Crossborder Naikkan 3,6% dari Total Kunjungan Wisman

WhatsApp Image 2017-04-03 at 16.01.52

Launching Kawasan Wisata Budaya Kantu Benua Istana (KABANA) oleh Bupati Sanggau, Konjen RI untuk Serawak dan Kuching Malaysia serta perwakilan rombongan moge dari Serawak dan Kuching Malaysia dalam rangka hari jadi Kabupaten Sanggau ke 401, Kalimantan Barat (Ist)

Sejak Kemenpar menghidupkan crossborder area 2016, wilayah perbatasan menjadi destinasi yang lumayan bagus. Bahkan, hingga 3,6% dari total angka kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman).

“Belajar dari banyak negara di Eropa yang maju karena crossborder,” ungkap Menpar Arief Yahya. Tahun ini, crossborder area juga menjadi target perolehan wisman.

Karenanya berbagai event digelar untuk menghidupkan wilayah perbatasan dengan berbagai festival. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara, Kemenpar memberi pendukungan penyelenggaraan Parade Seni dan Tradisi untuk memeriahkan perayaan Hari Jadi Kota Sanggau, Kalimantan Barat (Kalbar) ke-401.

Acaranyya di Sanggau pada 2-8 April 2017. Penyelenggaraan parade seni dan tradisi yang bertajuk ‘Sanggau Forward and Beyond’ ini lebih ditujukan untuk mempromosikan Pesona Indonesia untuk menarik wisman dan wisnus. Sanggau termasuk berbatasan dengan Malaysia.

Staf Ahli Bidang Multikultural Kemenpar Hari Untoro Drajat menyebut kegiatan seni budaya ini bagus untuk meningkatkan kunjungan wisman perbatasan (cross border) yang memberikan kontribusi cukup besar terhadap total kunjungan wisman secara nasional yang tahun ini mentargetkan pergerakan 265 juta wisman di dalam negeri dan kedatangan 15 juta wisman 2017, dan akan naik menjadi 20 juta wisman pada 2019 mendatang.

“Wisman perbatasan ini memberikan kontribusi yang signifikan terhadap total kunjungan wisman. Tahun 2015 kontribusi wisman (cross border) mencapai 3,6% dari total kunjungan wisman ke Indonesia sebesar 10,4 juta wisman,” kata Hari Untoro Drajat dalam siaran pers yang diterima patainanews.com, Senin (3/4/2017).

Hari Untoro Drajat menjelaskan, Kalbar mempunyai 5 area cross border yakni; Sambas (Paloh dan Sajingan Barat); Bengkayang (Siding dan Jagoi Babang); Sintang (Ketunggu Hulu dan Ketunggu Tengah), Kapuas Hulu (Puring Kencana dan Dabau); dan Sanggau (Entikong dan Sekayam).

Semakin baiknya fasilitas 3 A (Atraksi, Amenitas, dan Aksesibilias) terutama transportasi darat akan mendorong peningkatan kunjungan wisman Malaysia ke Indonesia melalui cross border ini.

“Event yang digelar hari ini merupakan upaya meningkatkan kunjungan wisman melalui daya tarik atraksi berupa pertunjukan kesenian tradisional serta artis sinetron dan penyanyi terkenal yang banyak digemari masyarakat kedua wilayah perbatasan,” kata Hari Untoro Drajat.

Bupati Sanggau Paolus Hadi mengatakan, atraksi wisata berupa pentas musik dangdut, dengan menampilkan artis penyanyi dan artis sinetron yang digemari masyarakat dari kedua wilayah perbatasan, sangat efektif untuk menarik minat wisman dari Malaysia.

“Masyarakat perbatasan haus hiburan. Mereka selalu menonton acara tv (sinetron dan dangdut). Pada kesempatan ini kita tampilkan artis nasional Siti Badriah,” kata Paolus Hadi.

Event serupa bertajuk Festival Wonderful Indonesia yang digelar di wilayah Aruk, Kabupaten Sambas, Kalbar sebagai pintu perbatasan dengan Kuching negara tetangga Malaysia pada Februari tahun lalu berhasil menarik sebanyak 4.705 wisman Malaysia. Sementara itu untuk mensukseskan event Parade Seni dan Tradisi dalam memeriahkan perayaan hari jadi Kota Sanggau, Kalbar ke-401 digencarkan promosi antara lain dengan menyebarkan flyer,poster, memasang baliho, spanduk, umbul-umbul, serta promosi melaui radio. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

World Heritage

Indonesia Berjaya di The 12th UNWTO Awards

The 12th United Nations – World Tourism Organization (UNWTO) Awards,  Rabu (20/1/2016) di Madrid, Spanyol saat Gala Ceremony The 12th UNWTO Awards mengumumkan: 1. The winner of the UNWTO Award

World Heritage

Kemenpar Promosikan Surfing International Krui Pro 2017 Lampung Selatan

Wisatawan menikmati surfing di Indonesia (Ist) Kementerian Pariwisata memperkenalkan spot baru surfing yang terhitung world class di Lampung Selatan. Persisnya di Kabupaten Pesisir Barat, Kawasan Pantai Tanjung Setia, Kecamatan Pesisir

Destinations

UNESCO Tetapkan Tari Bali Warisan Budaya Dunia

Selain Keris, UNESCO juga mengakui Tari Bali sebagai Warisan Budaya Dunia (ninaflynnphotography.com) Tiga genre tari yang terdiri dari sembilan tari Bali, yaitu Tari Barong Ket, Tari Joged Bumbung, Tari Legong

SightSeeing

Garuda Indonesia Dicintai Warga Dunia

Garuda Indonesia (Ist) Skytrax, konsultan yang rutin menganalisa ulasan dan peringkat maskapai penerbangan belum lama ini telah mengumumkan 80 perusahaan penerbangan yang paling dicintai di dunia. Menariknya posisi Garuda Indonesia

Slideshow

Merajut Kebhinekaan dengan Bebunyian Dawai Nusantara

Festival Dawai Nusantara ke-2 (Foto: Johanes Antock dari Museum Musik Indonesia) Membaca Indonesia dalam konteks sekarang hendaknya dilihat dengan geliat kebudayaan diantaranya munculnya banyak ruang estetika yang saling bersinergi diantara

Cuisine

UNESCO Apresiasi Geopark Belitung

Belitung (Ist) Akselerasi percepatan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dalam mengembangkan Belitung sebagai Taman Bumi atau Geopark semakin menemui titik terang. Keseriusan satu dari ’10 Bali Baru’ yang sudah ditetapkan sebagai destinasi