Darmono Dorong Percepatan Pembangunan dengan Konsep Kelola Shopping Mall

Founder dan Chairman PT Jababeka Tbk SD Darmono (kiri) (Ist)

Founder dan Chairman PT Jababeka Tbk SD Darmono mendorong percepatan pembangunan dengan konsep mengelola  shopping mall.

Hal tersebut tertuang dalam diskusi buku miliknya yang berjudul ‘Building A Ship While Sailing’ di Cozyfield Gramedia, Mal Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (4/8/2018). Sejak meluncurkan bukunya pada tahun lalu, Darmono ingin banyak orang mengenal Indonesia lebih baik.

Tak terkecuali orang Indonesia sendiri yang sering kali lupa ada potensi yang besar yang perlu digarap bersama namun dengan keterbatasan sumber daya. Diskusi buku pun dilakukan secara rutin baik di Jakarta hingga ke daerah-daerah, mulai dari kampus, kantor kementerian hingga tempat umum agar dapat menjangkau banyak pihak.

Dalam diskusi kali ini, Darmono menyampaikan, “Indonesia banyak memiliki pulau-pulau yang penduduknya sedikit, namun karena keterbatasan anggaran lalu siapa yang akan membangunnya? Yang membangun infrastrukturnya, pendidikannya, industrinya siapa? maka dibutuhkan investor asing yang membawa dana, teknologi dan pasar”.

Menurutnya, mereka sedang mencari lahan yang bisa meningkatkan ekonomi yang baru dimana Indonesia punya, kosong dan kita lagi susah. Namun karena alasan keamanan maka kita menolaknya, padahal kita butuh. Masak dari 17 ribu pulau hanya di pulau Jawa semua konsentrasinya, semua berkumpul di pulau Jawa.

“Jadi daerah-daerah yang masih kosong daripada menganggur dan tidak dikelola, biarinlah perusahaan-perusahaan besar masuk dan meningkatkan kesejarhteraan kita, pendidikan kita dan kesehatan layak kita. Tinggal di atur peraturannya supaya tidak selamanya dan tidak menjadi penjajahan”.

Darmono menambahkan, “Yang memegang peraturan adalah pemerintah Indonesia, yang megang senjata TNI, hukum kita ada. Kenapa mesti takut? Kalau di zaman Belanda kita lemah gak punya apa-apa kita takut untuk dimasuki orang asing. Maka kita anti asing untuk mengusir Belanda, tapi sekarang kita tidak boleh anti asing lagi karena kita sudah negara besar. Kita harus menolong orang lain yang susah. Contohnya Morotai yang 2.500 kilometer dari Jakarta, daripada kosong?”

Menurutnya, pulau-pulau tersebut dapat dibuat seperti Singapura agar dikelola sama Taiwan atau Jepang supaya dapat menjadi Singapurnya Indonesia tapi milik Indonesia. “Seperti konsep shopping mall, mal ini punya siapa tanahnya kan punya Indonesia dan tidak mungkin dibawa kemana-mana. Biar orang asing yang mengelola tapi kan bayar pajak, menciptakan lapangan pekerjaan dan tidak mungkin tanahnya di bawa,” jelasnya.

Darmono mengaitkan dengan judul bukunya yang dalam bahasa Indonesianya yaitu ‘Membangun Kapal Sambil Berlayar’ bahwa Indonesia harus terus membangun dengan berbagai kerja sama dan berbagai sumber daya yang bisa digunakan.

Akan ada kritik bagi yang tidak mengerti tapi lambat laun semakin banyak juga yang mengerti dan akhirnya mendukung mimpi besar Indonesia yang memiliki potensi besar tersebut. (Gabriel Bobby/TPP)

About author



You might also like

Tourism

President University Perkenalkan RI ke Dunia

  President University terus memperkenalkan Indonesia ke pentas dunia. Dan, tak sia-sia sebab banyak mahasiswa asing yang tertarik datang ke negeri ini untuk menimba ilmu. Adapun beragam cara dilakukan kampus

Slideshow

Jepang Suka Batik Indonesia

Canting batik (Ist) Beberapa orang Jepang yang mengikuti workshop ‘Experience The Wonderful of Indonesia Through Batik Workshop’ di ASEAN-Japan Centre, Tokyo mengaku suka dengan batik Indonesia. Salah satu peserta workshop

Festival

Memadukan Dive and Dine untuk Majukan Wisata Bahari Indonesia

Menteri Pariwisata Arief Yahya (ketiga dari kiri) (Ist) Menteri Pariwisata Arief Yahya mengusulkan komunitas Indonesian Women in Diving menggabungkan dive and dine sebagai upaya ikut memajukan wisata bahari Indonesia. AY,

Heritage

Potensi Desa Wisata di Indonesia Dipetakan

Vitria Ariani, Ketua Tim Percepatan Wisata Pedesaan dan Perkotaan (Ist) Upaya mendongkrak kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke desa-desa wisata di Indonesia, maka Tim Percepatan Wisata Pedesaan dan Perkotaan melakukan pemetaan

Tour Package

Takalar Bergabung Jadi Member PATA Indonesia

Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin (kiri) dan President/CEO PATA Indonesia Chapter Poernomo Siswoprasetijo di Hotel Sultan, Jakarta  Pemerintah Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) memastikan menjadi member PATA Indonesia Chapter. Kepastian itu

SightSeeing

Terbaik di Dunia, Bali Kibarkan Pariwisata Indonesia

Bali terbaik versi TripAdvvisor (Ist) Bali mengembalikan kepercayaan diri bangsa Indonesia untuk menjadikan pariwisata sebagai core economy negeri. Website spesialis travel provider paling terpercaya dan paling popular di dunia, TripAdvisor,