Chef Degan Promosikan Kuliner Khas Nusantara di Perancis

kuliner Nusantara
Master Chef Degan Septoadji membawa kuliner Indonesia ke Perancis (Ist)
Master Chef Degan Septoadji membawa kuliner Indonesia ke mancanegara. Ini kali ke Paris yang dikenal sebagai pusar gastronomi dunia dalam rangkaian acara ‘Festival Colorful Indonesia’ pada 14 hingga 16 Oktober 2016 mendatang berlokasi di Pavillon Dauphine.
Adapun promosi kuliner ini menampilkan sejumlah hidangan populer Indonesia yang menjadi bagian acara dalam rangka perayaan HUT ke-71 Republik Indonesia.
“Merupakan sebuah kehormatan sekaligus tantangan bagi seorang chef untuk menampilkan kuliner bangsanya di Paris yang terkenal akan haute cuisine atau hidangan tingkat tingginya,” ujar Chef Degan dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (26/9/2016).
“Bagaimana kuliner Indonesia ditampilkan agar mendapatkan sambutan baik dari masyarakat yang amat terlatih seleranya dalam mengapresiasi hidangan gourmet,” paparnya.
Salah satu upaya yang dilakukan dalam promosi kuliner ini adalah memahami ragam hidangan khas Nusantara dan memilih diantaranya yang cocok dan sesuai dengan selera budaya makan Eropa, khususnya Perancis.
Chef Degan menjelaskan, “Masyarakat Eropa umumnya menikmati cita rasa gurih, asam, segar, manis dengan tingkat kepedasan yang wajar agar masih dapat menikmati sensasi aneka rasa lainnya, terutama karena hidangan akan dipadukan dengan wine.” 
Hidangan yang ditampilkan diambil dari beberapa menu favorit di Café Degan Bali, restoran milik Chef Degan, seperti Bebek Bumbu Bali, Iga Kambing Bumbu Ketumbar, Daging Sambal Hijau, Salmon Sayur Lodeh, Sambal Goreng Udang, Rendang, dan Ayam Bumbu Rujak.
“Semakin banyak diantara kita yang bangga dan mempromosikan kekayaan budaya kita, termasuk kuliner Indonesia, semoga makin mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional seperti kuliner asal Asia lainnya,” tutup Chef Degan. 
Festival Colorful Indonesia diinisiasi Duta Besar Republik Indonesia untuk Perancis, Monaco dan Andorra Hotmangaradja Pandjaitan sebagai bentuk komitmen mempromosikan Indonesia dari berbagai aspek budaya, ekonomi dan investasi, yang akan digelar di Pavillon Dauphine di Paris.
Acara promosi terpadu ini merupakan kesempatan bagi pemerintah dan pemerintah provinsi serta pihak swasta di Indonesia untuk mengenalkan potensi daerahnya dan menjalin kerja sama dengan berbagai kalangan di Perancis.
Sementara Dubes Hotmangaradja mengatakan, potensi Indonesia masih sangat besar untuk dijelajah dan dipamerkan pada dunia. Khusus bidang kuliner, makan dan makanan adalah sebuah bahasa universal yang dimengerti seluruh masyarakat dunia.
“Melalui pengenalan kuliner dapat dilakukan soft power diplomacy yang diharapkan semakin memperkuat hubungan diplomatis antar negara dan membuka peluang temasuk niaga maupun kunjungan ke Indonesia kedepannya,” tandasnya. (Gabriel Bobby) 


