Di Lombok, Menteri Pariwisata Berbagi Semangat Digitalisasi Komunikasi Publik

WhatsApp Image 2017-11-20 at 05.49.55

Menteri Pariwisata Arief Yahya (tengah) (Ist)

Menteri Pariwisata Arief Yahya kembali mengajak seluruh elemen masyarakat melompat jauh menuju target menjaring 20 juta wisatawan mancanegara pada 2019 mendatang. Caranya lewat Go Digital.

Jurus ini disampaikan Menteri Pariwisata Arief Yahya saat menjadi salah satu pemateri dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema ‘Manajemen Komunikasi Pemerintah di Era Digital’, Jumat (17/11/2017) di Hotel Aston Inn, Mataram.

“Digitalisasi komunikasi publik merupakan sebuah keharusan agar tidak ketinggalan zaman,” ujar Menpar Arief Yahya dalam siaran pers yang diterima patainanews.com belum lama ini. Pembicara lain adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara serta Juru Bicara Presiden Johan Budi sebagai moderator, terlihat serius menyimak Menpar Arief Yahya.

Tema yang dibicarakan bukan sekedar untuk gaya-gayaan. Itu diangkat menjadi new hope Indonesia untuk naik panggung sebagai the best digital marketing in the world. Nomor satu di dunia, dan menyentuh semua orang di muka bumi.

“Kita harus sadar, digital itu akan semakin akrab dengan kehidupan orang. Strategi-strategi yang saya pikirkan harus bisa cepat tersampaikan ke seluruh aparat di berbagai daerah. Ingat, yang cepat memakan yang lambat, bukan yang besar memakan yang kecil,” kata Menpar Arief Yahya.

Dalam materi presentasi berjudul ‘Wonderful Indonesia Go Digital’ itu Menpar mengatakan, data-data yang disampaikan pun harus akurat agar bisa meraih kepercayaan publik. “Kita harus menyampaikan data dari
sumber primer yang diakui dalam standar global, sumber data itu jangan menggunakan opini pribadi tanpa data pendukung,” ujarnya.

Dengan saluran digital yang penetrasinya cepat dan luas jangan sampai karena data yang tidak benar justru menjadi blunder. Atau bahkan dianggap sebagai pencitraan. “Kinerja yang hebat dan berhasil adalah dengan data yang dapat dipertanggungjawabkan merupakan komunikasi publik terbaik,”  ujar Menpar Arief dengan memberi contoh penghargaan yang diraih oleh Wonderful Indonesia dalam berbagai kompetisi internasional.

Bercerita mengenai digitalisasi Kemenpar, mantan Dirut Telkom ini memberikan contoh penyebaran informasi dari generasi muda bernama Generasi Pesona Indonesia (GenPI). Inilah barisan anak muda yang suka posting pariwisata.

Komunitasnya getol dan tidak henti-hentinya menggunakan jari mereka untuk pariwisata Indonesia. Passion mereka memang di pariwisata. Setiap hari mempromosikan tem-tema pariwisata sehingga semakin bergairah di Instagram, Facebook, Twiter, YouTube, WeChat, Weibo, Line, Path, dan platform medsos lainnya.

“Ini sukarelawan yang tidak henti-hentinya mempromosikan pariwisata Indonesia via medsos. Teruslah nge-gas mempromosikan destinasi wisata Indonesia, events dalam kalender nasional dan daerah, serta kebijakan
kepariwisataan,” ajak Menpar Arief Yahya.

Dalam kesempatan kunjungannya ke Lombok Menpar Arief juga menyempatkan diri mengunjungi Desa Wisata Setanggor yang terletak di Kabupaten Lombok Tengah. Didampingi Ketua Tim Percepatan Homestay Anneke Prasiyanti, kedatangan Menpar Arief disambut oleh tarian masyarakat dengan diiringi dengan musik daerah.

