Cesbbi Semakin Eksis ke Malaysia

cessbi

Cessbi (Ist)

Traveling ternyata bisa menciptakan peluang bisnis. Ya, bermula dari suka traveling bersama keluarga keliling berbagai destinasi wisata di Indonesia menimbulkan ide bisnis bagi Ayu Hermanu.

Sosok satu ini jeli melihat peluang bisnis yang ada sehingga dirinya mengaku bersyukur bisa menghasilkan uang dari keindahan negeri ini. Ayu mengaku sejak 2015 silam telah berhasil mencetak ransel anak yang diberi label Cessbi.

“Ide dari menbuat tas ini karena aku suka traveling dan aku punya anak kecil yang tentunya perlu membawa barang keperluan dia,” katanya kepada patainanews.com ketika ditemui disela-sela Inspiring Womanpreneur Competition di Jakarta, Sabtu (25/11/2017). .

Ayu menuturkan, barang-barang anak kecil yang biasanya dibawa selama traveling, seperti baju ganti, handuk kecil, minuman, asic medicine, hats, dan sunglasses. “Masih ditambah snack,” katanya. Nah, lanjutnya, untuk ukuran backpack umur toddler belum banyak sebelumnya di Indonesia.

“Jadi itu yang membuat aku tertarik untuk membuat ransel khusus anak-anak. Kini Cessbi menjadi kids travel style,” ujarnya. Adapun Ayu member di Womanprenuer Community (WPC). Ayu mengungkapkan bahwa tas ransel produksinya sudah diekspor ke negeri jiran, Malaysia.

“Kami masih reguler ke Malaysia,” katanya merendah sebab masih tetap mengutamakan pasar dalam negeri. Ia berharap kedepan ransel anak buatannya bisa semakin banyak diminati pasar dunia, tak hanya sebatas di Malaysia saja. (Gabriel Bobby)



About author



You might also like

World Heritage

Akses Kian Banyak, Jumlah Kunjungan Wisman Melonjak

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya boleh tersenyum. Upaya menjaring wisatawan mancanegara semakin menunjukkan progress positif. Kegetolan Menteri Pariwisata yang mantan Dirut PT Telkom ini dalam

Destinations

Pemerintah Ajak Swiss Bangun Sekolah Pariwisata di Lombok

Wisatawan mancanegara melintas di kawasan Pantai Kuta Lombok  Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli meminta bantuan pemerintah Swiss untuk membangun sekolah pariwisata. “Kami ingin minta tolong kepada pemerintah Swiss untuk

Cuisine

Selat Lembeh, Ikon Baru Wisata Bahari Sulawesi Utara

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kiri) didampingi Rusdi Kirana (batik coklat) hadir pada launching Festival Pesona Selat Lembeh 2016 di Balairung Soesilo Soedarman Kementerian Pariwisata, Jakarta (Ist) Menteri Pariwisata

Hotel

‘PATA Indonesia Chapter dan STP Bandung itu Pentahelix’

President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo dan  Dwiesty Dyah Utami, Sekretaris Program Studi Industri Perjalanan Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung foto bersama dengan mahasiswa STP Bandung Mahasiwa Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung,

Destinations

11 November, Istri Wapres ke Maumere

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Istri Mufidah Jusuf Kalla (Ist) Pemerintah kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur memastikan istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla akan datang ke Maumere

Culture

CRAFINA 2015 ‘From Natural Resources to Creative Products for Lifestyle’

Lindy Ann (tengah) ikut CRAFINA 2015 (Ist) CRAFINA 2015 kembali hadir di tengah lajunya pertumbuhan industri kreatif Indonesia sebagai ajang promosi dan pemasaran produk kreatif kerajinan hasil karya anak negeri.