About author



You might also like

Slideshow

Terminal Petikemas Surabaya Bantu Nelayan Pesisir

Bantuan reefer container (Ist) PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) berupaya membantu meningkatkan taraf hidup nelayan tradisional dan masyarakat pesisir di Pantai Prigi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menghibahkan dua unit reefer container dengan ukuran masing-masing 20 Feet untuk nelayan di Pantai prigi, desa Tasikmadu gedung single cold storage milik Pemkab Trenggalek  Jawa Timur. “Ini adalah salah satu upaya kami agar  hasil produksi nelayan di Pantai Prigi dapat tetap fresh dan memiliki harga jual yang kompetitif di pasaran, dimana ujungnya semoga dapat meningkatkan kesejahteraan di wilayah ini,” kata President Director TPS Dothy disela-sela serah terima hibah dua unit reefer container ke Pemkab Trenggalek. Apalagi, secara demografi ribuan warga Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan tradisional dan selama ini pengawetan ikan yang digunakan masyarakat Pesisir Prigi adalah pendinginan dengan es dan pemindangan yang seringkali tidak mampu mengcover semua produksi perikanan karena jika musim baik dalam sehari para nelayan dapat menangkap ikan 100 hingga 200 ton ikan yang terdiri dari ikan layur, ikan tuna, dan ikan tongkol.  Dengan latar belakang itulah, TPS bersama Universitas Negeri Malang tertarik untuk membantu sesama, agar para nelayan dapat menyimpan ikan hasil tangkapan dan kapanpun nelayan mau menjual atau memprosesnya dulu tanpa harus khawatir ikannya menjadi tidak fresh dimana harga jualnya rendah. “Semoga dengan hadirnya dua unit reefer container dapat membantu para nelayan, dan kami berharap agar para nelayan dapat ikut menjaga, merawat, dan mempergunakan sebagaimana mestinya, juga memperhatikan cara penggunaan agar kontainernya awet dan bisa dipergunakan dalam jangka waktu yang lama. Kita sama-sama di matra laut harus berjaya di dunia maritim.” tutup Dothy dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Kamis (22/12/2016). Pada kesempatan itu turut hadir Bupati Kabupaten Trenggalek Emil Elestianto Dardak beserta jajaran SKPD di lingkungan Kabupaten trenggalek, Rektor Universitas Negeri Malang, Prof Dr Achmad Rofi’udin, Komisaris TPS, Eko Harijadi, dan para nelayan di pantai prigi. Bupati Trenggalek Emil dalam sambutannya menuturkan, “inilah salah satu wujud sinergi yang sangat baik dari dunia akademisi, usaha, dan pemerintah. Kalau bisa sinergi seperti ini, niscaya para nelayan nantinya bisa memiliki kehidupan yang lebih layak. Karena jika hasil melimpah, nelayan tidak perlu menjualnya dengan harga yang sangat murah pada saat itu. Tinggal disimpan dulu di cold storage sambil menunggu harga ikan stabil dan kualitas ikan juga tetap terjaga. Semoga tidak hanya sampai disini, kedepan kita bisa bersinergi lagi demi memajukan kehidupan masyarakat yang masih membutuhkan pada umumnya”.

Tourism

Akhir Pekan ke Surabaya, Ada Surabaya North Quay

Turis bersantai di Terminal Gapura Surya Nusantara (Ist) Warga Surabaya, Jawa Timur kini dapat turut serta menyambut kedatangan kapal pesiar (cruise) internasional di Surabaya North Quay. Adapun Surabaya North Quay

Heritage

Tanjung Lesung akan Dicontoh Takalar

Festival Pesona Bahari Tanjung Lesung (Ist) Detinasi wisata di Tanjung Lesung di Pandeglang, Banten dianggap bisa menjadi contoh yang tepat bagi pemerintah kabupaten Takalar yang ada di Sulawesi Selatan sebagai

Tour Package

Menteri Pariwisata Bangga Presiden ke Danau Toba

Presiden Jokowi berada di atas mobil hias bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (kemeja putih) saat melakukan Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba dari Soposurung, Balige, Toba Samosir, Sumatera Utara, Minggu (21/8/2016).

Destinations

Presiden Jokowi Promosikan Pariwisata Indonesia di Singapura

Presiden Jokowi (Ist) Presiden Jokowi serius menawarkan pariwisata ujung tombak dalam kerja sama dengan Singapura, selain pengembangan ekonomi berbasis digital. Hal itu terekam dalam pembahasan dengan PM Singapore Lee Hsien

Travel Operator

Pigijo, Panduan untuk Traveler Berlibur

Dody Johanjaya (kiri) Di era milenial ini semua orang ingin pergi berlibur ke beragam destinasi wisata di Indonesia. Turis asing dan wisatawan Nusantara memang tak dipungkiri menyukai keindahan alam Nusantara,