CC Terbesar di Tanjung Perak Siap Beroperasi

twinlift petikemas di TPS 3

Twinlift petikemas di TPS (Ist)

Container Crane baru PT Terminal Petikemas Surabaya nomor 14 di dermaga internasional, Selasa (4/4/2017) telah resmi memberikan layanan bongkar muat penuh untuk kapal CSCL Santiago berbobot 26.404 GT dan panjang 206m, berbendera Hongkong dengan kapasitas 2.500 TEUs.

Yon Irawan, President Director bersama direksi lainnya mengawasi langsung di dermaga internasional kegiatan bongkar muat dengan CC terbesar di Pelabuhan Tanjung Perak tersebut. “Semoga kegiatan bongkar muat hari ini dapat berlangsung lancar, dan spreader twinlift dapat bekerja sesuai harapan sehingga dapat mempercepat kegiatan bongkar muat petikemas dari dan ke kapal.” ujarnya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Selasa (4/4/2017).

“Hari ini CC nomor 14 sudah mulai dioperasikan, yang dua unit masih proses uji coba dan commissioning. Dalam beberapa hari lagi satu per satu CC yang memiliki jangkauan hingga 16 row tersebut siap melayani kapal-kapal raksasa yang mampir di Pelabuhan Tanjung Perak. Besar harapan kami dapat menambah jumlah arus kapal-kapal internasional dengan rute langsung atau direct call, karena TPS mampu menangani kapal sekelas panamax dan post panamax.” tutup Yon.

Dengan beroperasinya CC baru tersebut, secara otomatis akan menambah kinerja bongkar muat kapal akan lebih cepat. Saat ini, dermaga Internasional TPS dilengkapi dengan 10 CC untuk pelayanan petikemas internasional, dua unit CC masih dalam masa ujicoba. Untuk dermaga domestik, dilengkapi dengan tiga unit CC.

Tiga unit CC di TPS memiliki twin lift spreader sehingga mampu mengangkat petikemas 2 x 20 feet secara bersamaan. “Kami selalu berusaha untuk berinovasi dan memperbaiki kualitas layanan kepada pengguna jasa, diantaranya elektrifikasi semua CC yang ada di TPS agar lebih optimal yang ujung-ujungnya untuk kepuasan pengguna jasa. Target kami pertengahan tahun 2017 semua CC sudah menggunakan motor listrik agar mampu mendukung kinerja bongkar muat petikemas di TPS,” ujar M Solech, Public Relations PT TPS.

“Kini banyak kapal yang memilih langsung atau direct call dari TPS dengan tujuan antara lain Filipina, China, Jepang sudah rutin sandar di TPS. Ini menunjukkan bahwa kalau ekspor barang lewat jalur laut tidak harus melalui Singapore lagi namun bisa langsung dengan harapan biaya logistik turun.” tutur Solech.

Saat ini rata-rata kinerja satu unit CC di TPS adalah 25 box/crane/hour dan 45 box/ship/hour, jika ketiga CC baru dengan twinlift beroperasi maka dapat dikalikan dua kinerja yang selama ini, dan bisa dibayangkan kecepatan bongkar muat petikemas di TPS. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Destinations

Sharing Experience Bisa Menarik Wisatawan Mancanegara Semakin Berkunjung ke Indonesia

Pariwisata Indonesia selama ini menjadi daya tarik wisatawan mancanegara (wisman). Banyak turis asing yang berkunjung ke negeri ini. Bali selama ini masih menjadi tujuan utaman wisatawan asing ke Indonesia. Selama

Destinations

Kesempatan untuk WPC Tampil di Pentas Dunia

Halal Bihalal WPC Back For Good (Ist) Womanpreneuer Community (WPC), komunitas pengusaha perempuan bernasis usaha kecfil dan menengah (UKM) semakin memperlihatkan eksistensinya sekaligus membawa nama Indonesia di kancah internasional. Ya,

Slideshow

Menteri Pariwisata Ajak Promosikan Destinasi Wisata Nusantara Instagramable

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya mengajak wisatawan Nusantara untuk ikut mempromosikan destinasi wisata yang tersebar di Tanah Air yang Instagramable sehingga destinasi wisata tersebut semakin dikenal

Slideshow

Lebih Dekat dengan Tanjung Lesung yang Memikat Hati

Berita Foto: Kini semakin banyak pilihan untuk menikmati pesona wisata, termasuk wisata bahari di Banten. Jangan ragu ke Tanjung Lesung karena Tanjung Lesung yang dikelola manajemen PT Banten West Java

All About Indonesia

‘Wanita Indonesia itu Unik dengan Ragam Budaya’

Buku Magnificent Indonesia (Ist) Peringatan Hari Kartini 21 April 2016 terjadi dalam berbagai bidang, termasuk sektor pariwisata Indonesia. Sosok RA Kartini begitu melekat dalam masyarakat Indonesia. Dan, selama ini rakyat negeri

Slideshow

‘Musuh Bersama Kita, Malaysia’

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengutarakan bahwa dalam sektor pariwisata, negeri jiran, Malaysia menjadi ‘musuh’ bersama negeri ini untuk dikalahkan lantaran potensi wisata Indonesia