Bukit Siguntang Mahameru, Wisata Sejarah di Palembang

di bukit siguntang

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel Irene Camelyn Sinaga (kiri) didampingi President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kanan) di Bukit Siguntang Mahameru (Ist)

Berkunjung ke Bukit Siguntang Mahameru di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel) akan membuat wisatawan semakin mengetahui sejarah dan budaya Sumsel secara keseluruhan.

Bukit Siguntang menjadi bahasan yang menarik ketika mengulas tentang sejarah Kerajaan Sriwijaya yang berjaya pada kurun abad ke-6 hingga 13 Masehi.

patainanews.com yang belum lama ini mengunjungi Bukit Siguntang Mahameru disambut dua papan informasi yang masing-masing memuat tentang peta berbagai situs di Bukit Siguntang dan keterangan singkat mengenai bukit yang diibaratkan sebagai potongan Gunung Mahameru dalam kepercayaan Hindu dan Buddha yang dianggap suci karena menjadi habitat cikal bakal orang-orang Melayu.

Bukit Siguntang merupakan kompleks pemakaman raja-raja Melayu. Terdapat tujuh makam di bukit ini, yaitu makam Raja Sigentar Alam, Pangeran Raja Batu Api, Putri Kembang Dadar, Putri Rambut Selako, Panglima Tuan Junjungan, Panglima Bagus Kuning, dan Panglima Bagus Karang

Menapaki anak tangga yang rapi hingga ke puncak akan menemukan situs utama obyek wisata ini, kompleks pemakaman yang dari sana akan tercium bau khas kemenyan, mawar, dan pandan.

Agak mistis jadinya kalau udah begitu. Namun, juga ada bangunan-bangunan khas Buddhisme yang tampaknya menceritakan tentang sejarah bahwa Bukit Siguntang merupakan tempat belajar tentang agama Buddha sebelum ke India.

Di daerah Bukit Siguntang juga ditemukan fragmen arca Bodhisattwa. Kepala arca ini digambarkan dengan rambut yang tersisir rapi dengan ikatan seutas pita yang berhiaskan kuntum bunga.

Sebagaimana arca Buddha besar yang telah ditemukan, bagian badan arca ini ditemukan ditempat terpisah. Selain arca-arca tersebut, di Bukit Siguntang ditemukan juga runtuhan stupa dari bahan batu pasir dan bata, fragmen prasasti dan arca Bodhisatwa batu,  arca Kuwera, dan temuan terbaru adalah Budha dalam sikap duduk lengkap dengan prabha dan paying.

Arca ini menggambarkan tokoh Wairocana. Di Bukit Siguntang ada temuan yang menarik yaitu fragmen prasasti batu yang ditulis dalam aksara Pallawa dan bahasa Melayu Kuno.

Prasasti yang terdiri dari 21 baris ini menceritakan tentang hebatnya sebuah peperangan yang mengakibatkan banyaknya darah yang tumpah, disamping menyebutkan juga kutukan bagi mereka yang berbuat kesalahan. (Gabriel Bobby)

 

About author



You might also like

Nature

patainanews.com Mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional 2016

Hari Pers Nasional (HPN) 2016 (Ist) Manajemen, redaksi, dan staf patainanews.com mengucapkan Selamat Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Nusa Tenggara Barat (NTB). Adapun Presiden Jokowi dijadwalkan akan menghadiri puncak

Destinations

Wonderful Indonesia Giliran Hebohkan Perth dengan Kuliner

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Setelah Melbourne dan Sydney, kota ketiga yang menjadi sasaran promosi Wonderful Indonesia adalah Perth, ibu kota Negara Bagian Australia Barat. Kali ini bukan mengundang Tompi

SightSeeing

Mempertahankan Wastra Tradisional yang Diminati Wisatawan Mancanegara

Ella V Brizadly (Ist) Kain tradisional asal negeri ini, batik memang semakin diminati masyarakat dunia. Namun, tak hanya batik yang merupakan wastra kebanggaan Indonesia lantaran masih ada lainnya, seperti tenun,

Tour Package

Kereta Wisata Siap Layani Libur Akhir Tahun

Tampak dalam kereta wisata kelas Priority (Ist) Manajemen PT Kereta Api Pariwisata menyatakan telah siap melayani masyarakat Indonesia yang ingin melakukan perjalanan menggunakan jasa layanan kereta wisata ke sejumlah destinasi

Hotel

Sulut Serius Tingkatkan Kunjungan Wisman

Gubernur Sulut Olly Dondokambey (kiri) dan Menteri Perhubungan Budi Karya (Ist) Sebagai upaya mendongkrak potensi pariwisata Sulawesi Utara, Kementerian Perhubungan bersama pemerintah provinsi Sulawesi Utara berkomitmen mengembangkan infrastrukur transportas,i yaitu di

SightSeeing

Menanti Tumpeng Vegetarian Chef Chitra

Inilah sosok chef yang gemar kuliner Indonesia. Ya, chef berparas cantik ini mengaku dirinya memang menyukai masakan asli Nusantara sehingga ia pun sering membuat menu baru dalam beragam masakan khas