Buku Destinasi Wisata Kampung Langenastran dan Langenarjan

WhatsApp Image 2017-03-12 at 20.10.39

Telah terbit buku ‘Kampung Langenastran dan Langenarjan’ menyusul ditetapkannya Langenastran sebagai Kampung Wisata Budaya Yogyakarta. #Mulailah dari Kampung untuk Mencintai Negara dan Bangsamu (Ist)

Langenastran Yogyakarta sebagai Kampung Wisata Budaya telah resmi dideklarasikan oleh sesepuh dan warga setempat. Kampung atau jalan Langenastran adalah jalan utama menuju Alun-alun Selatan, Yogyakarta yang merupakan pusat wisata kayuh (odong-odong) di Yogyakarta dan menjadi destinasi wisata.

Adapun deklarasi tersebut diharapkan akan memiliki multiplier effect (multi efek) bagi seluruh kampung yang berada di dalam benteng Keraton Yogyakarta untuk memelihara warisan budaya para leluhur kemudian hari, kampung-kampung yang berada di wilayah dalam Keraton Yogyakarta akan menjadi destinasi utama wisata.

Dekalarasi ¬†‘Langenastran sebagai Kampung Wisata Budaya’ Yogyakarta ini dilakukan sekaligus bersamaan dengan peresmian Media Corner (Omah Media), ‘Avocado’, Sabtu (3/9/2016). Menandai pernyataan para sesepuh dan warga ‘Langenastran sebagai Kampung Wisata Budaya’ dilakukan pemotongan tumpeng oleh mantan Wakasad Letjen TNI (Pur) Kiki Syahnakri dan diberikan kepada salah satu tamu undangan, Mega mahasiswi Universitas Negeri Yogyakarta yang berasal dari Ketapang, Kalimantan Barat.

Dalam pernyataannya sesepuh Kampung Langenastran KRT Radiya Wisroyo Sumartoyo mengatakan bahwa Langenastran adalah jalan dan sekaligus kampung yang strategis dalam membangun pariwisata dan budaya wilayah dalam benteng keraton Yogyakarta.

Hal itu bisa dilihat dari macetnya jalan saat menuju Alun-alun Selatan pada akhir pekan dan hari liburan. Alun-alun Selatan adalah lapangan besar di selatan Keraton Yogyakarta yang saat ini setiap hari digunakan untuk wisata odong-odong (wisata kayuh dalam bentuk mobil-mobilan).

Langenastran sebagai Kampung Wisata Budaya Yogyakarta digagas para pengamat wisata dan budaya, dan tokoh masyarakat kampung Langenastran termasuk di dalamnya Suharyanto, Y Sri Susilo, RM Hermunanto, Harsya Aryo Samudro, Much Dwi Pramono, AM Putut Prabantoro Kamashakti Wondo Amiseno, KRT Radiya Wisroyo Sumartoyo, Febrian Wisnu Adi, Noor Harsya Aryosamodro, dan Rianto Hernadi. (Gabriel Bobby/berbagai sumber)

About author



You might also like

Nature

Mempertahankan Arsitektur Nusantara Daya Tarik Wisman ke Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya memberikan penghargaan kepada para pemenang Sayembara Desain Rumah Wisata (Homestay) Nusantara 2016 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, kantor

Slideshow

GSP Bukber di Hotel Horison NJ Semarang

Suasana Bukber GSP di Hotel Horison NJ Semaang (Ist) Dalam Ramadan 1438 H, Gerakan Semarang Peduli (GSP) mengadakan acara buka bersama yang bertempat di Point 8 Horison NJ Semarang pada

Slideshow

Novela Permata Sari, Gadis Pontianak Membanggakan Raih Banyak Penghargaan

Novela Permata Sari (Ist) Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi menggelar ajang Pemilihan Mahasiswa Berprestasi tahun 2018. Saat ini, telah terpilih 17 finalis dari 142 mahasiwa program sarjana yang mendaftar.

Cuisine

Roadshow Pariwisata Indonesia di Perancis

Promosi pariwisata Indonesia di Perancis (Ist) Promosi Indonesia di Perancis tidak berhenti dan bahkan semakin gencar. Untuk meningkatkan wisatawan Perancis ke Indonesia di tahun ini, VITO akan menyelenggarakan Roadshow keempat

Tour Package

PATA Dukung Program MPD di Indonesia

Deputi Bidang Pemasaran II Kementerian Pariwisata Nia Niscaya (kiri) (Ist) Indonesia memimpin Sidang Gabungan Komisi Regional United Nations The World Tourism Organization (UNWTO) Wilayah Asia Timur dan Pasifik (Astimpas) dan

Heritage

Tiga Negara Potensial PATA Travel Mart 2016 di ICE

President/CEO PAT Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo (kiri) berpose bersama dengan Head of Sales and Marketing ICE Siti Karmila (tengah) dan President Director Deutshe Messe Venue Operations Aage Hansen (Ist) Tiga negara