Cinta Wastra Nusantara, PRibuMI Lahir

ROTE_SL

Karya di PRibuMI… (Ist)

Empat tahun yang lalu kehidupan saya memasuki babak baru. Memasuki area yang selama ini jauh dari apa yang pernah saya mimpikan, yaitu menjadi seorang women entrepreneur.

Begitu diungkapkan Ella V Brizadly, owner dan founder sekaligus designer PRibuMI…ketika dihubungi patainanews.com akhir pekan lalu. “Banyak yang bertanya-tanya akan keputusan berani saya untuk keluar zona nyoman dan karier yang cemerlang pada saat itu. Padahal ketika itu semua berjalan dengan lancar. Keluarga bahagia, anak-anak tumbuh dengan sehat, pendidikan, dan kehidupan mereka terpenuhi, dan saya dan suami pun memiliki karier yang juga terus naik. Ketika banyak orang menginginkan kehidupan yang nyaman dan stabil, saya malah memutuskan untuk memilih jalan kesuksesan yang penuh risiko, yaitu mendirikan sebuah label fashion bernama PRibuMI…yaitu produsen untuk exclusive handbags, footwear, and small leather goods yang murni merupakan hasil karya anak bangsa,” tuturnya.

Menurutnya, panggilan untuk menjadi women entrepreneur ini semua berawal dari satu kata yaitu cinta. Ella mengatakan bahwa inspirasi terbesar dirinya mendirikan PRibuMI…adalah rasa cinta akan wastra Nusantara.

“Sebuah pemikiran akan terseraknya kekayaan akan ragam wastra yang negeri ini miliki, dari tanah Aceh sampai Papua. Jika ditanya rasa nasionalisme yang saya miliki, mungkin saya akan dengan lantang menjawab saya Indonesia! Tetapi tentu hanya sekadar kata saja tidak cukup sehingga harus diperlukan langkah nyata untuk mewujudkan rasa cinta saya terhadap negeri ini, terhadap budaya yang lahir dan tumbuh di tanah timur nan kaya ini,” urainya.

Kekayaan budaya inilah yang akhirnya memberikan Ella, begitu ia biasa disapa, dorongan untuk membuat sesuatu bagi Indonesia. “Menunjukkan kepada bangsa sendiri bahwa sebenarnya budaya yang kita miliki mampu menjadi sumber inspirasi terbesar dalam hidup dan berkarya. Berkarya untuk mengembangkan budaya yang dimiliki menjadi sebuah produk yang mengikuti perubahan zaman tanpa meninggalkan rasa dan nilai-nilai yang terkandung didalamnya,” ujarnya.

Ella mengaku ingin memperkenalkan kain-kain asli Nusantara dari berbagai daerah. Mulai dari batik, songket, tenun, ulos, dan ragam tekstil lainnya. “Melalui PRibuMI…saya ingin menyampaikan pesan bahwa kain-kain tersebut harus selalu dilestarikan sebagai salah satu budaya bangsa. Karena ini tidak hanya sebagai sebatas kain, tidak hanya sebagai kebutuhan sandang, atau penunjuk status sosial seseorang tetapi kain-kain Nusantara atau kekayaan wastra yang kita miliki merupakan jati diri bangsa yang harus selalu kita lestarikan dan junjung tinggi keberadaannya,” paparnya.

Dari sinilah, lanjutnya, saya terinspirasi bahwa kekayaan wastra Nusantara merupakan salah satu aset berharga bagi bangsa Indonesia yang tentunya memiliki nilai komoditi. Kecantikan kain tradisional Indonesia yang sudah lama terkenal dunia, mempresentasikan keindahan motif, warna, yang mengandung arti filosofi.

“Lembaran kain-kain tradisional Nusantara seperti batik, tenun, songket, atau ikat tak hanya cantik, tetapi didalamnya terdapat nilai-nilai kearifan lokal yang patut kita junjung tinggi. Dengan mengerti dan berusaha mempelajari setiap nilai-nilai yang terkandung didalam selembar kain, saya semakin bersemangat untuk terus berkreasi dan melansir produk-produk fashion exclusive dan berkualitas prima. Mengubah paradigma bahwa yang tradisional akan selalu kuno, bahwa yang tradisional tidak akan mampu bersaing dengan produk modern. Bersama PRibuMI… saya berkomitmen dan konsisten untuk mengggaungkan keunggulan kualitas fashion produk asli dalam negeri yang bercita rasa budaya kedalam fashion industri nan modern,” jelasnya. (Gabriel Bobby)

 

 

About author



You might also like

Destinations

Pemerintah Target Turis Australia ke Maluku

Pantai Natsepa di Maluku (Ist) Pemerintah berupaya bisa meningkatkan kunjungan turis dari Australia ke Maluku. Hal tersebut dikatakan Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Wisata Nusantara Esthy Reko Astuti di Ambon, Maluku dalam

Travel Operator

Festival Cikadu yang Penuh Cinta Lengkapi Tanjung Lesung

Pencak Silat yang asli Indonesia tampil di Festival Kampung Wisata Cikadu (Ist) Perhelatan budaya bertajuk Festival Kampung Wisata Cikadu digelar. Kampung Cikadu pun bersolek.   Memasuki area pagelaran, wisatawan disuguhi

Tourism

Berharap Perhatian Presiden Jokowi dalam Membangun Masjid Mataram

Indonesia berjaya dalam World Halal Travel Awards 2015 (Ist) Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB) baru saja membawa nama Indonesia harum di kancah internasional lantaran mampu menyumbang dua gelar dalam

World Heritage

Menteri Pariwisata Dukung Pokemon GO

Menteri Pariwisata Arief Yahya (kanan) (Ist) Demam pokemon GO yang tengah melanda di masyarakat ternyata dianggap positif jika dilihat dari sektor pariwisata. Menteri Pariwisata Arief Yahya bahkan mendukung jika permainan

Tourism

Dukung Batik Fractal di Brasil

Nancy Margried (Ist) Wastra tradisional warisan negeri ini, khususnya batik semakin diminati masyarakat dunia. Ya, kesadaran mengenakan batik semakin menguat sejak 2009 silam kain khas Indonesia ini telah secara resmi

Festival

Promosi Kuliner Nusantara di Mancanegara

Vita Datau (kanan) (Ist) Indonesia melalui Kementerian Pariwisata mempromosikan kuliner lokal khas Nusantara dalam ajang 5th United Nation World Tourism Organization (UNWTO) World Forum on Gastronomy Tourism 2019 yang berlangsung