Menpar Arief juga disuguhi dengan pertunjukan musik daerah berupa gamelan khas Lombok saat mampir ke Sanggar Seni Setanggor di Desa Wisata Setanggor.

Dalam sambutannya Menpar mengatakan bahwa Setanggor adalah salah satu desa wisata terkeren di Indonesia.“Saya sudah pernah melihat beberapa desa wisata yang paling keren, salah satunya adalah Setanggor,” ucap Menpar Arief Yahya.

Salah satu yang menjadi kekuatan di Desa Wisata Setanggor dikatakannya adalah budaya. Dan Desa Wisata Setanggor memiliki itu dan telahnmengemasnya dengan baik. “Core Business kita adalah Budaya, dan saya
sangat apresiasi pertunjukan budaya di sini,” kata Menpar.

Dengan produk yang telah baik tersebut, Menpar mengingatkan agar terus dapat menjaga konsistensi tersebut. Pertunjukan budaya dipertahankan atau bahkan dikemas dengan standar global dengan melibatkan
pendampingan dari profesional.

“Lalu promotion, seluruh anak muda harus bermain medsos mempromosikan wilayahnya. Lalu Price, harganya sudah cukup kompetitif, Place harus ditingkatkan SOP pelayanannya,” pesannya. Desa Wisata Setanggor berada di Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah. Jaraknya yang hanya 5 kilometer dari Bandara Internasional Lombok itu memang tengah diminati wisatawan.

Balutan konsep wisata religi dengan ragam potensi alam pedesaan menjadi daya tarik tersendiri bagi desa ini untuk menarik wisatawan. Baik nusantara maupun mancanegara. Setidaknya ada 14 spot wisata yang bisa dinikmati di desa ini.

“Paket wisata yang ditawarkan adalah keindahan panorama alam pedesaan serta budaya dan juga kuliner tradisional masyarakat Sasak di Pulau Lombok,” ujar Ida Wahyuni, penggagas Desa Wisata Setanggor. (Gabriel Bobby)

About author



You might also like

Heritage

Menanti Cerita Rakyat yang Menyertai GMT

Acara GMT 2016 di Palembang (Ist) Fenomena alam, gerhana matahari total (GMT) selama ini yang terjadi di Indonesia selalu tak bisa dilepaskan dengan cerita rakyat. Bagi masyarakat negeri ini, cerita

Cuisine

ICE Kebanggaan Indonesia

Siti Karmila (Ist) Presiden Jokowi diketahui telah meresmikan ICE (Indonesia Convention Exhibition (ICE) yang berdiri di atas lahan seluas 22 hektare di Bumi Serpong Damai, Banten, Selasa (4/8/2015). Ya, ICE

All About Indonesia

Mengenal Bunda Maria, Bunda Segala Suku di Indonesia

Maria, Bunda Segala Suku di Indonesia (Ist) Sosok Bunda Maria yang selama ini dikenal di seluruh dunia sebagai Bunda Segala Bangsa ternyata juga bisa diwujudkan di Indonesia sebagai Bunda Segala

Culture

PHRI NTB Apresiasi Kinerja Menteri Pariwisata

Menteri Pariwisata Arief Yahya (Ist) Wakil Ketua Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Nusa Tenggara Barat LA Hadi Faishal menyampaikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pariwisata Arief Yahya yang berhasil mencetak

Hotel

Nikmatnya Mie Celor 26 Ilir Palembang

Mie Celor 26 Ilir Palembang (Ist) Kuliner khas Palembang, Sumatera Selatan ternyata beragam. Tak hanya sebatas pempek yang sudah begitu terkenal, namun masih ada yang lain, yakni Mie Celor 26

Hotel

2018, Pemerintah Gelar 100 Event untuk Kejar 17 Juta Wisman

Menteri Pariwisata Arief Yahya memimpin press conference Rakornas ke-3 Kemenpar (Ist) Pemerintah mencanangkan 17 juta wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung ke Indonesia pada 2018 mendatang. Karenanya Kementerian Pariwisata pun menyiapkan beragam