Cerita Seru Generasi Milenial Piknik ke Yogyakarta

Ignatius Anton Prasetyo (Ist)

Negeri ini dikenal kaya akan potensi wisata yang beragam. Alam yang indah, budaya khas Nusantara, dan kearifan lokal yang tersebar mulai dari ujung timur Indonesia hingga wilayah barat negeri ini menjadi daya tarik wisatawan untuk traveling ke berbagai destinasi wisata yang ada di Tanah Air,

Seiring perkembangan zaman, kini dengan mudah wisatawan, termasuk generasi milenial untuk piknik ke sejumlah destinasi wisata yang tersebar di Nusantara.

Wisatawan generasi milenial tak perlu repot lagi memesan tiket pesawat terbang atau kereta api melalui travel agent sebab mereka kini dimanjakan pesan melalui online. Bahkan, memesan kamar hotel di destinasi wisata tujuan juga telah bisa dilakukan dengan online.

Ya, tak salah memang generasi milenial memesan rencana perjalanan mereka secara online sebab kini memang sudah era digital.

Anton di Candi Borobudur (Ist)

Berdasarkan pengamatan patainanews.com, generasi milenial menyukai merencanakan perjalanan wisata melalui online.

Ignatius Anton Prasetyo, seorang karyawan di Jakarta, Selasa (13/8/2019) menceritakan pengalamannya ketika traveling ke Yogyakarta. Anton, begitu ia kerap disapa, mengatakan bahwa dirinya pada tahun ini memanfaatkan online travel agent untuk piknik ke Yogyakarta.

Anton mengaku memesan tiket kereta api lewat online travel agent. Adapun itinerary perjalanan dirancang generasi milenial sedemikian rupa tanpa perlu datang ke agen penjualan tiket dan hotel. Bagi generasi milenial memesan melalui online dinilai efektif sebab mereka memanfaatkan gadget mereka untuk memulai petualangan seru baik solo traveling maupun bersama teman-teman dekatnya.

Dan, begitu tiba di destinasi wisata tujuan, generasi milenial pun terlihat aktif untuk mengabadikan momen-momen bagus dan suasana seru ketika piknik dengan gadget-nya.

Ada yang motret kuliner Nusantara menggugah selera yang mereka makan. Tak ketinggalan ada juga yang motret keindahan alam di destinasi wisata tujuan, budaya yang unik yang membuat mereka terkagum-kagum, dan kearifan lokal yang membuat mereka semakin bangga menjadi orang Indonesia.

Selama berlibur di Yogyakarta, Anton tak lupa ke Candi Borobudur. Anton pun tak ketinggalan untuk posting di media sosial ketika dirinya ada di Candi Borobudur. Ya, pastinya semua foto mereka itu di-upload di media sosial mereka, seperti instagram, facebook, twitter, dan juga di-share ke grup WhatsApp yang mereka ikuti sehingga destinasi wisata yang ada di negeri ini semakin dikenal di dunia. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Slideshow

Menanti Jogja Fashion Rendezvous Jadi Event Wajib untuk Wisatawan

Rika Hermalin, desainer asal Semarang, Jawa Tengah menampilkan Rancangan Aline dengan tema ‘Merona’ dalam Jogja Fashion Rendezvous 2017 (Ist) Penyelenggaraan Jogja Fashion Rendezvous (JFR) 2017 usai sudah. Event yang digelar

Festival

Tidar Heritage Foundation Menutup 2017 Gelar Sedekah Bumi

Agung, koordinator THF (kiri) bersama Dalang Karto Wijaya, pimpinan Warisan Pusaka Jaya Group (Ist) Tidar Heritage Foundation (THF) menggelar pertunjukkan wayang kulit Betawi di depan pintu masuk Bekasi Power, Cikarang. Adapun

Destinations

Ayo Ikut Sayembara Desain Rumah Wisata

Sayembara Desain Rumah Wisata (Ist) Ketua Pokja Tim Percepatan 10 Top Destinasi Kementerian Pariwisata Hiramsyah Sambudhy Thaib mengajak para desainer, arsitek, dan ahli gambar bentuk rumah di manapun mereka berada.

Travel Operator

Budaya Daya Tarik Pariwisata Indonesia

Wisatawan di Goa Sunyaragi Cirebon (Ist) Penyelenggaraan Festival Keraton Nusantara (FKN) 2017 di Cirebon, Jawa Barat juga menjadi ajang promosi pariwisata Cirebon melalui budaya khas yang ada di Cirebon. Demikian

Cuisine

Traveling ke JungleLand, Pengalaman tak Terlupakan

Foto bersama ASITA di JungleLand (Ist) JungleLand, theme park yang ada di kawasan Semtul City bisa menjadi pilihan yang pas untuk wisatawan yang menyukai destinasi alam yang jaraknya tidak jauh

Festival

Menanti Hari Libur di Hari Pariwisata Dunia

Johnnie Sugiarto (kedua dari kiri) Chairman Yayasan El John Indonesia Johnnie Sugiarto mengaku bahwa dirinya tengah memperjuangkan peringatan Hari Pariwisata Dunia pada 27 September setiap tahunnya bisa menjadi hari libur