Salak yang memiliki daya ekonomi tinggi.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari Kunto Wijoyo selaku Direktur Operasional Kawasan Tanjung Lesung. “Program CSR ini diharapkan dapat sustainable agar 5 tahun kedepan industri agro Salak Tanjung lesung sudah semakin berkembang di desa Tanjung Jaya sejalan dengan telah beroperasinya jalan tol Kragilan – Panimbang,” ujarnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (23/5/2016).

Selain itu, menurut Kunto Wijoyo dalam program ini warga desa Cikadu mendapat edukasi mengenai cara mengelola agrobisnis, peluang mengembangkan usaha mereka baik didalam maupun luar negeri, serta mengolah salak menjadi berbagai macam produk seperti keripik, manisan, kopi, sirop, dodol dan lainnya.

Program ini dihadiri oleh berbagai pihak yaitu, Kepala Desa Tanjung Jaya beserta pejabat Desa, para Kepala Dusun, 15 Kelompok Tani, Gapoktan, Karang Taruna, LPMD Desa Tanjung Jaya, BPD Desa Tanjung Jaya, Guru beserta para Siswa SMP Darma Cahaya Purnama, Guru beserta para Siswa SMP N04 Panimbang, Guru beserta para Siswa MTs As Syifa Cikadu, Guru beserta para Siswa  SMK Krida Taruna Cikadu, Guru beserta para Siswa  SMK Karya Wisata Cikadu. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

Moto GP 2018 di Palembang Targetkan 150 Ribu Wisman

Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin (kedua dari kanan) (Ist) Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin memasang target penyelenggaraan Moto GP 2018 Palembang pada Oktober 2018 mendatang bisa mendatangkan 150 ribu wisatawan

Hotel

2017, Turis Tiongkok Rajin ke Indonesia

Ilustrasi turis Tiongkok ke Indonesia (Ist) Kunjungan wisatawan asal Tiongkok ke Indonesia dalam tren positif dengan terus naik sepanjang tahun ini sehingga diprediksi tahun 2017 mendatang turis dari Negeri Tirai

Festival

15 Hari Menjelang PATA Travel Mart 2016

Segera ikut PATA Travel Mart 2016 di ICE (Ist) Tak terasa 15 hari lagi menjelang penyelenggaraan PATA Travel Mart 2016 di venue Indonesia Convention Exhibition (ICE) di BSD City, Banten

World Heritage

Mengembangkan Destinasi Wisata Bahari Pantai Angsana, Mensejahterakan Masyarakat Desa Angsana

Wisatawan bisa snorkeling di Karang Anjir di kawasan Pantai Angsana untuk melihat terumbu karang dan biota laut lainnya (Ist) Destinasi wisata bahari Pantai Angsana di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan rupanya

Travel Operator

Gairah Wonderful Indonesia di Perancis

Wonderful Indonesia (Ist) Promosi pariwisata Indonesia di Eropa, khususnya di Perancis semakin gencar. Mulai dari 20 hingga 23 September 2016 , Indonesia akan hadir di pameran pariwisata B2B terbesar di

Culture

Bandara Sibisa akan Melengkapi Bandara Silangit

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Semampang berada di kawasan Danau Toba dan Menteri Pariwisata Arief Yahya meninjau Bandara Sibisa, di Ajibata, Toba Samosir. Bandara kecil yang panjang landasannya baru 750