Caffeinesia Campaign, Nikmatnya Kopi Nusantara

ftcaffeinesia

Caffeinesia Campaign (Ist)

Orang Indonesia selama ini dikenal memiliki kebiasaan minum kopi yang sudah menjadi budaya yang turun temurun. Dan, budaya ini sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat negeri ini, baik sebagai pelepas dahaga maupun sekadar sebagai pelengkap untuk mengobrol sehingga bagaimana rasa dan aroma secangkir kopi mampu mencairkan suasana dan membuat komunikasi berjalan lebih lancar.

Ya, Indonesia memiliki beragam jenis biji kopi yang kenikmatannya sudah terkenal sampai mendunia. Salah satunya adalah kopi Luwak, yang merupakan salah satu jenis kopi termahal di dunia dan yang produksinya paling unik, yaitu dipilah dari kotoran luwak. Jenis kopi yang juga diminati masyarakat dunia adalah Kopi Toraja.

Kopi yang dihasilkan di Tanah Toraja ini memiliki aroma yang kaya dan tingkat keasaman yang seimbang sehingga menjadikan kopi Toraja menjadi salah satu jenis kopi terbaik dan termahal di dunia. Namun, banyak masyarakat Indonesia yang tidak mengetahui bahwa Indonesia merupakan negara penghasil kopi terbesar ketiga di dunia.

Namun, tidak sedikit yang lebih memilih kopi impor.

Kampanye Sosial

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang nikmatnya biji kopi asli Indonesia yang tidak kalah dengan biji kopi impor, sekumpulan mahasiswa London School of Public Relations (LSPR) Jakarta yang bekerja sama dengan Tanamera Coffee membuat sebuah kampanye sosial dengan nama ‘Caffeinesia Campaign’.

Kampanye yang berlangsung mulai 10 November 2016 hingga 10 Januari 2017 ini didukung Tanamera Coffee, kedai kopi yang mengukuhkan keberadaan kopi-kopi lokal yang berkualitas internasional. Adapun kampanye ini merupakan bagian dari proyek mata kuliah Creative Public Relation & Publicity. “Kami menyasar para remaja dan dewasa untuk lebih sadar dan mencintai biji kopi lokal yang memiliki rasa dan aroma yang sangat kaya, khas, dan berkarakter untuk setiap daerahnya. Kami juga menggunakan media sosial seperti Instagram dan Youtube sebagai salah satu sarana untuk menyosialisasikan kampanye ini. Dalam akun ini, kami memberikan fakta-fakta unik tentang kopi,” demikian press release yang diterima patainanews.com, Jumat (23/12/2016).

Aby, salah satu barista di Tanamera Coffee mengungkapkan kekagumannya pada kopi Indonesia.  “Biji kopi Indonesia itu menurut saya banyak karakter, kaya kalau dari Solo bisa berasa spicy, dari Sumatera lebih thick body, kalo fruity lebih dapet dari daerah Jawa. Prosesnya juga macam-macam, itu yang bikin karakternya beda-beda juga. Pokoknya kopi Indonesia itu unik deh,” ujarnya.

“Kopi Indonesia itu sangat beragam, kita tahu di setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri. Keberagaman itu yang membuat saya lebih tertarik dengan kopi Indonesia dibanding kopi luar,” ungkap Aksel, salah satu pencinta kopi lokal. “Tim kami berharap, dengan adanya kampanye ini, masyarakat Indonesia akan lebih sadar dengan keunggulan biji kopi lokal yang tidak kalah unggul dan berkualitas dibanding biji kopi impor,” press release menulis. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Culture

Menikmati Udang Selingkuh Sambil Nonton Festival Budaya Lembah Baliem

Ilustrasi Festival Budaya Lembah Baliem (Ist) Pemerintah kabupaten Jayawijaya di Papua berupaya terus mempromosikan potensi pariwisata yang ada dengan memadukan budaya khas dan kearifan lokal. Bupati Jayawijaya John Wempi Wetipo

Festival

MESA Hotel and Resorts Memperkenalkan Emeralda Resort Ninh Binh

Emeralda Resort Ninh Binh (Ist) MESA Hotel and Resorts menawarkan berbagai pilihan pengalaman yang berbeda di masing-masing unitnya dengan keunggulan dalam pelayanan dan setiap harinya menginspirasi para tamu untuk memberikan

Culture

Arief Yahya, Sosok Menteri yang Pekerja Keras

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) bersama General Manager d’Praya Lombok Hotel LA Hadi Faishal (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya dinilai sebagai menteri yang simpatik, ramah dan pekerja keras. Penilaian itu

Tour Package

Tomohon Incar Turis Tiongkok

Launching Tomohon International Flower Festival (TIFF) 2017 (Ist) Sulawesi Utara kini diminati wisatawan Tiongkok. Karenanya Tomohon yang juga ada di Sulawesi Utara akan ikut serta mendukung upaya Sulawesi Utara menjaring turis

World Heritage

Akhir Pekan, Berburu Tiket Murah di Astindo Fair 2017

Suasana press conference Astindo Fair 2017 (Ist) Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) memastikan kembali menggelar pameran wisata bertajuk Astindo Fair 2017. Pameran ini diadakan di Jakarta Convention Center

Festival

Kotabaru Bakal Memikat Wisatawan

Destinasi wisata yang beragam di Kotabaru, Kalimantan Selatan diperkirakan akan menarik minat wisatawan, baik domestik maupun mancanegara. “Tempat yang sangat potensi dan kalau dipasarkan serius akan jadi daya tarik wisata